Menu

Mode Gelap
Bupati TRK Hadiri Pelepasan JCH Kloter 9 Embarkasi Aceh Tahun 1447 H/2026 M Pondok Kebun di Desa Lhang Dijadikan Tempat Transaksi Narkoba Pria asal Cot Mane Tuha Peut Desa Cot Bayu Basyarudin Akui Tak Terima Gaji Sepersenpun Setelah SK Berakhir Pansus LKPJ, Zulkarnain: SKPK Bekerja Maksimal Bukan Tak Mungkin PAD 300 Miliar Terwujud  Ketua KNPI Nagan Raya: Dukung Investasi untuk Perkuat Ekonomi dan Kemandirian Daerah Breaking News: Mantan Kadis Lingkungan Hidup Dilantik Sebagai Kacabdin Nagan Raya

Hukum

Kapolres Nagan Raya Tampung Aspirasi Nelayan Melalui Jumat Curhat

badge-check


					Kapolres Nagan Raya Tampung Aspirasi Nelayan Melalui Jumat Curhat Perbesar

Narasiterkini.com, SukaMakmue – Polres Kabupaten Nagan Raya menggelar Jumat Curhat bersama unsur Muspika, Panglima Laot, Nelayan, Aparat Desa, Tokoh masyarakat Kecamatan Kuala Pesisir Dalam Rangka Hari Bhayangkara Ke-77 (23/6/2023)

Jumat Curhat tersebut dilaksanakan di sebuah KF RC yang bertempatan Pante Seunagan, Desa Kubang Gajah, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya.

Pada Kesempatan Tersebut Kapolres Nagan Raya AKBP Setiyawan Eko P, S.H.,S.I.K. menjelaskan tentang Harkamtibmas, motifasi, pandangan hukum serta berhubungan Sosial yang baik dalam kehidupan masyarakat.

Mengarahakan para aparat desa dan Panglima Laot wilayah Kuala Pesisir agar Memamfaatkan tempat Objek wisata dengan baik sebagai untuk pertumbuhan ekonomi gampong dibidang wisata, Aparat Desa yang masyarakat memiliki lahan perkebunan agar mengarahkan dan menghimbau untuk tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan untuk mecegah terjadinya karhutla.

“Kedepan memasuki tahapan pilkada dan pesta demokrasi diharapkan kepada masyarat untuk saling menjalin hubungan sosial yang baik sesama, jangan terfokasi sehingga terjadi hubungan tidak harmonis sesama masyarakat, kepada para Kepala Desa agar memfaatkan Anggaran Desa (DD) dengan baik dan tepat sasaran.”Ujarnya.

Dirinya juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan masukan, permasalahan atau keluhan masyarakat terkait tindak pidana kejahatan dan gangguan kamtibmas lainya yang terjadi.

“Beberapa keluhan dan aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat penyampaian dan keluhan dari Panglima Laot Zainal Abindi, Nelayan Kuala Pesisir terkendala dengan keluar masuk dari Kuala ke laut diakibat tidak adanya batu pemecah ombak (water Break), serta Pencemaran air laut dari limbah batu bara dari perusahaan sehingga ikan- ikan berpindah ketengah laut serta mengaktifkan kembali Kp3 di TPI Kuala Tuha, agar Perusahaan memperhatikan para nelayan dengan memberi bantuan CSR berupa pembayaran BJS”,pungkasnya (RO)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pondok Kebun di Desa Lhang Dijadikan Tempat Transaksi Narkoba Pria asal Cot Mane

14 Mei 2026 - 17:26 WIB

Masyarakat Gelar Aksi Unjuk Rasa Tolak Segala Jenis Tambang Legal di Beutong Ateuh 

12 Mei 2026 - 14:49 WIB

Brimob Ikut Razia Gabungan di Lapas Kelas IIB Meulaboh, Senjata Tajam dan HP Turut Disita

8 Mei 2026 - 14:38 WIB

SMP Unit Blangpidie Larang Siswa Bawa Sepmor ke Sekolah

23 April 2026 - 00:13 WIB

Membakar Hutan dan Lahan Dipidana Penjara

21 April 2026 - 20:50 WIB

Trending di Hukum