Menu

Mode Gelap
Pemuda Muhammadiyah Desak Kajati Aceh Usut Tuntas Temuan 17 M di Dinas Pertanian Aceh Selatan Mulai Bulan ini RS Cahaya Husada Nagan Raya Sudah Dapat Layani Pasien BPJS Kesehatan Hari Kebebasan Pers Sedunia, PWI Nagan Raya Ajak Jurnalis Jaga Integritas dan Profesionalisme Momen Pelepasan Mahasiswa KPM STIS Al-Aziziyah Sabang Tahun 2026, Ketua Sampaikan Petuah Kisah Pilu Bayi Penderita Jantung Bocor di Nagan Raya, Harapkan Bantuan Para Dermawan dan Pemerintah Isu “Perampok Anggaran” JKA Menggema, PERMAHI Aceh Desak Audit Forensik Segera

Daerah

Melalui PKM Dosen UTU, Petani Jeruk Di Nagan Raya Kini Telah Mampu Ciptakan Pupuk Organik Cair Dari Limbah Jeruk.

badge-check


					Melalui PKM Dosen UTU, Petani Jeruk Di Nagan Raya Kini Telah Mampu Ciptakan Pupuk Organik Cair Dari Limbah Jeruk. Perbesar

Narasiterkini.com, Suka Makmue – Melalui Program Pengabdian Kepada Masyarakat( PKM) hibah dari Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) tahun 2024, tim Dosen Universitas Teuku Umar (UTU) melaksanakan kegiatan pelatihan pemanfaatan limbah jeruk sebagai pupuk organik cair kepada 13 orang petani jeruk di desa persiapan Sumber Bakti, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya.

Keuchik desa Sumber Bakti,Teuku Sulaiman (Kamis,19/9/2024) mengapresiasi pengabdian masyarakat Dosen UTU yang dinilainya sangat bermanfaat-ditengah keterbatasan petani jeruk dalam membeli pupuk kimia untuk kebutuhan kebun tanaman jeruk masyarakat petani di desanya.

” Alhamdulillah, setelah pelatihan, petani jeruk di desa kami sekarang sudah bisa dan semuanya mulai menciptakan pupuk organik cair dari limbah buah jeruk mereka sendiri. Ini sesuatu yang baru bagi kami, dan sangat bermanfaat menghemat ekonomi petani,” kata Teuku Sulaiman.

Ketua tim PKM UTU Dr. Rahmat Pramulya, S.TP., M.M mengatakan, kegiatan PKM melalui pemberdayaan desa binaan yang bertemakan” Pengembangan potensi lokal desa gambut lestari sebagai penopang kesejahteraan rakyat dan keberlanjutan lingkungan” diharapkan terus dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok tani jeruk di desa Sumber Bakti dalam mengolah limbah kulit jeruk sebagai solusi alternatif, baik dalam upaya menjaga kesehatan tanah jangka panjang dari dampak penggunaan pupuk kimia, maupun dari segi penghematan biaya bagi petani.

” Kemudian bersama tim kami, program ini juga akan kita kontrol terus, sehingga hasil dan kendala di petani jeruk dapat terkoordinasi atau tertangani secara baik, ” kata Dr. Rahmad Pramulya.(*)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Hari Kebebasan Pers Sedunia, PWI Nagan Raya Ajak Jurnalis Jaga Integritas dan Profesionalisme

3 Mei 2026 - 21:57 WIB

Momen Pelepasan Mahasiswa KPM STIS Al-Aziziyah Sabang Tahun 2026, Ketua Sampaikan Petuah

2 Mei 2026 - 14:13 WIB

Kisah Pilu Bayi Penderita Jantung Bocor di Nagan Raya, Harapkan Bantuan Para Dermawan dan Pemerintah

30 April 2026 - 21:45 WIB

Kapolres Aceh Tamiang Ajak Buruh Jaga Keamanan dan Sampaikan Aspirasi Tidak Anarkis

30 April 2026 - 11:48 WIB

Didampingi Waka dan Ketua Bhayangkari, Kapolda Aceh Ikut Serta Musnahkan Ladang Ganja Siap Panen di Aceh Besar

29 April 2026 - 18:56 WIB

Trending di Daerah