Menu

Mode Gelap
Bupati Tarmizi Kunjungi Anak Gangguan Jiwa di Aceh Barat HIMASKOR FIK UTU Resmi Terbentuk, Jadi Wadah Pengembangan Mahasiswa Sains Keolahragaan Jelang Pensiun, Ratusan Karyawan PT Socfindo Kebun Seumayam dan Seunagan Dapat Penghargaan  Sekda Aceh Barat Pimpin Kegiatan Pra Rapim Terkait Anggaran DAK dan BKK HAORNAS ke-43, Pemkab Nagan Raya Beri Penghargaan kepada Atlet dan Pelatih Berprestasi SMKN 1 Labuhanhaji Berhasil Raih Juara pada Turnamen Futsal Memeriahkan HUT RI ke- 81

Daerah

Program Magrib Mengaji oleh Pemkab Aceh Selatan Peroleh Dukungan dari Pengurus TASTAFI

badge-check


					Foto : Pimpinan Dayah Sirajul 'Ibad, Perbesar

Foto : Pimpinan Dayah Sirajul 'Ibad,

Narasiterkini.com, Tapaktuan – Pengurus Tasawuf, Tauhid dan Fiqih (TASTAFI) Kabupaten Aceh Selatan menyatakan dukungan penuh terhadap Program Magrib Mengaji yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan di bawah kepemimpinan Bupati H. Mirwan MS, SE, M.Sos. Dukungan ini disampaikan langsung oleh Ketua TASTAFI Aceh Selatan, Abuya H. Muhammad Ja’far Amja, S.Hi, atau yang lebih dikenal dengan nama Abu Meukek, yang juga Pimpinan Dayah Sirajul Ibad, Desa Rot Teungoh, Kecamatan Meukek. Selasa, (21/04/2025)

Dalam pernyataannya, Abu Meukek menyebut bahwa Program Magrib Mengaji merupakan langkah konkret dan sangat relevan dalam memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an serta memperbaiki akhlak generasi muda.

“Kami dari TASTAFI Aceh Selatan sangat mendukung Program Magrib Mengaji ini. Ini adalah usaha mulia dalam membumikan Al-Qur’an dan menanamkan nilai-nilai tasawuf, tauhid, dan fiqih sejak usia dini,” ucap Abu Meukek pada Senin 21 April 2025.

Ia menambahkan, generasi yang dekat dengan Al-Qur’an akan menjadi generasi yang kokoh akidahnya, baik akhlaknya, dan cemerlang masa depannya. Menurut Abu Meukek, menghidupkan waktu Magrib dengan mengaji adalah upaya menjaga cahaya Allah di tengah masyarakat.

“Nabi bersabda, Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya. Program ini merupakan wujud nyata dari Hadits tersebut. Kita tidak boleh biarkan waktu-waktu utama berlalu tanpa zikir dan tilawah,” ujarnya.

Abu Meukek juga berpesan kepada seluruh orang tua agar menjadikan rumah mereka sebagai taman Al-Qur’an, dengan menjadwalkan waktu khusus untuk mengaji bersama anak-anak selepas Magrib.

“Mari jadikan rumah kita seperti pesantren kecil. Jangan hanya mengandalkan guru mengaji di masjid, tapi orang tua juga harus jadi teladan. Jika cahaya Al-Qur’an hidup di rumah, maka berkah akan turun dari langit dan bumi,” pesan beliau dengan penuh haru.

Program Magrib Mengaji yang resmi dimulai pada 16 April 2025 di Masjid Al-Ihsan, Gampong Kasik Putih, Kecamatan Samadua ini telah mendapat sambutan hangat dari berbagai elemen, termasuk Nahdlatul Ulama (NU) dan kini TASTAFI.

Dengan sinergi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat, Program Magrib Mengaji diharapkan menjadi gerakan masif yang membawa perubahan positif dalam membangun masyarakat religius dan melahirkan generasi yang Qurani. (RO/Hi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bupati Tarmizi Kunjungi Anak Gangguan Jiwa di Aceh Barat

13 September 2026 - 18:07 WIB

Sekda Aceh Barat Pimpin Kegiatan Pra Rapim Terkait Anggaran DAK dan BKK

9 September 2026 - 20:00 WIB

Bintang Radio RRI Meulaboh 2026 Resmi Dimulai, Saatnya Putra-Purtri Meulaboh Unjuk Bakat

5 September 2026 - 17:42 WIB

Kejari Nagan Raya Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81

2 September 2026 - 21:56 WIB

Bupati TRK Pimpin Apel Kesiapan Penanggulangan Karhutla Nagan Raya

2 September 2026 - 21:50 WIB

Trending di Daerah