Menu

Mode Gelap
Diskominfo Nagan Raya Gelar Pembinaan Teknis Lanjutan EPSS untuk Perkuat Tata Kelola Data Statistik Sektoral Pembina Puspolkam Mahasiswa Hukum Harus Jadi Penjaga Demokrasi dan Konstitusi Negara TRK: Kini Cukup dengan KTP dan KK, Masyarakat Jangan Takut untuk Berobat ke RSUD SIM atau PKM Belum Pulih dari Bencana, Pemerintah Harus Transparan Terkait Izin Eksplorasi Tambang di Beutong Ateuh  Izin IUP untuk PT Pertambangan Terbit, IPMB Kecam Pemerintah Aceh dan Pemkab Nagan Raya  Terungkap PT Alam Cempaka Wangi Kantongi Rekomendasi dari Pemkab Nagan Raya untuk Keruk Kekayaan Alam di Beutong Ateuh 

Daerah

Rayakan Idul Fitri 1444 H, Warga Aceh Barat juga Ziarahi Kuburan Orang Tua dan Kerabat

badge-check


					Rayakan Idul Fitri 1444 H, Warga Aceh Barat juga Ziarahi Kuburan Orang Tua dan Kerabat Perbesar

Narasiterkini.com, Meulaboeh- Belasan Ribu masyarakat Kabupaten Aceh Barat, merayakan hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1444 Hijriah, Senin, (23/04). Hal itu dilakukan lantaran saat pengamatan tidak terlihat Hilal di Daerah itu pada Minggu, (22/04/2023).

Ada Tiga versi perayaan hari raya Idul Fitri 1443 Hijriah di Kabupaten Aceh Barat. Mulai dari penetapan 24 April 2023 seperti masyarakat di Kecamatan Pante Ceureumen, lalu 23 April seperti penetapan Pemerintah dan 21 April oleh PP Muhammadiyah.

Momen Idul Fitri tersebut, jelas menjadi pemicu utama bagi warga untuk saling bersilaturahmi, bahkan kian ramai untuk menziarahi kuburan baik orang tua atau sanak saudara lainnya.

Terlihat di tempat Pemakaman Coet Mun Desa Pulo teungoh, Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat. Warga berhamburan secara bergantian mendatangi makam untuk berziarah.

Tengku M. Nasir, menjelaskan selain Ziarah, juga ada Zikir di malam hari serta disambung Pengajian oleh Qori-Qori terbaik di Kabupaten Aceh Barat pada malam menjelang Ziarah Kubur di pagi hari. Ziarah Kubur sebenarnya tidak mesti harus pada momen lebaran saja, melainkan hal demikian boleh sering dilakukan, agar umat muslim yang masih diberi kesempatan hidup bisa merefleksikan diri tentang kehidupan di Dunia.

”Dengan ziarah Kubur kita lebih sadar, bahwa siapapun dia, pangkat apapun, akan sama perlakuannya ketika sudah meninggal. Makanya dengan berziarah kita lebih sadar dan bisa memperbaiki diri di kemudian hari,” kata Tengku M. Nasir. Senin, (24/04/2023).

Lebih lanjut Ia menjelaskan, para penziarah tentu saja memanjatkan Do’a agar orang yang sudah duluan meninggal bisa mendapat tempat layak di Alam Kubur. Kendatipun dengan hal tersebut, Ziarah yang dilakukan dapat membuat diri lebih bertawakal kepada Allah SWT.

”Sifat sombong, dengki dan iri hati, itu semua tidak berguna ketika sudah di sini (dikubur), makanya kita diminta agama jangan berbangga hati dengan harta yang kita miliki saat ini. Ketika sudah tidak bernyawa semua kepunyaan di dunia itu tidak di bawa ke Alam Kubur,” jelasnya.

Menurutnya, di momen lebaran ini pula banyak pihak bisa memanfaatkan waktu untuk memperbanyak sedekah kepada orang yang tidak mampu. Sehingga hal demikian menjadi salah satu penolong saat sudah meninggal nantinya. (RO)

Editor : Hamdani

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Diskominfo Nagan Raya Gelar Pembinaan Teknis Lanjutan EPSS untuk Perkuat Tata Kelola Data Statistik Sektoral

22 Mei 2026 - 16:56 WIB

Pembina Puspolkam Mahasiswa Hukum Harus Jadi Penjaga Demokrasi dan Konstitusi Negara

22 Mei 2026 - 16:00 WIB

Izin IUP untuk PT Pertambangan Terbit, IPMB Kecam Pemerintah Aceh dan Pemkab Nagan Raya 

21 Mei 2026 - 08:22 WIB

Terungkap PT Alam Cempaka Wangi Kantongi Rekomendasi dari Pemkab Nagan Raya untuk Keruk Kekayaan Alam di Beutong Ateuh 

19 Mei 2026 - 10:43 WIB

Pengacara Tempuh Jalur Hukum, Kasus Medsos Hebohkan Aceh

18 Mei 2026 - 16:09 WIB

Trending di Hukum