Menu

Mode Gelap
DLHK Aceh Barat Diminta Tangani Sampah Pesisir Pantai, Warga: Jangan Hanya Action Saja di Media Petani Muda Aceh M.Khaisar Ikut Membersamai Aksi Bakti Untuk Bumi di Meulaboh Melalui Kegiatan Aksi Bakti Untuk Bumi, Mifa Bersaudara Ajak Masyarakat Bangun Budaya Peduli Lingkungan Sistem Penjualan Tiket Lambat, DEMA STIS Al-aziziyah Sabang Desak PT ASDP Segera Evaluasi Menyeluruh  Coba Main Minyak Solar Subsidi Secara Ilegal di Nagan Raya, Dua Warga Pidie Terpaksa Berurusan dengan Polisi Kerap Terjadi Kecelakaan, Jalan Generasi Menuju Jembes Tanpa PJU

Daerah

Cegah Banjir Kota, PUPR Aceh Barat Akan Kucurkan Dana Rp 35 Miliar Untuk Pembangunan Jetty di Suak Ujong Kalak

badge-check


					Kepala dinas PUPR Aceh Barat, Dr.Ir.Kurdi, ST, MT, IPM Asean-Eng Perbesar

Kepala dinas PUPR Aceh Barat, Dr.Ir.Kurdi, ST, MT, IPM Asean-Eng

Narasiterkini.com, Meulaboh – Untuk mencegah banjir Kota Pemerintah Daerah kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) akan mengucurkan dana sebesar Rp,35 miliar untuk pembangunan Jetty di Suak Ujong Kalak, Kecamatan Johan Pahlawan Kamis (22/8/2024)

Pembangunan Jetty tersebut merespon keluhan masyarakat Kuta Padang lantaran selama ini kawasan mereka kerap dilanda banjir, maka berdasarkan hal tersebut warga meminta pemerintah daerah melalui Dinas terkait agar segera mencari solusi.

Menanggapi hal tersebut Kepala dinas PUPR Aceh Barat Dr, Kurdi kepada media mengatakan, terutama sekali pihak mereka nantinya akan membangun kolam retensi dengan konsep master plan guna mencegah tekanan banjir ke kota namun saat ini dibutuhkan Jetty.

“Pembangunan Jetty ini akan dilakukan di Suak Ujong Kalak, jika ini kita lakukan maka tidak perlu lagi pembelahan Suak, kemudian untuk penanganan awal akan membuka kolam retensi baru kemudian di bangun Jetty setelah itu akan kami mulai mendesain jembatan gantung di belakang tugu Tengku Umar,”ujarnya

Dikatakan Kurdi untuk pembangunan ini harus melibatkan ahli laut gelombang dan sendimen serta orang-orang teknik, perencanaan pihak PUPR nantinya untuk pengaman tanggul akan dilanjutkan 200 meter ke arah tratak tua pembangunan ini akan direncanakan pada tahun 2025 mendatang setelah pihaknya mendesain DED (Detai Engineering Design) atau dokumen desain teknis bangunan,”pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

DLHK Aceh Barat Diminta Tangani Sampah Pesisir Pantai, Warga: Jangan Hanya Action Saja di Media

28 Juni 2026 - 17:43 WIB

Petani Muda Aceh M.Khaisar Ikut Membersamai Aksi Bakti Untuk Bumi di Meulaboh

27 Juni 2026 - 18:08 WIB

Melalui Kegiatan Aksi Bakti Untuk Bumi, Mifa Bersaudara Ajak Masyarakat Bangun Budaya Peduli Lingkungan

27 Juni 2026 - 17:08 WIB

Kerap Terjadi Kecelakaan, Jalan Generasi Menuju Jembes Tanpa PJU

25 Juni 2026 - 23:21 WIB

Perkuat Semangat Berbagi, Kemenag Nagan Raya Santuni Anak Yatim dan Penyandang Disabilitas

25 Juni 2026 - 19:12 WIB

Trending di Daerah