Menu

Mode Gelap
Kejari Nagan Raya Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81 Bupati TRK Pimpin Apel Kesiapan Penanggulangan Karhutla Nagan Raya Terkait Dugaan Keracunan MBG di Bener Meriah, PWI Sesalkan Larangan Peliputan oleh Oknum TNI  STIAPEN dan Mitra Dunia Industri Gelar FGD Kurikulum, Wujudkan Lulusan Administrasi Bisnis Siap Kerja Daftarkan Segera Klub Terbaik Anda, Muslem Mobil Buka Pendaftaran Open Turnamen Futsal Inflasi Aceh 4,86 Persen, Perdagangan Surplus Namun Kunjungan Wisman Turun

Pendidikan

Mahasiswa Simeulue meminta kepada pemkab fasilitasi sistem online pada pendaftaran beasiswa

badge-check

Narasiterkini.com, Simeulue – Mahasiswa Simeulue meminta kepada Pemkab Simeulue untuk memfasilitasi Sistem Online Pendaftaran Beasiswa Mahasiswa di Simeulue. Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua harian Ippelmas Banda Aceh dan juga merupakan Presiden Mahasiswa di salah satu Universitas ternama di Banda Aceh Nata Julmagfirah. saat ditemui Wartawan.

Ketua harian Ippelmas Banda Aceh sekaligus Presma ini menilai bahwa kurang lengkapnya jika pendaftaran beasiswa ini tidak melakukan pendaftaran via online.

Selaku ketua harian Ippelmas Banda Aceh, Nata Julmagfirah. J merasa kecewa atas tidak dilakukannya pendaftaran via online untuk beasiswa.

“Saya sedikit kecewa terkait pendaftaran yang diberikan oleh pemkab, seharusnya di era Revolusi Industri 4.0 ini Peningkatan Fasilitas IT di setiap Kabupaten/kota sangat menjadi harapan besar bagi Masyarakat dan Mahasiswa Simeulue Khususnya. Karna salah satu Support System generasi muda ialah mempermudah segala aspek kebutuhannya,” Ucap ketua harian Ippelmas Banda Aceh Nata Julmagfirah. J kepada awak media, Sabtu 07/05/2022.

Ketua harian Ippelmas Banda Aceh itu juga sering mendengarkan keluh kesah dari mahasiswa terkait pendaftaran beasiswa pemkab di Simeulue yang mana pada saat pembukaan pendaftaran sebagian besar mahasiswa Simeulue sedang berada di perantauan dan sangat sulit untuk mempersiapkan berkas serta pengantaran berkas ke kabupaten Simeulue.

“Menurut saya pemkab harus lebih banyak mempertimbangkan situasi dan kondisi mahasiswa di perantauan, karena ada beberapa faktor yang harus dipertimbangkan, salah satunya jarak dan waktu yang tidak dapat ditempuh dalam waktu dekat karena ada tanggungjawab lebih di perkuliahan,” jelasnya.

Ia juga mengatakan bahwa beberapa alasan kami untuk meminta kepada pemerintah agar memfasilitasi dengan pendaftaran via online.

“Kami memiliki alasan agar pemerintah memfasilitasi Pendaftaran online tersebut, pertama adalah untuk mempermudah mahasiswa dalam mengakses internet untuk mengupload data, kedua menghindari pendoublean data dan ada beberapa faktor lainnya yang harus di pertimbangkan” Jelas nata.

Nata juga berharap pemerintah Daerah lebih banyak mempertimbangkan situasi dan kondisi yang dirasakan oleh mahasiswa Simeulue di perantauan.

“Saya juga berharap agar di era revolusi Industri 4.0 ini terkhusus untuk masyarakat dan pemerintah lebih memanfaatkan teknologi informasi sebaik mungkin untuk mempermudah urusan dan aktivitas dalam kehidupan sehari-hari,” Tutupnya.

(RO)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Gebrakan Perdana Brimob Indonesia, Batalyon C Pelopor Fasilitasi Manasik Umroh, Miniatur Kakbah hingga Lokasi Lempar Jumroh Disiapkan

30 Agustus 2026 - 16:46 WIB

14 Putra-putri Nagan Raya Menimba Ilmu ke Mesir dan Maroko

24 Agustus 2026 - 20:47 WIB

UNISAI Wisuda 1001 Lulusan, Rektor: Baik Saja Belum Cukup, Kita Harus Berupaya Meraih Unggul

23 Agustus 2026 - 10:30 WIB

Yayasan Putroe Aceh Nanggroe Raya serahkan 73 SK Guru dan Tenaga Kependidikan  ‎

26 Juli 2026 - 08:30 WIB

Peringatan Hari Anak Nasional ke-42, Salman Kembali Pertegas Wujudkan Madrasah Ramah Anak

23 Juli 2026 - 18:10 WIB

Trending di Pendidikan