Menu

Mode Gelap
Bupati Aceh Selatan Kembali Dapat Yakinkan Pusat, Kali ini Bawa Pulang Excavator untuk Percepat Pemulihan Pascabencana Perkuat Sinergi Pemerintah dan Wartawan untuk Kemajuan Daerah, Kadis Kominsa Aceh Barat Kunjungi Sekretariat SWI Tak ada Pemilik, Polisi Temukan 2.000 Liter Diduga BBM Bio Solar Bersubsidi di Gunong Nagan  Aksi Tandingan Menimbulkan Tanda Tanya Publik, Ada Apa Dengan Aparat Penegak Hukum di Aceh Barat? Saat Razia SIM Anda Ketinggalan? Tak Perlu Panik Kini Ada Solusi di Digital Korlantas Polri  M.Khaisar Petani Muda Aceh Terima Penghargaan Pada Hari Bhayangkara ke -80, Dorong Regenerasi Petani dan Produksi Jagung Nasional

Daerah

Beritakan Proyek Pasar Rejewali, Insan Pers Rakyat Aceh Diancam Akan Dibunuh

badge-check


					Beritakan Proyek Pasar Rejewali, Insan Pers Rakyat Aceh Diancam Akan Dibunuh Perbesar

Narasiterkini.com, Aceh Tengah- Salah seorang Wartawan di Aceh Tengah, Jurnalisa mengaku diancam akan dibunuh oleh Oknum Pengawas Proyek di Kabupaten Aceh Tengah.

Informasi yang di himpun sebelumnya, Wartawan Media Cetak Harian Rakyat Aceh itu meliput Proyek Pembangunan Pasar Rejewali Sejahtera di Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, pada Kamis. (10/11/2022).

Bahkan hasil Karya Jurnalistiknya itupun telah dimuat dengan judul “Proyek Pengerjaan Pasar Rejewali Ketol Diduga Dikerjakan Asal Jadi dan Lambat, Anggaran Fantastis”.

Akibat pemberitaan itu, Jurnalisa mengaku diancam dibunuh. Ia didatangi oleh Dua Orang Pria kerumahnya pada Kamis, (08/11) sekira Puku 08.00 WIB.

“Pada saat itu mereka menggedor Pintu Gerbang, lalu saya keluar, Wajah mereka terlihat marah, mereka bahkan mencoba memukul,” katanya.

“Saat kejadian itu, istri saya keluar dari Rumah untuk berusaha melerai. Satu orang Pria saat itu berteriak, ‘kamu tidak tau berurusan dengan siapa, kubunuh nanti kamu’,” tambah Jurnalisa meniru ucapan Pria itu.

Ancaman pembunuhan tersebut, dikatakan oleh Jurnalis, pria tersebut menyebutkan berulang kali dengan kembali mengatakan “kubunuh nanti kamu”, lantas istri Jurnalis terus melerai.

“Saya merasa terancam dengan ucapan itu, saat ini saya sedang membuat Laporan ke Polres Aceh Tengah,” katanya.

Beliau menambahkan, terkait pemberitaan itu, sebagai seorang Wartawan, dirinya sudah memenuhi unsur Kode Etik Jurnalistik lantaran adanya konfirmasi kepada pihak rekanan.

“Saya mengenal kedua orang itu. Yang saya ketahui, satu dari dua orang itu bernama Rahmat yang merupakan pengawas lapangan proyek tersebut, yang satu lagi hanya namanya yang saya tau,” tutup Jurnalisa. (RO)

Editor : Hamdani

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bupati Aceh Selatan Kembali Dapat Yakinkan Pusat, Kali ini Bawa Pulang Excavator untuk Percepat Pemulihan Pascabencana

3 Juli 2026 - 21:20 WIB

Perkuat Sinergi Pemerintah dan Wartawan untuk Kemajuan Daerah, Kadis Kominsa Aceh Barat Kunjungi Sekretariat SWI

3 Juli 2026 - 20:49 WIB

Tak ada Pemilik, Polisi Temukan 2.000 Liter Diduga BBM Bio Solar Bersubsidi di Gunong Nagan 

3 Juli 2026 - 14:28 WIB

Aksi Tandingan Menimbulkan Tanda Tanya Publik, Ada Apa Dengan Aparat Penegak Hukum di Aceh Barat?

2 Juli 2026 - 23:58 WIB

M.Khaisar Petani Muda Aceh Terima Penghargaan Pada Hari Bhayangkara ke -80, Dorong Regenerasi Petani dan Produksi Jagung Nasional

1 Juli 2026 - 15:38 WIB

Trending di Daerah