Menu

Mode Gelap
Putri Kadisparpora Nagan Raya Ukir Prestasi, Raih Emas O2SN Aceh 2026 Presiden Mahasiswa STAIN TDM: Kedepankan Dialog, Jangan Sampai Kritik Publik Diduga Dibalas dengan Gugatan dan Laporan Pidana ‎ Ketua DPM FISIP UTU Soroti Gugatan PT SCY terhadap Masyarakat dan Aktivis: Demokrasi Tidak Boleh Dibungkam Asisten II Buka Evaluasi Qanun, Pemkab Nagan Raya Dorong Regulasi Berkeadilan dan Berperspektif HAM Tim PKM STIKes Medika Seramoe Barat Laksanakan Pendampingan Psikososial Berbasis Permainan bagi Anak Pascabencana  Bupati TRK Terima Kunjungan Tim Peneliti Tohoku University Jepang

Seremonial

Sekda Aceh Barat Lantik 263 Tuha Peut Dari 11 Kecamatan

badge-check


					Sekda Aceh Barat Lantik 263 Tuha Peut Dari 11 Kecamatan Perbesar

Narasiterkini.com, Meulaboh -Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM diwakili oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Plt Sekda) Kurdi, melantik ratusan Tuha Peut Gampong di halaman depan kantor bupati setempat pada Rabu (10/6/2026).

Dalam sambutannya, Kurdi mengatakan, total ada sebanyak 263 orang Tuha Peut yang berasal dari 50 gampong dan 11 kecamatan yang dilantik pada hari ini di halaman kantor Bupati Aceh Barat.

“Atas nama Pemkab Aceh Barat kami mengucapkan selamat kepada saudara semuanya, dan semoga amanah serta tugas yang dipercayakan dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab,” kata Kurdi.

Dikatakan Kurdi, perlu kita pahami bersama bahwa pelantikan bukan hanya sekedar seremonial administratif saja, melainkan momentum penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan terutama tata kelola pemerintahan gampong.

“Sebagai salah satu lembaga penting dalam struktur pemerintahan gampong di Aceh, Tuha Peut memiliki peran strategis sebagai lembaga permusyawaratan yang menjadi mitra kerja Keuchik dalam penyelenggaraan pemerintahan gampong,” katanya.

Selain itu kata dia, Tuha Peut juga memiliki peran dalam menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat, membahas dan menyepakati rancangan Qanun atau peraturan gampong bersama Keuchik serta melakukan pengawasan terhadap jalannya pemerintah gampong.

“Kita ketahui bersama kemajuan Kabupaten Aceh Barat hari ini sangat ditentukan oleh kemajuan gampong, namun saat ini tantangan pembangunan gampong semakin besar ditengah efisiensi anggaran, pengurangan dana transfer dari pusat dan minimnya anggaran APBK dan APBG,” ujar Kurdi.

Ditengah keterbatasan tersebut kata dia, semua dituntut untuk dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat perekonomian, ketahanan sosial serta memperkuat implementasi syariat islam dalam kehidupan bermasyarakat.

“Kami ingatkan bahwa hubungan antara Keuchik dan Tuha Peut adalah hubungan kemitraan yang saling melengkapi, pengawasan yang dilakukan Tuha Peut haris didukung dan dimaknai sebagai upaya bersama untuk mewujudkan pemerintahan gampong yang transparan, akuntabel dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. (RO)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Presiden Mahasiswa STAIN TDM: Kedepankan Dialog, Jangan Sampai Kritik Publik Diduga Dibalas dengan Gugatan dan Laporan Pidana ‎

13 Juli 2026 - 20:54 WIB

Ketua DPM FISIP UTU Soroti Gugatan PT SCY terhadap Masyarakat dan Aktivis: Demokrasi Tidak Boleh Dibungkam

13 Juli 2026 - 20:46 WIB

Asisten II Buka Evaluasi Qanun, Pemkab Nagan Raya Dorong Regulasi Berkeadilan dan Berperspektif HAM

13 Juli 2026 - 17:02 WIB

IPELMANAR Pertanyakan Legalitas Perusahaan di Gampong Lhok, Minta Transparansi dan Penegakan Hukum

12 Juli 2026 - 11:43 WIB

Permudah Akses, Dukung Pelaku Kuliner Lokal, PUPR Aceh Barat Aspal Jalan Menuju Objek Wisata

11 Juli 2026 - 13:01 WIB

Trending di Daerah