Menu

Mode Gelap
14 Putra-putri Nagan Raya Menimba Ilmu ke Mesir dan Maroko Kurdi Resmi Jadi Sekda Definitif Aceh Barat, Bupati Tarmizi Tekankan Penguatan Birokrasi Narasi Provokatif Catut Nama Pamen Polda Aceh AKBP Zainuddin Dipastikan Hoaks UNISAI Wisuda 1001 Lulusan, Rektor: Baik Saja Belum Cukup, Kita Harus Berupaya Meraih Unggul PTM Nagan Muda Turunkan 8 Atlet di Turnamen Silapong 5 Antar Divisi 2026 Banda Aceh Kemenag Nagan Raya Raih Tiga Trofi, Soroti Sportivitas di Laga Voli Antarinstansi

Seremonial

KMP Aceh Hebat I Layani lintas Meulaboh – Sinabang, Masyarakat Aceh Barat Apresiasi Pemerintah

badge-check


					KMP Aceh Hebat I Layani lintas Meulaboh – Sinabang, Masyarakat Aceh Barat Apresiasi Pemerintah Perbesar

Narasiterkini.com, Meulaboh -Masyarakat serta penyedia jasa angkutan darat lintas Kabupaten Simeulue, menyambut gembira atas peralihan rute pelayaran Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Aceh Hebat I Sabang yang kini melayani trayek Meulaboh – Sinabang

KMP Aceh Hebat I Sabang, sudah tiga kali melayani rute Meulaboh – Sinabang dan sebaliknya, sebelumnya kapal tersebut melayani lintas Calang – Sinabang. Sementara aktivitas pelabuhan Meulaboh di Kuala Bubon selama ini terhenti karena beberapa faktor.

Tokoh masyarakat Gampong Tengoh, Kecamatan Samatiga, Agus Saputra, Minggu (23/7/2023) malam, menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah yang menghidupkan kembali geliat ekonomi warga setempat dengan aktifnya kembali pelabuhan Penyeberangan Kuala Bubon.

“Saya dengan tokoh masyarakat sangat menghargai dan mensyukuri aktifnya pelabuhan, karena ekonomi akan hidup kembali dan untuk pelabuhan sangat memadai dan sudah disediakan fasilitas cukup,” kata Agus.

Pelabuhan penyeberangan Kuala Bubon – Sinabang sebelumnya dilayani oleh KMP Teluk Sinabang, namun saat ini Aceh Hebat I Sabang juga sudah melayani lintasan tersebut untuk sehingga aktivitas transportasi laut kembali normal.

“Kami dari komunitas becak, juga sangat diuntungkan, selain masyarakat di sini bisa berjualan, warung bisa buka lagi, kamipun dapat menawarkan jasa pengangkutan barang dengan becak untuk penumpang kapal,” tambah Zubir, komunitas Becak.

Sementara Ketua Persatuan Sopir Lintas Simeulue (PSLS) M Yahya, menyampaikan, bahwa fasilitas yang tersedia di pelabuhan Kuala Bubon menurut mereka sangat mendukung dan jauh lebih sempurna dibandingkan dengan pelabuhan Calang, Aceh Jaya.

“Kami menyambut baik Aceh Hebat I layani Meulaboh – Sinabang. Kami bersyukur aktifnya kembali pelabuhan Kuala Bubon ini. Fasilitas yang ada di pelabuhan ini sangat mendukung, baik untuk kami sopir, truk dan penumpang juga tidak kesulitan,” katanya.

Kata Yahya, fasilitas parkir kendaraan di pelabuhan Kuala Bubon Meulaboh sangat memadai, meskipun jarak tempuh mereka dari tempat pengambilan barang lebih dekat dengan Pelabuhan Calang, tetapi fasilitas di sana sangat membuat sopir kesulitan.

Jika kapal tidak berlabuh di pelabuhan, maka kendaraan masyarakat atau yang membawa sembako tidak dapat parkir di pelabuhan, saat parkir di terminal mereka terkadang di usir, di sisi lain tempat istirahat dan penginapan di sana pun tak memadai.

“Di Calang kami parkir di terminal, salah-salah parkir kami diusir, waktu jadwal kapal baru boleh masuk, jaraknya 1 km, apakah memadai kami menyimpan kendaraan dan barang jauh, susah kami di sana, parkir di SPBU juga tidak boleh,” katanya menambahkan.

Sementara itu seorang mahasiswa asal Simeulue, Rusdi Agusdiansyah, menyampaikan, menyambut baik atas upaya pemerintah yang mengurangi biaya transportasi mahasiswa setelah rute KMP Aceh Hebat I Sabang bersandar ke Kuala Bubon.

“Pertama menguntungkan kami dari segi jadwal, cepat di pelabuhan Meulaboh ketimbang Aceh Jaya, kalau turun kapal di Calang kami harus dua kali keluar uang ke Meulaboh, kami mahasiswa dari Simeulue banyak kuliah di Meulaboh,” sebutnya.

Demikian juga fasilitas pelabuhan kata Rusdi, di terminal pelabuhan Kuala Bubon, area parkir kendaraan tertib di lokasi dan ada fasilitas istirahat bagi penumpang baru turun kapal, maupun calon penumpang keberangkatan ke Sinabang.

“Di Calang itu setelah turun dari kapal harus jalan kaki 2 km untuk cari warung makan, becak tak ada, kalau misal ngak ada bus berangkat ke Meulaboh, tidak ada penginapan di sana yang murah, terpaksa kami nginap di Masjid,” keluh Rusdi. (RO)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Teuku Adian Resmi Dilantik Sebagai Ketua KONI Aceh Barat Periode 2026-2030

20 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Semarak HUT RI ke-81, Anak Anak Ramaikan Perlombaan di Lapangan Mako Brimob Batalyon C Pelopor

19 Agustus 2026 - 22:46 WIB

Support Kegiatan HUT Nagan Raya PT Beurata Subur Persada Dapat penghargaan dari Bupati 

22 Juli 2026 - 12:07 WIB

Berkomitmen Salurkan CSR dan Support HUT Nagan, PT Socfindo Seunagan dan Socfindo Seumayam Kembali Dapat Penghargaan Bupati 

22 Juli 2026 - 09:18 WIB

Stand DPMGP4 Edukatif dan Efektif Promosikan Potensi Gampong, Ketua DPD MKGR Nagan Raya Beri Apresiasi 

21 Juli 2026 - 13:30 WIB

Trending di Seremonial