Menu

Mode Gelap
Ipelmasra Nyatakan Sikap Soal Investasi Rp200 Triliun di Nagan Raya: Dukung Pembangunan, Tolak Rakyat Jadi Penonton Ikatan Keluarga Minangkabau Laporkan Abu Janda ke Polres Nagan Raya  Patuh Kumpulkan Zakat PT BSP Dapat Apresiasi dari Bupati Nagan Raya  Yayasan Apel Green Aceh Minta Pemkab Nagan Raya Buka Dokumen Investasi Rp200 Triliun Bank Aceh Cabang Jeuram Kembali Terima Penghargaan atas Kepatuhan Menunaikan Zakat dan Infak Potensi Zakat Dunia Usaha Besar, Bupati TRK Ajak Perusahaan Perkuat Kemitraan dengan Baitul Mal

Daerah

Berlubang dan Berlumpur, Jalan Lintas Sumatera Luput Perhatian Pemerintah

badge-check


					Doc. Kondisi Jalan Lintas Sumatera Di Desa Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan raya Berlubang Dan Berlumpur, Kamis (6/2/2022). (Foto/Dani) Perbesar

Doc. Kondisi Jalan Lintas Sumatera Di Desa Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan raya Berlubang Dan Berlumpur, Kamis (6/2/2022). (Foto/Dani)

Narasiterkini.com, Meulaboh- Kondisi ruas jalan lintasan Sumatera tepatnya depan Gerbang masuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 1 dan 2 di Desa Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya tampak berlobang dan berlumpur, Kamis (06/01/2022).

 

Terlihat pengguna jalan yang melintas kawasan tersebut mencoba mengelak lubang besar yang penuh genangan air lumpur berwarna kecoklatan. Kondisi demikian membuat para pengendara kini harus ekstra hati-hati apalagi memasuki malam hari.

 

Pengguna jalan yang melintas, Sulaiman (23) kepada Narasiterkini,com pada Kamis (6/1/2022) mengatakan, sejak tahun 2021 memasuki tahun 2022 kondisi jalan lintas Sumatera ini masih luput perhatian dari pemerintah maupun dari pihak perusahaan sendiri yang berada di kawasan tersebut.

 

Kendati demikian membuat jalan ini semakin hari kian rusak hingga membentuk lubang besar jika kita perhatikan persisnya kubangan kerbau ditengah jalan,” kata Sulaiman sambil menggeleng kepala.

 

Sulaiman menjelaskan jika sudah memasuki malam hari jalan yang berbentuk lubang besar dan genangan lumpur berwarna hitam itu tidak terlihat seperti jebakan bagi pengendara yang melintas di kawasan itu ditambah lagi penerangan di kawasan tersebut sedikit gelap.

“Saya tahu betul kondisi jalan ini dikarenakan saya sering melintasi ketika pulang pergi ke kampus, kondisi jalan ini membuat para pengguna jalan sangat terganggu dengan percikan lumpur dan lobang besar yang ada disini,” jelasnya.

 

Ia berharap kepada pemerintah ataupun pihak yang terkait agar kondisi jalan di kawasan itu segera diperbaiki dengan maksimal bukan sekedar penempelan, jika jalan itu semakin dibiarkan maka tidak menutup kemungkinan kecelakaan akan terus terjadi di lintasan tersebut,” pungkasnya. (Dani)

 

Editor: Gus Mariadi

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ipelmasra Nyatakan Sikap Soal Investasi Rp200 Triliun di Nagan Raya: Dukung Pembangunan, Tolak Rakyat Jadi Penonton

8 Juni 2026 - 20:36 WIB

Yayasan Apel Green Aceh Minta Pemkab Nagan Raya Buka Dokumen Investasi Rp200 Triliun

8 Juni 2026 - 16:55 WIB

Bank Aceh Cabang Jeuram Kembali Terima Penghargaan atas Kepatuhan Menunaikan Zakat dan Infak

8 Juni 2026 - 15:52 WIB

Potensi Zakat Dunia Usaha Besar, Bupati TRK Ajak Perusahaan Perkuat Kemitraan dengan Baitul Mal

8 Juni 2026 - 15:12 WIB

Diduga Terkena Air Limbah Pabrik Kelapa Sawit, Disepanjang Krueng Tadu Berjejer Ikan Mati

6 Juni 2026 - 09:31 WIB

Trending di Daerah