Menu

Mode Gelap
Bupati Aceh Selatan Kembali Dapat Yakinkan Pusat, Kali ini Bawa Pulang Excavator untuk Percepat Pemulihan Pascabencana Perkuat Sinergi Pemerintah dan Wartawan untuk Kemajuan Daerah, Kadis Kominsa Aceh Barat Kunjungi Sekretariat SWI Tak ada Pemilik, Polisi Temukan 2.000 Liter Diduga BBM Bio Solar Bersubsidi di Gunong Nagan  Aksi Tandingan Menimbulkan Tanda Tanya Publik, Ada Apa Dengan Aparat Penegak Hukum di Aceh Barat? Saat Razia SIM Anda Ketinggalan? Tak Perlu Panik Kini Ada Solusi di Digital Korlantas Polri  M.Khaisar Petani Muda Aceh Terima Penghargaan Pada Hari Bhayangkara ke -80, Dorong Regenerasi Petani dan Produksi Jagung Nasional

Daerah

Sekjen Apdesi: Jangan Menilai Pelatihan Sebagai Sebuah Kepentingan

badge-check


					Sekjen Apdesi: Jangan Menilai Pelatihan Sebagai Sebuah Kepentingan Perbesar

Narasiterkini.com, Tapaktuan- Sekjen Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Aceh Selatan, Safari menyatakan jangan menilai Pelatihan bagi Perangkat Gampong sebagai sebuah kepentingan.

“Mungkin selama ini kita menilai Pelatihan itu adalah sebuah kepentingan, namun sebenarnya Pelatihan ini adalah kebutuhan kita sendiri,” kata Safari kepada Wartawan di Tapaktuan. Senin, (07/11/2022).

Ia juga menyebutkan, Pelatihan yang akan diikuti seperti SiPaDes, Pelatihan ini untuk membimbing Kaur Umum agar bisa mendata seluruh Aset Desa (Gampong) dengan rapi dan benar.

“Juga Pelatihan SisKeuDes, Pelatihan ini untuk memantapkan Bendahara Desa supaya lebih bisa dalam membuat pertanggungjawaban Dana Desa,” ucapnya.

Begitu juga dengan Pelatihan
Peningkatan Kapasitas Aparatur Gampong (Keuchik dan Tuha Peut), Pelatihan ini sapaya tidak ada salah persepsi antara Keuchik dan Tuha Peut menyangkut kebijakan Pemerintah dan keputusan hasil musyawarah.

“Kalau hal di atas jika ada yang menganggap tidak perlu atau memang sudah sangat faham, maka tidak perlu diikuti, tetapi kita manusia harus banyak belajar, karena mengikuti pelatihan itu merupakan sarana dalam menambah ilmu dari tidak tahu menjadi tahu, ilmu itu mahal dan tidak bisa di ukur dengan uang,” ujarnya.

“Kalau memang kita anggap ini penting apa salahnya kita anggarkan, jangan kita pintar dari segalanya. Bimtek itu perlu untuk Keuchik dan Perangkat, supaya lebih paham lagi dalam mengelola Keuangan Desa,” Tutupnya.(Hi/Asmar Endi)

Editor : Hamdani

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bupati Aceh Selatan Kembali Dapat Yakinkan Pusat, Kali ini Bawa Pulang Excavator untuk Percepat Pemulihan Pascabencana

3 Juli 2026 - 21:20 WIB

Perkuat Sinergi Pemerintah dan Wartawan untuk Kemajuan Daerah, Kadis Kominsa Aceh Barat Kunjungi Sekretariat SWI

3 Juli 2026 - 20:49 WIB

Aksi Tandingan Menimbulkan Tanda Tanya Publik, Ada Apa Dengan Aparat Penegak Hukum di Aceh Barat?

2 Juli 2026 - 23:58 WIB

M.Khaisar Petani Muda Aceh Terima Penghargaan Pada Hari Bhayangkara ke -80, Dorong Regenerasi Petani dan Produksi Jagung Nasional

1 Juli 2026 - 15:38 WIB

RSUD SIM Sampaikan Klarifikasi Informasi Pembayaran Tunjangan bagi ASN

1 Juli 2026 - 14:03 WIB

Trending di Daerah