Menu

Mode Gelap
STIMI Meulaboh Lepas KKN-KPM, Camat Kaway XVI: Kehadiran Mahasiswa Harus Memberikan Manfaat Nyata  Sempat di Kritik, Mahasiswa Simeulue ini Apresiasi Sikap Terbuka Ketua Fraksi DPRA Nasdem Dapil 10  Perkuat Nilai Keagamaan, Pemuda Samatiga Gelar Beut Panteu Keude Perdana di Cot Seumeureung Puluhan Tahun Menanti Bantuan Pemerintah Tak Kunjung Tiba, Kini Warga Pasie Kualaba’u Galang Donasi Mandiri  Terkait Reses ke Simeulue, Berikut Klarifikasi Anggota DPR Aceh Dapil 10 Fraksi Nasdem  Kecelakaan Tunggal, Seorang Mahasiswi Aceh Barat Meninggal Dunia

Pendidikan

Mahasiswa Simeulue meminta kepada pemkab fasilitasi sistem online pada pendaftaran beasiswa

badge-check

Narasiterkini.com, Simeulue – Mahasiswa Simeulue meminta kepada Pemkab Simeulue untuk memfasilitasi Sistem Online Pendaftaran Beasiswa Mahasiswa di Simeulue. Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua harian Ippelmas Banda Aceh dan juga merupakan Presiden Mahasiswa di salah satu Universitas ternama di Banda Aceh Nata Julmagfirah. saat ditemui Wartawan.

Ketua harian Ippelmas Banda Aceh sekaligus Presma ini menilai bahwa kurang lengkapnya jika pendaftaran beasiswa ini tidak melakukan pendaftaran via online.

Selaku ketua harian Ippelmas Banda Aceh, Nata Julmagfirah. J merasa kecewa atas tidak dilakukannya pendaftaran via online untuk beasiswa.

“Saya sedikit kecewa terkait pendaftaran yang diberikan oleh pemkab, seharusnya di era Revolusi Industri 4.0 ini Peningkatan Fasilitas IT di setiap Kabupaten/kota sangat menjadi harapan besar bagi Masyarakat dan Mahasiswa Simeulue Khususnya. Karna salah satu Support System generasi muda ialah mempermudah segala aspek kebutuhannya,” Ucap ketua harian Ippelmas Banda Aceh Nata Julmagfirah. J kepada awak media, Sabtu 07/05/2022.

Ketua harian Ippelmas Banda Aceh itu juga sering mendengarkan keluh kesah dari mahasiswa terkait pendaftaran beasiswa pemkab di Simeulue yang mana pada saat pembukaan pendaftaran sebagian besar mahasiswa Simeulue sedang berada di perantauan dan sangat sulit untuk mempersiapkan berkas serta pengantaran berkas ke kabupaten Simeulue.

“Menurut saya pemkab harus lebih banyak mempertimbangkan situasi dan kondisi mahasiswa di perantauan, karena ada beberapa faktor yang harus dipertimbangkan, salah satunya jarak dan waktu yang tidak dapat ditempuh dalam waktu dekat karena ada tanggungjawab lebih di perkuliahan,” jelasnya.

Ia juga mengatakan bahwa beberapa alasan kami untuk meminta kepada pemerintah agar memfasilitasi dengan pendaftaran via online.

“Kami memiliki alasan agar pemerintah memfasilitasi Pendaftaran online tersebut, pertama adalah untuk mempermudah mahasiswa dalam mengakses internet untuk mengupload data, kedua menghindari pendoublean data dan ada beberapa faktor lainnya yang harus di pertimbangkan” Jelas nata.

Nata juga berharap pemerintah Daerah lebih banyak mempertimbangkan situasi dan kondisi yang dirasakan oleh mahasiswa Simeulue di perantauan.

“Saya juga berharap agar di era revolusi Industri 4.0 ini terkhusus untuk masyarakat dan pemerintah lebih memanfaatkan teknologi informasi sebaik mungkin untuk mempermudah urusan dan aktivitas dalam kehidupan sehari-hari,” Tutupnya.

(RO)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

STIMI Meulaboh Lepas KKN-KPM, Camat Kaway XVI: Kehadiran Mahasiswa Harus Memberikan Manfaat Nyata 

21 Juni 2026 - 17:35 WIB

Perkuat Nilai Keagamaan, Pemuda Samatiga Gelar Beut Panteu Keude Perdana di Cot Seumeureung

19 Juni 2026 - 07:07 WIB

Tingkatkan Mutu Pendidikan Tinggi, STIS Al-Aziziyah Sabang Teken MoU dengan Universitas Islam Al-aziziyah Indonesia

11 Juni 2026 - 15:14 WIB

FORJIAS berbagi Ilmu dengan Pelajar MAN 4 Aceh Selatan, Belajar Bijak Bermedia dan Lawan Hoaks Bersama 

9 Mei 2026 - 20:05 WIB

Ratusan Lansia di Nagan Raya Senyum Bahagia Ikut Wisuda Progam Sidaya

5 Mei 2026 - 17:12 WIB

Trending di Daerah