Menu

Mode Gelap
Pernah Pimpin Disdik Nagan Raya, Kini Irwan Dapat Amanah Jadi Kadisdikbud Aceh Barat  Bupati Tarmizi Resmi Rotasi dan Promosi 13 Pejabat Dilingkungan Pemerintah Aceh Barat DLHK Aceh Barat Diminta Tangani Sampah Pesisir Pantai, Warga: Jangan Hanya Action Saja di Media Petani Muda Aceh M.Khaisar Ikut Membersamai Aksi Bakti Untuk Bumi di Meulaboh Melalui Kegiatan Aksi Bakti Untuk Bumi, Mifa Bersaudara Ajak Masyarakat Bangun Budaya Peduli Lingkungan Sistem Penjualan Tiket Lambat, DEMA STIS Al-aziziyah Sabang Desak PT ASDP Segera Evaluasi Menyeluruh 

Nasional

Didepan Ketum Kadin Anindya Bakrie, Wakil Gubernur Terpilih Presentasikan Peluang Investasi di Aceh 

badge-check


					Didepan Ketum Kadin Anindya Bakrie, Wakil Gubernur Terpilih Presentasikan Peluang Investasi di Aceh  Perbesar

 

Narasiterkini.com, Jakarta– Wakil Gubernur Aceh terpilih, Fadhlullah (Dek Fadh) terus menggencarkan promosi investasi sebagai bagian dari visi besar pembangunan Aceh. Dalam pertemuannya dengan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Anindya Bakrie , Dek Fadh memaparkan berbagai peluang investasi di Aceh.

Pertemuan ini juga dihadiri oleh Bayu Priawan Djokosoetono, Ketua Umum Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas), yang juga Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perencanaan Pembangunan Nasional, di Gedung The Convergence Indonesia, Rasuna Episentrum Jakarta, Rabu 11 Desember 2024.

Dalam pertemuan tersebut, Dek Fadh memaparkan sejumlah potensi besar Aceh di semua sektor industri. Ia menegaskan bahwa Aceh memiliki daya tarik investasi yang luar biasa, mulai dari kekayaan alam, lokasi strategis di Selat Malaka, hingga status otonomi khusus yang memungkinkan fleksibilitas kebijakan.

“Kami membuka pintu lebar bagi para investor. Dengan insentif khusus, kemudahan perizinan, dan potensi pasar yang besar, Aceh adalah tempat terbaik untuk berinvestasi,” ujar ketua Gerindra Aceh ini.

Dalam kesempatan yang sama, Andita Bakrie juga memberikan apresiasi terhadap rencana pemerintah Aceh di bawah Mualem – Dek Fadh untuk membangun Syiah Kuala Islamic Center. Menurutnya, proyek ini memiliki nilai strategis, tidak hanya untuk memperkuat identitas Aceh sebagai pusat peradaban Islam, tetapi juga sebagai daya tarik wisata religi.

“Pembangunan Syiah Kuala Islamic Center merupakan inisiatif luar biasa. Proyek ini tidak hanya mendukung pengembangan budaya dan agama, tetapi juga dapat menjadi magnet investasi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” kata  Direktur Utama Bakrie Group ini.

 

Selain itu, Dek Fadh juga memaparkan proyek strategis lainnya, termasuk pengembangan kawasan ekonomi khusus dan rencana menjadikan Aceh sebagai satu satunya embarkasi haji di Indonesia. Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal kolaborasi yang lebih konkret antara pemerintah Aceh dan kalangan dunia usaha dalam hal ini Kadin Indonesia.

“Kami optimis dengan dukungan Kadin dan para pelaku usaha nasional, Aceh bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang berdaya saing tinggi, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional,” beber Dek Fadh

Dek Fadh juga menyebutkan, pihaknya siap berkolaborasi dengan semua pihak untuk memastikan investasi di Aceh berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di daerahnya.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat ini, Dek Fadh ikut ditemani Teuku Darmawan, dewan pakar, Juru bicara Badan Pemenangan Aceh Mualem Dek Fadh, Mahfudz Y Loethan dan Muhammad Daud (RO)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Putra Laweung Terpilih Pimpin KUPI Periode 2026–2030

15 Juni 2026 - 08:26 WIB

Polres Nagan Raya Adakan Jalan Santai dan Senam Bersama, Sediakan 170 Doorprize

10 Juni 2026 - 14:43 WIB

DPN PERMAHI: Gas South Andaman Harus Dikelola untuk Sebesar-Besarnya Kemakmuran Rakyat Aceh

2 Juni 2026 - 22:50 WIB

Brimob Batalyon C Pelopor Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila Bersama Segenap Unsur

1 Juni 2026 - 15:40 WIB

Ini Sasaran TMMD ke-128 di Tangan-Tangan tahun 2026

23 April 2026 - 01:18 WIB

Trending di Nasional