Menu

Mode Gelap
Diskominfo Nagan Raya Gelar Pembinaan Teknis Lanjutan EPSS untuk Perkuat Tata Kelola Data Statistik Sektoral Pembina Puspolkam Mahasiswa Hukum Harus Jadi Penjaga Demokrasi dan Konstitusi Negara TRK: Kini Cukup dengan KTP dan KK, Masyarakat Jangan Takut untuk Berobat ke RSUD SIM atau PKM Belum Pulih dari Bencana, Pemerintah Harus Transparan Terkait Izin Eksplorasi Tambang di Beutong Ateuh  Izin IUP untuk PT Pertambangan Terbit, IPMB Kecam Pemerintah Aceh dan Pemkab Nagan Raya  Terungkap PT Alam Cempaka Wangi Kantongi Rekomendasi dari Pemkab Nagan Raya untuk Keruk Kekayaan Alam di Beutong Ateuh 

Daerah

Sekda Aceh Selatan, Fokus Utama Pemkab Untuk Bangkit dari Pandemi adalah Mengoptimalisai PAD

badge-check

 

Narasiterkini.com, Tapaktuan- Sejak awal, semangat yang dibawa melalui Pelaksanaan Otonomi Daerah adalah terwujudnya kesejahteraan masyarakat. Untuk itu, salah satu kewenangan yang diberikan adalah pengelolaan pungutan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD).

 

Namun hingga saat ini, sebagaimana laporan Kementerian Keuangan RI, belum Optimalnya persentase Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih menjadi permasalahan utama kabupaten/kota di Indonesia, tidak terkecuali di Aceh Selatan, terlebih pada masa Pandemi Covid-19 yang memberikan dampak yang sangat luas pada semua sektor.

 

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Selatan, Cut Syazalisma, S. STP, yang juga Ketua Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten (TAPK), saat disinggung tentang langkah menghadapi Tahun anggaran 2022.

 

“Di awal tahun 2022 ini, mengidentifikasi sumber-sumber PAD yang potensial untuk dikembangkan di Kabupaten Aceh Selatan akan menjadi salah satu fokus utama Pemerintah Daerah bersama SKPK terkait. Pengalaman kebijakan Refocusing anggaran pada tahun 2021, serta penurunan alokasi transfer dari Pusat ke Daerah, menunjukkan bahwa peningkatan PAD menjadi Pekerjaan Rumah yang wajib kita selesaikan,” ucap Cut Syazalisma.

 

“Saat ini kondisi keuangan Daerah cukup Stabil, walaupun dampak Pandemi Covid-19 pada berbagai kebijakan baik di tingkat Pusat maupun Daerah tidak dapat dielakkan. Namun kami Optimis, dengan upaya dan dukungan seluruh pihak, kita semua dapat bangkit dan keluar dari Pandemi ini bersama. Terkait dengan Tenaga Kontrak, kami minta agar tetap fokus, bertanggung jawab, dan serius dalam bekerja. Sampai saat ini, Daerah masih membutuhkan keberadaan Tenaga Kontrak dalam Pelaksanaan Pelayanan Pemerintah kepada Publik, terlebih kehadiran Tenaga Kontrak juga dapat membantu tugas-tugas yang diemban oleh PNS,” tegas Cut Syazalisma.

 

Menurut keterangan Kepala Bappeda Aceh Selatan, Masrizal, SE., M.Si., yang juga anggota TAPK, pada tahun anggaran 2022, Pemerintah Daerah juga mengalokasikan tambahan penghasilan bagi PNS sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

 

“Pemberian tambahan penghasilan sesuai arahan Pimpinan merupakan salah satu bentuk upaya Pemerintah Daerah untuk mempercepat pemulihan ekonomi dan mendorong peningkatan daya beli, ditengah hantaman Pandemi yang masih berlangsung,” ucap Masrizal. (Rils/Hi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Diskominfo Nagan Raya Gelar Pembinaan Teknis Lanjutan EPSS untuk Perkuat Tata Kelola Data Statistik Sektoral

22 Mei 2026 - 16:56 WIB

Mizwan Apresiasi Pencabutan Pergub JKA oleh Gubernur Aceh

18 Mei 2026 - 15:49 WIB

Hindari Bencana Isolasi, PUPR Aceh Barat Buka trase Baru 300 Meter

17 Mei 2026 - 21:03 WIB

Pasca Banjir Bandang Betong Ateuh Banggala, Akses Pendidikan Masih Memprihatinkan

16 Mei 2026 - 22:07 WIB

Bupati TRK Hadiri Pelepasan JCH Kloter 9 Embarkasi Aceh Tahun 1447 H/2026 M

15 Mei 2026 - 18:00 WIB

Trending di Daerah