Menu

Mode Gelap
Putri Kadisparpora Nagan Raya Ukir Prestasi, Raih Emas O2SN Aceh 2026 Presiden Mahasiswa STAIN TDM: Kedepankan Dialog, Jangan Sampai Kritik Publik Diduga Dibalas dengan Gugatan dan Laporan Pidana ‎ Ketua DPM FISIP UTU Soroti Gugatan PT SCY terhadap Masyarakat dan Aktivis: Demokrasi Tidak Boleh Dibungkam Asisten II Buka Evaluasi Qanun, Pemkab Nagan Raya Dorong Regulasi Berkeadilan dan Berperspektif HAM Tim PKM STIKes Medika Seramoe Barat Laksanakan Pendampingan Psikososial Berbasis Permainan bagi Anak Pascabencana  Bupati TRK Terima Kunjungan Tim Peneliti Tohoku University Jepang

Opini

Belum Pulih dari Bencana, Pemerintah Harus Transparan Terkait Izin Eksplorasi Tambang di Beutong Ateuh 

badge-check


					Belum Pulih dari Bencana, Pemerintah Harus Transparan Terkait Izin Eksplorasi Tambang di Beutong Ateuh  Perbesar

 

Narasiterkini.com, Banda Aceh- Ikatan Pelajar Mahasiswa Beutong (IPMB) menyampaikan keprihatinan mendalam atas pemberian izin eksplorasi tambang di wilayah Beutong Ateuh Banggalang oleh pemerintah, di tengah kondisi masyarakat yang hingga saat ini belum sepenuhnya pulih dari dampak pasca bencana serta adanya ancaman terhadap kawasan hutan lindung di daerah tersebut.

“Kami menilai bahwa langkah pemerintah dalam mengeluarkan izin eksplorasi tambang tanpa penjelasan terbuka kepada masyarakat telah menimbulkan keresahan dan kekhawatiran di tengah publik,” ungkap Ketua IPMB, Teuku Malikul Rahman

“Hingga hari ini, pemerintah belum memberikan keterangan yang jelas terkait tujuan, dampak lingkungan, maupun jaminan keselamatan masyarakat atas aktivitas eksplorasi yang akan dilakukan oleh perusahaan tambang tersebut,” tambah T. Malikul

Menurutnya, Beutong Ateuh Banggalang merupakan wilayah yang memiliki kawasan hutan lindung dan sumber daya alam yang menjadi penopang kehidupan masyarakat. Aktivitas eksplorasi tambang, meskipun masih pada tahap awal, tetap berpotensi membuka jalan terhadap kerusakan lingkungan, terganggunya ekosistem, pencemaran sumber air, hingga ancaman bencana ekologis apabila tidak diawasi secara ketat dan dilakukan tanpa mempertimbangkan kondisi lingkungan secara menyeluruh.

“Kami menegaskan bahwa masyarakat Beutong Ateuh Banggalang masih membutuhkan perhatian serius dalam proses pemulihan pasca bencana. Oleh sebab itu, pemerintah seharusnya lebih fokus pada pemulihan,” tegasnya

Kehidupan masyarakat, pembangunan infrastruktur, serta perlindungan kawasan hutan lindung dibanding membuka ruang eksplorasi tambang yang berpotensi menimbulkan persoalan baru di masa mendatang.

“Kami percaya bahwa pembangunan yang baik adalah pembangunan yang berpihak kepada rakyat, menjaga lingkungan, dan menjamin keberlangsungan hidup generasi mendatang. Pemerintah tidak boleh diam terhadap keresahan masyarakat atas aktivitas eksplorasi tambang di wilayah Beutong Ateuh Banggalang,” tutup ketua IPMB tersebut, ia menambahkan apa yang pihaknya sampaikan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral terhadap keselamatan lingkungan dan masa depan masyarakat Beutong Ateuh Banggalang. (Ril)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sistem Penjualan Tiket Lambat, DEMA STIS Al-aziziyah Sabang Desak PT ASDP Segera Evaluasi Menyeluruh 

27 Juni 2026 - 15:08 WIB

Sempat di Kritik, Mahasiswa Simeulue ini Apresiasi Sikap Terbuka Ketua Fraksi DPRA Nasdem Dapil 10 

19 Juni 2026 - 07:16 WIB

TRK: Saya Ingin Realisasikan Janji Nagan Bagaikan Brunai, Jika Kehadiran Investasi Ditolak Maka Bukan Saya Ingkar Janji 

10 Juni 2026 - 16:12 WIB

Dianggap Suara Masyarakat Beutong Ateuh Diabaikan, Mahasiswa Minta Dibuka Forum Dengar Pendapat 

4 Juni 2026 - 13:52 WIB

Anggota DPRK Ini Optimis dengan Bupati TRK, Investasi Rp200 Triliun Jadi Kabar Baik Salah Satunya Tekan Angka Pengangguran

28 Mei 2026 - 09:29 WIB

Trending di Opini