Menu

Mode Gelap
PTM Nagan Muda Turunkan 8 Atlet di Turnamen Silapong 5 Antar Divisi 2026 Banda Aceh Kemenag Nagan Raya Raih Tiga Trofi, Soroti Sportivitas di Laga Voli Antarinstansi Kadis Parpora Serahkan Hadiah Perlombaan HUT ke-81 RI Satreskrim Polres Nagan Raya Pasang Spanduk Imbauan, Cegah Aktivitas Penambangan Tanpa Izin Nagan Raya Raih Juara Pertama Inovasi Alat TTG Aceh 2026, Siap Wakili Aceh ke Tingkat Nasional Teuku Adian Resmi Dilantik Sebagai Ketua KONI Aceh Barat Periode 2026-2030

Daerah

Program Magrib Mengaji oleh Pemkab Aceh Selatan Peroleh Dukungan dari Pengurus TASTAFI

badge-check


					Foto : Pimpinan Dayah Sirajul 'Ibad, Perbesar

Foto : Pimpinan Dayah Sirajul 'Ibad,

Narasiterkini.com, Tapaktuan – Pengurus Tasawuf, Tauhid dan Fiqih (TASTAFI) Kabupaten Aceh Selatan menyatakan dukungan penuh terhadap Program Magrib Mengaji yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan di bawah kepemimpinan Bupati H. Mirwan MS, SE, M.Sos. Dukungan ini disampaikan langsung oleh Ketua TASTAFI Aceh Selatan, Abuya H. Muhammad Ja’far Amja, S.Hi, atau yang lebih dikenal dengan nama Abu Meukek, yang juga Pimpinan Dayah Sirajul Ibad, Desa Rot Teungoh, Kecamatan Meukek. Selasa, (21/04/2025)

Dalam pernyataannya, Abu Meukek menyebut bahwa Program Magrib Mengaji merupakan langkah konkret dan sangat relevan dalam memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an serta memperbaiki akhlak generasi muda.

“Kami dari TASTAFI Aceh Selatan sangat mendukung Program Magrib Mengaji ini. Ini adalah usaha mulia dalam membumikan Al-Qur’an dan menanamkan nilai-nilai tasawuf, tauhid, dan fiqih sejak usia dini,” ucap Abu Meukek pada Senin 21 April 2025.

Ia menambahkan, generasi yang dekat dengan Al-Qur’an akan menjadi generasi yang kokoh akidahnya, baik akhlaknya, dan cemerlang masa depannya. Menurut Abu Meukek, menghidupkan waktu Magrib dengan mengaji adalah upaya menjaga cahaya Allah di tengah masyarakat.

“Nabi bersabda, Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya. Program ini merupakan wujud nyata dari Hadits tersebut. Kita tidak boleh biarkan waktu-waktu utama berlalu tanpa zikir dan tilawah,” ujarnya.

Abu Meukek juga berpesan kepada seluruh orang tua agar menjadikan rumah mereka sebagai taman Al-Qur’an, dengan menjadwalkan waktu khusus untuk mengaji bersama anak-anak selepas Magrib.

“Mari jadikan rumah kita seperti pesantren kecil. Jangan hanya mengandalkan guru mengaji di masjid, tapi orang tua juga harus jadi teladan. Jika cahaya Al-Qur’an hidup di rumah, maka berkah akan turun dari langit dan bumi,” pesan beliau dengan penuh haru.

Program Magrib Mengaji yang resmi dimulai pada 16 April 2025 di Masjid Al-Ihsan, Gampong Kasik Putih, Kecamatan Samadua ini telah mendapat sambutan hangat dari berbagai elemen, termasuk Nahdlatul Ulama (NU) dan kini TASTAFI.

Dengan sinergi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat, Program Magrib Mengaji diharapkan menjadi gerakan masif yang membawa perubahan positif dalam membangun masyarakat religius dan melahirkan generasi yang Qurani. (RO/Hi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kemenag Nagan Raya Raih Tiga Trofi, Soroti Sportivitas di Laga Voli Antarinstansi

20 Agustus 2026 - 23:42 WIB

Satreskrim Polres Nagan Raya Pasang Spanduk Imbauan, Cegah Aktivitas Penambangan Tanpa Izin

20 Agustus 2026 - 23:12 WIB

Teuku Adian Resmi Dilantik Sebagai Ketua KONI Aceh Barat Periode 2026-2030

20 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Pemkab Aceh Barat Terima Penghargaan dari Kemenkum Aceh, Lewat Ekonomi Kreatif

20 Agustus 2026 - 14:21 WIB

Warga Betong Ateuh Bentang Spanduk Dengan Pesan, Beutong Ateuh Belum Pulih Izin Tambang Sudah Datang

19 Agustus 2026 - 15:15 WIB

Trending di Daerah