Menu

Mode Gelap
Ketua Apkasindo Perjuangan: PKS Jangan Permainkan Harga TBS Jika Tidak Ingin Kami Laporkan ke Pusat  TRK: Saya Ingin Realisasikan Janji Nagan Bagaikan Brunai, Jika Kehadiran Investasi Ditolak Maka Bukan Saya Ingkar Janji  Sekda Aceh Barat Lantik 263 Tuha Peut Dari 11 Kecamatan Polres Nagan Raya Adakan Jalan Santai dan Senam Bersama, Sediakan 170 Doorprize Ipelmasra Nyatakan Sikap Soal Investasi Rp200 Triliun di Nagan Raya: Dukung Pembangunan, Tolak Rakyat Jadi Penonton Ikatan Keluarga Minangkabau Laporkan Abu Janda ke Polres Nagan Raya 

Daerah

Kasus Kekerasan Terhadap Anak di Aceh Selatan Meningkat, Kepala BP3AKB : Kami Kekurangan Anggaran

badge-check


					Kasus Kekerasan Terhadap Anak di Aceh Selatan Meningkat, Kepala BP3AKB : Kami Kekurangan Anggaran Perbesar

Narasiterkini.com, Tapaktuan – Kasus pencabulan anak dibawah umur di Kabupaten Aceh Selatan mengalami peningkatan sejak tahun 2023, ditahun ini, terhitung mencapai 5 anak yang menjadi korban.

Kapolres Aceh Selatan AKBP Mughi Prasetyo Habrianto melalui Kasat Reskrim AKP Fajriadi saat ditemui awak media membenarkan hal tersebut. Kamis, (30/05/2024).

Kasat Reskrim AKP Fajriadi mengatakan, sebanyak 9 kasus pelecehan seksual terjadi ditahun ini, 5 diantaranya merupakan anak-anak dibawah umur dan 4 merupakan orang dewasa.

Menurutnya, ada beberapa hal yang menyebabkan indikasi ini terjadi, salah satunya adalah kurangnya pengawasan dari orang tua, pengaruh gatget dan pergaulan bebas.

“Sebab, selama ini kasus pencabulan anak dibawah umur terjadi bukan tidak saling mengenal, melainkan mereka saling kenal. Hal tersebut merupakan suatu bukti akibat pergaulan bebas,” terang Kasatres.

“Nantik kita juga melakukan patroli terhadap remaja-remaja yang masih berkeliaran diatas jam yang telah ditetapkan, ini bentuk upaya kita dalam mencegah agar tidak terjadinya peningkatan angka pelecehan seksuak terhadap anak dibawah umur untuk kedepannya,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan KB (BP3AKB) , Drs. Shaumi Radli kepada wartawan mengatakan pihaknya sudah melakukan sosialisasi terkait pencegahan kasus pencabulan anak dibawah umur, dan melakukan pendampingan saat hal itu terjadi.

Ia mengaku selama ini tidak fokus dalam mensosialisasikan hal ini kepada masyarakat, mengingat tidak adanya anggaran dari Pemerintah Daerah (Pemda) untuk mensuport kegiatan tersebut.

Pihaknya sudah mengajukan anggaran tersebut, namun, akibat keterbatasan dana Pemda tidak menanggapi hal tersebut.

Dirinya berharap, Pj Bupati Aceh Selatan agar segera melantik kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD), supaya bisa mensuport dana untuk kegiatan sosialisasi terkait perlindungan anak dan perempuan.

Ketua Komisi II DPRK Aceh Selatan, Zamzami, ST, MAP, saat di konfirmasi terpisah melalui WhatsApp Call mengatakan bahwa meningkatnya kejadian pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur disebabkan tidak terkendalinya penggunaan Hp Android serta situs-situs pornografi yang beredar luas dan terkendali di media-media sosial.

Selain itu, Kurangnya pengawasan orang tua terhadap anak, hal ini bisa juga disebabkan kebanyakan orang tua yang tidak paham Informasi dan Teknologi (IT) atau biasa kita sebut gaptek. Tidak jelasnya program dan rencana kerja Dinas DP3AKB Aceh Selatan.

Zamzami juga sangat menyayangkan pernyataan kepala DP3AKB yang mengatakan bahwa Dinas yang ia pimpin kekurangan anggaran, sehingga terbatasnya kegiatan yang akan mereka laksanakan.

“kami dari pihak legislatif akan sangat mendukung setiap program yang diajukan oleh Dinas-dinas, terlebih program tersebut demi kepentingan masa depan orang banyak,” katanya.

“Dinas DP3AKB ini seharusnya mempunyai inisiatif untuk melobi dana dari Pemerintah Pusat, karena Dinas ini bisa langsung melakukan jemput bola ke Pemerintah pusat,” tutup Zamzami. (RO/Hi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sekda Aceh Barat Lantik 263 Tuha Peut Dari 11 Kecamatan

10 Juni 2026 - 15:27 WIB

Ipelmasra Nyatakan Sikap Soal Investasi Rp200 Triliun di Nagan Raya: Dukung Pembangunan, Tolak Rakyat Jadi Penonton

8 Juni 2026 - 20:36 WIB

Yayasan Apel Green Aceh Minta Pemkab Nagan Raya Buka Dokumen Investasi Rp200 Triliun

8 Juni 2026 - 16:55 WIB

Bank Aceh Cabang Jeuram Kembali Terima Penghargaan atas Kepatuhan Menunaikan Zakat dan Infak

8 Juni 2026 - 15:52 WIB

Potensi Zakat Dunia Usaha Besar, Bupati TRK Ajak Perusahaan Perkuat Kemitraan dengan Baitul Mal

8 Juni 2026 - 15:12 WIB

Trending di Daerah