Menu

Mode Gelap
Terkait Reses ke Simeulue, Berikut Klarifikasi Anggota DPR Aceh Dapil 10 Fraksi Nasdem  Kecelakaan Tunggal, Seorang Mahasiswi Aceh Barat Meninggal Dunia Anggota DPR RI Jamaluddin Idham Salurkan 7.500 Bibit Produktif untuk Ketahanan Pangan Aceh Aliansi GERAM Aceh Barat Gelar Aksi, Desak Presiden RI Turunkan Harga BBM dan Evaluasi yang Merugikan Rakyat Kapolres Nagan Raya Resmi Tutup Kejurprov Grasstrack dan Motocross Trophy Kapolres 2026 Abeh Ubee Abeh, Kepengurusan Baru PAN Target Masuk Tiga Besar di Parlemen Nagan Raya 

Ekonomi

Pemkab Nagan Raya Diminta Prioritaskan Pengerjaan Proyek APBK untuk Perusahaan Lokal

badge-check


					Pemkab Nagan Raya Diminta Prioritaskan Pengerjaan Proyek APBK untuk Perusahaan Lokal Perbesar

 

Narasiterkini.com, Sukan Makmue- Ketua Pansus LKPJ Bupati Nagan Raya Tahun 2023 Zulkarnain meminta Pemkab Nagan Raya melalui Kepala ULP meloloskan Perusahaan lokal dalam proses pelelangan proyek APBK Tahun 2024.

Hal itu ditekankan Zulkarnain dalam rapat Pansus yang digelar pada 29 Mei 2024 seiring banyaknya proyek APBK yang dimenangkan oleh Perusahaan luar pada pelelangan Tahun 2023 dan juga sejak 5 tahun terakhir.

Lebih lanjut Zulkarnain mengatakan tingginya angka kemiskinan di Nagan Raya salah satu sebab adalah proyek APBK banyak dimenangkan oleh pengusaha luar sehingga perputaran uang di Kabupaten Nagan Raya menjadi rendah yang mengakibatkan daya beli masyarakat lemah sehingga interaksi pasar pun ikut melemah. Para pedagang kecil lesu karena lemahnya pembeli.

Seyogianya uang APBK milik rakyat Nagan harus berputar di Nagan dengan cara seluruh proyek APBK harus ditangani oleh pengusaha daerah. Jika pengusahanya hidup maka sekurang-kurangnya mereka akan membayar zakat, infaq, shadaqah kepada kaum miskin yang ada di Nagan. Membelanjakan kebutuhan rumahtangganya dan berbagai kebutuhan lain juga di Nagan. Pajak PBB, pajak kendaraan, pajak penghasilan juga dibayar di Nagan.

Dengan demikian pasar Nagan akan menggeliat, warga miskin dan anak yatim ter-santuni, daerah mendapat income dari pendapatan pajak dan berbagai manfaat lainnya ya diperoleh daerah dan masyarakatnya.

Nah, kondisi yang terjadi beberapa tahun terakhir ini menunjukkan ketidakberpihakan Pemkab kepada daerah dan masyarakat Nagan Raya serta menjadi satu pihak penyebab tingginya angka kemiskinan di Kabupaten Nagan Raya.

Maka oleh sebab itu, Zulkarnain meminta agar pelelangan proyek APBK kedepan harus berpihak kepada pengusaha lokal Nagan Raya.

Ditanya mengenai potensi tertabraknya mekanisme pelelangan, Zulkarnain menjawab bahwa semua orang tahu ada mekanisme lain dalam setiap proses pelelangan. Maka jadikan Perusahaan dan pengusaha lokal sebagai objek yang akan dimenangkan.

Kepada pengusaha konstruksi yang ada di Nagan Raya diminta untuk mengikuti pelelangan proyek APBK secara profesional dan mempersiapkan perusahaan sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan agar dapat memenangkan tendernya. (*)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Terkait Reses ke Simeulue, Berikut Klarifikasi Anggota DPR Aceh Dapil 10 Fraksi Nasdem 

17 Juni 2026 - 17:59 WIB

Abeh Ubee Abeh, Kepengurusan Baru PAN Target Masuk Tiga Besar di Parlemen Nagan Raya 

15 Juni 2026 - 12:51 WIB

Alhamdulillah….Ceo MJD Group Resmi Dilantik Jadi Bendahara Umum DPD PAN Aceh Barat

13 Juni 2026 - 18:08 WIB

Hasil Muscab, drg Desy Havizhah Pimpin Persatuan Dokter Gigi Indonesia Cabang Nagan Raya 

13 Juni 2026 - 17:56 WIB

Ketua Apkasindo Perjuangan: PKS Jangan Permainkan Harga TBS Jika Tidak Ingin Kami Laporkan ke Pusat 

10 Juni 2026 - 16:33 WIB

Trending di Ekonomi