Menu

Mode Gelap
Inspektorat Nagan Raya Bersama BPKP Aceh Gelar Bimtek Penguatan Penyelenggaraan Maturitas SPIP Terintegrasi Perputaran Uang Capai Rp9,2 Miliar di Acara Bhayangkara Fest 2026 Polda Aceh, Tercatat 85 Ribu Lebih Pengunjung Hadir Investasi Tembus Rp406 Miliar di Awal 2026, TRK: Peluang Investasi Besar yang Tengah Dipersiapkan 200T STIMI Meulaboh Lepas KKN-KPM, Camat Kaway XVI: Kehadiran Mahasiswa Harus Memberikan Manfaat Nyata  Sempat di Kritik, Mahasiswa Simeulue ini Apresiasi Sikap Terbuka Ketua Fraksi DPRA Nasdem Dapil 10  Perkuat Nilai Keagamaan, Pemuda Samatiga Gelar Beut Panteu Keude Perdana di Cot Seumeureung

Daerah

Penanganan Maksimal Tiga Ruas Jalan Ini Butuh Suntikan Dana 100 Miliar Lebih

badge-check


					Sumber foto IST/Int/ Dr Kurdi Kadis PUPR Aceh Barat Perbesar

Sumber foto IST/Int/ Dr Kurdi Kadis PUPR Aceh Barat

Narasiterkini.com, Meulaboh -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat membutuhkan suntikan dana sebesar Rp 108 miliar, untuk rehabilitasi jalan rusak yang sudah cukup parah dalam daerah tersebut. Eksekutif menyurati kementerian agar mendapat sharing dana Inpres Jalan Daerah (IJD).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Barat, Kurdi, menerangkan bahwa permintaan dana itu bersifat krusial. Karena kerusakan beberapa ruas jalan harus segera mendapat penanganan agar jalur ekonomi dan lalu lintas bisa optimal.

“Tujuan dari Pembangunan dan pemeliharaan Ruas Jalan ini untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat terhadap prasarana transportasi,” kata Kurdi.

Tiga jalan yang butuh penanganan maksimal meliputi Jalan Batas – Pidie Meulaboh dengan panjang 20 Kilometer butuh anggaran Rp60 Miliar, Jalan Kuala Bubon – Pinem sepanjang 1 Kilometer dengan kebutuhan Rp3 miliar.

Dan Jalan Pribu – Kuala Bhee – Suak Timah sepanjang 15 Kilometer dengan kebutuhan Rp 45 Miliar. Namun, ruas jalan ini berkedudukan sebagai jalan milik provinsi.

Demikian juga, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berencana memohon kepada Pemerintah Aceh dalam pemeliharaan jalan dalam sebagai penyangga Ibukota, urat nadi yang menghubungkan seluruh wilayah.

”Sebab, besarnya biaya yang dibutuhkan untuk pembangunan prasarana ini yang tidak sebanding dengan kemampuan APBK Aceh Barat,” imbuhnya.

Pemerintah Aceh Barat sendiri sudah mengajukan pengusulan suntikan dana tersebut kepada Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia. (RO)

Penulis: Fadhil
Editor: Dani

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Inspektorat Nagan Raya Bersama BPKP Aceh Gelar Bimtek Penguatan Penyelenggaraan Maturitas SPIP Terintegrasi

23 Juni 2026 - 16:26 WIB

Perputaran Uang Capai Rp9,2 Miliar di Acara Bhayangkara Fest 2026 Polda Aceh, Tercatat 85 Ribu Lebih Pengunjung Hadir

23 Juni 2026 - 10:21 WIB

Investasi Tembus Rp406 Miliar di Awal 2026, TRK: Peluang Investasi Besar yang Tengah Dipersiapkan 200T

22 Juni 2026 - 23:24 WIB

Puluhan Tahun Menanti Bantuan Pemerintah Tak Kunjung Tiba, Kini Warga Pasie Kualaba’u Galang Donasi Mandiri 

18 Juni 2026 - 19:14 WIB

Kecelakaan Tunggal, Seorang Mahasiswi Aceh Barat Meninggal Dunia

17 Juni 2026 - 11:13 WIB

Trending di Daerah