Menu

Mode Gelap
STIMI Meulaboh Lepas KKN-KPM, Camat Kaway XVI: Kehadiran Mahasiswa Harus Memberikan Manfaat Nyata  Sempat di Kritik, Mahasiswa Simeulue ini Apresiasi Sikap Terbuka Ketua Fraksi DPRA Nasdem Dapil 10  Perkuat Nilai Keagamaan, Pemuda Samatiga Gelar Beut Panteu Keude Perdana di Cot Seumeureung Puluhan Tahun Menanti Bantuan Pemerintah Tak Kunjung Tiba, Kini Warga Pasie Kualaba’u Galang Donasi Mandiri  Terkait Reses ke Simeulue, Berikut Klarifikasi Anggota DPR Aceh Dapil 10 Fraksi Nasdem  Kecelakaan Tunggal, Seorang Mahasiswi Aceh Barat Meninggal Dunia

Hukum

Program Pemutihan Bayar PKB Kembali Dibuka, Ini Kata Kepala UPTD BPKA Lokseumawe

badge-check


					Program Pemutihan Bayar PKB Kembali Dibuka, Ini Kata Kepala UPTD BPKA Lokseumawe Perbesar

Narasiterkini.com, Lokseumawe – Badan Pengelolaan Aceh (BPKA) melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Badan Pengelolaan Keuangan Aceh (BPKA) Wilayah V Kota Lhokseumawe, kembali membuka program pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) periode 2 Desember 2024 sampai 2 Januari 2025. Sabtu, (30/11/2024)

Kepala UPTD BPKA Wilayah V Kota Lhokseumawe, Chaidir SE MM pada Sabtu (30/11/2024) menjelaskan, dalam penghapusan denda pajak, bebas pajak progesif, bebas biaya BBN-KB ke-II, cukup bayar pajak 2 tahun saja yang menunggak pajak lebih 2 tahun.

Kata Chaidir, dalam program itu memberikan pembebasan atau keringanan bagi wajib pajak yang menunggak pajak di atas 2 tahun cukup membayar 2 tahun pokok pajak dan dibebaskan denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) serta pajak progresif.

“Memberikan pembebasan atau keringanan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan pembebasan denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) beserta pajak progresif juga dapat dilakukan di Kantor Bersama Samsat, Samsat Keliling dan Samsat Jempol kota lhokseumawe,” ujarnya.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, pembebasan denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dapat dilakukan melalui kanal PT. Bank Aceh Syariah dan Samsat Digital Nasional (SIGNAL) dikecualikan pada kanal pembayaran PT. Pos Indonesia.

Chaidir menyebutkan, dalam hal terjadi pergantian STNK (5 tahunan) proses keringanan atau pembebasannya harus dilakukan pada Kantor Bersama Samsat asal domisili kendaraan bermotor sesuai dengan alamatnya.

“Bagi wajib pajak yang tidak mengikuti keputusan ini, dapat membayarkan kewajiban pembayarannya pada seluruh layanan Samsat,” katanya.

Ia menyampaikan, pemberian pembebasan atau keringanan pajak kendaraan bermotor dengan ketentuan, pembebasan atau keringanan pajak kendaraan bermotor dipersyaratkan yaitu, identitas diri pemilik/penguasa kendaraan bermotor beserta nomor telepon seluler.

Kemudian Notice Pajak (TBPKP) asli, atau Surat Keterangan Hilang dari instansi terkait.

Selanjutnya, STNK asli yakni wajib pajak badan mengikuti ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Berikutnya, pembebasan pengenaan pajak progresif dengan ketentuan, bagi seluruh jenis kendaraan se-Aceh selama masa pembebasan atau keringanan, dikecualikan bagi pendaftaran kendaraan bermotor baru.

“Diberikan kemudahan bagi wajib pajak yang melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor dalam 100 hari sebelum jatuh tempo Pajak Kendaraan Bermotor,” pungkas Chaidir. (RO)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Nobar Piala Dunia, Kapolda Imbau Masyarakat Aceh Tetap Jaga Kamtibmas

13 Juni 2026 - 21:32 WIB

Kapolda Aceh Tinjau Lapangan Grasstrack Alun-alun Suka Makmue, Berikut Kegiatan Polisi Bintang Dua Tersebut di Nagan Raya 

12 Juni 2026 - 19:59 WIB

Usai Polda Aceh Terbitkan DPO Oknum ASN di DSI Tersangka Pelecehan Seksual, Berikut Rangkaian Proses Hukumnya….

11 Juni 2026 - 18:46 WIB

Oknum ASN Dinas Syariat Islam Aceh Masuk DPO Kasus Dugaan Pelecehan Seksual terhadap Mahasiswi Asal Nagan Raya

11 Juni 2026 - 10:51 WIB

Pemkab Imbau Perusahaan Bayar Zakat Melalui Baitul Mal Nagan Raya

8 Juni 2026 - 13:58 WIB

Trending di Hukum