Menu

Mode Gelap
Pondok Kebun di Desa Lhang Dijadikan Tempat Transaksi Narkoba Pria asal Cot Mane Tuha Peut Desa Cot Bayu Basyarudin Akui Tak Terima Gaji Sepersenpun Setelah SK Berakhir Pansus LKPJ, Zulkarnain: SKPK Bekerja Maksimal Bukan Tak Mungkin PAD 300 Miliar Terwujud  Ketua KNPI Nagan Raya: Dukung Investasi untuk Perkuat Ekonomi dan Kemandirian Daerah Breaking News: Mantan Kadis Lingkungan Hidup Dilantik Sebagai Kacabdin Nagan Raya Masyarakat Gelar Aksi Unjuk Rasa Tolak Segala Jenis Tambang Legal di Beutong Ateuh 

Nasional

Sejarah Baru Dalam Proses Pendidikan Politik, Nasdem Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran Walaupun Tak Ingin Posisi Menteri 

badge-check


					Sejarah Baru Dalam Proses Pendidikan Politik, Nasdem Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran Walaupun Tak Ingin Posisi Menteri  Perbesar

 

Narasiterkini.com, JAKARTA: Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menegaskan tidak mengirim kadernya untuk bergabung dalam kabinet pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka karena ingin memberikan sesuatu yang berarti, sebagai proses pendidikan politik dalam kelangsungan perjalanan kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Persepsi publik selama ini semua kepada institusi partai politik, semata-mata tidak lebih hanya mengejar kekuasaan. Tidak ada ruang konsistensi, idealisme, dan kejujuran di sana. Nah ini yang ingin dibuktikan oleh NasDem, walaupun belum tentu juga masyarakat percaya. Tapi berulang kali NasDem mencoba mengedepankan politik gagasan daripada pragmatisme itu sendiri, agar bisa memberikan sesuatu yang berarti bagi proses pendidikan politik itu sendiri,” ungkap Surya Paloh saat menghadiri pelantikan Presiden dan Wakil Presiden 2024-2029 di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2024) lalu

Surya juga menambahkan, mungkin itu menjadi yang pertama dalam proses perjalanan kehidupan kebangsaan yang dilalui partai-partai politik negeri ini. Tapi sekecil apapun, ini merupakan sumbangsih NasDem yang diharapkan bisa membuka mata hati.

“Paling tidak ada NasDem yang memulainya. Mudah-mudahan NasDem bisa tetap konsisten seperti ini. Politik tanpa mahar, ya barangkali dia mulai pertama dianggap retorika. Ini emang betul-betul tidak ada maharnya. Dan itu sungguh-sungguh, tapi belum tentu dia sempurna,” urai Surya.

Begitu pun terkait dengan tawaran menteri dalam kabinet Prabowo Subianto, Surya menegaskan ada kursi menteri yang ditawarkan oleh Prabowo.

“Pak Prabowo nyatakan tolong Pak Surya jelaskan kepada kawan-kawan pers dan masyarakat. Bahwasannya, telah saya sediakan kursi kabinet untuk NasDem, tapi NasDem menolak,” tandas Surya.

Terkait berapa jumlah menteri yang ditawarkan, Surya mengatakan dirinya tidak mengetahui berapa jumlahnya.

“Saya menghargai apapun hak privilege seluruh keputusan politik dari partai-partai, kawan-kawan partai politik. Tetapi satu hal, kita semua yang mempunyai kesamaan, saya harapkan, tujuan dan cita-cita, yaitu bagaimana membangun perjalanan kehidupan kebangsaan kita ke arah yang lebih baik. Koalisi tidak semata-mata ditentukan harus ada kursi. Apa yang kami peroleh berada dalam koalisi. NasDem mendukung jalannya pemerintahan, kasih juga pembelajaran,” pungkas Surya. (*)

Sumber: Kastanews.com (Mitra Narasi Terkini)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Muscab V PPP Nagan Raya Digelar, Perkuat Konsolidasi dan Siapkan Kepengurusan Baru

10 Mei 2026 - 17:28 WIB

Ketua DPC PPP dalam sambutanyan nya pada Muscab V PPP Nagan Raya

Sempat Viral Media Bayi Bocor Jantung, Wakil Ketua I DPRK Nagan Raya Berkunjung dan Salurkan Bantuan

6 Mei 2026 - 15:06 WIB

Ini Sasaran TMMD ke-128 di Tangan-Tangan tahun 2026

23 April 2026 - 01:18 WIB

Wabup Abdya Zaman Akli Membuka TMMD ke-128, Sebut Bukti Nyata Abdi TNI

22 April 2026 - 22:21 WIB

Membakar Hutan dan Lahan Dipidana Penjara

21 April 2026 - 20:50 WIB

Trending di Hukum