Menu

Mode Gelap
Nobar Piala Dunia, Kapolda Imbau Masyarakat Aceh Tetap Jaga Kamtibmas Alhamdulillah….Ceo MJD Group Resmi Dilantik Jadi Bendahara Umum DPD PAN Aceh Barat Hasil Muscab, drg Desy Havizhah Pimpin Persatuan Dokter Gigi Indonesia Cabang Nagan Raya  Kapolda Aceh Buka Acara Grasstrack dan Motorcross Trophy Piala Kapolres Nagan Raya  Danyon C Pelopor Dampingi Kapolda Aceh Tinjau Sirkuit Grasstrack dan Wisata Religi ke Masjid Giok Nagan Raya Danyon C Pelopor Dampingi Kapolda Aceh Tinjau Sirkuit Grass Track dan Masjid Giok Nagan Raya

Daerah

Kabar Gembira, Kurdi: Kementrian PU Akan Segera Bangun Jembatan Rangka Baja di Tiga Wilayah

badge-check


					Tim survey dari Balai Jalan Nasional Wilayah Aceh. Foto: (Dokumen PUPR Aceh Barat Perbesar

Tim survey dari Balai Jalan Nasional Wilayah Aceh. Foto: (Dokumen PUPR Aceh Barat

Narasiterkini.com, Meulaboh – Kabar gembira untuk warga Kabupaten Aceh Barat dimana tiga jembatan gantung yang menjadi harapan masyarakat akan terpenuhi. Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang akan segera membangun akses tiga jembatan rangka baja di daerah pendalaman.

Pembangunan tiga jembatan gantung rangka baja ini meliputi tiga pelosok wilayah pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan menjadi solusi peningkatan akses masyarakat di daerah pedalaman sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Barat, Kurdi, kepada media Jumat (5/10/2025) mengatakan, tiga jembatan yang diusulkan pemerintah daerah kini sudah mendapat persetujuan. Lokasi pembangunan meliputi jembatan penghubung Kuala Bhee–Bakat di Kecamatan Woyla, jembatan Keuramat–Babah Krueng Teklep di Kecamatan Panton Reu, serta jembatan Pasie Jeumpa di Kecamatan Kaway XVI.

“Alhamdulillah, usulan kita telah diakomodir. Tiga jembatan di tiga kecamatan akan ditingkatkan menjadi jembatan rangka baja oleh Kementerian PU. Masing-masing titik ini sangat vital bagi mobilitas warga dan kelancaran transportasi barang,” ujar Kurdi, Rabu (3/9/2025).

Kurdi merinci, pembangunan ketiga jembatan tersebut membutuhkan total anggaran sebesar Rp115.443.060.000. Menurutnya, biaya yang besar ini sebanding dengan urgensi dan manfaat jangka panjang yang akan dirasakan masyarakat pelosok.

Ia menambahkan, program ini merupakan tindak lanjut atas surat resmi yang dikirimkan Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, kepada pemerintah pusat pada 18 Maret 2025 dengan nomor 600.1.10/452. Dalam surat itu, bupati menekankan pentingnya pembangunan jembatan sebagai upaya membuka keterisolasian wilayah dan mempercepat distribusi hasil pertanian serta kebutuhan pokok warga.

“Surat bupati menjadi dasar utama Kementerian PU merespon dengan cepat. Bahkan Balai Jalan Nasional telah melakukan survei langsung ke lapangan pada 9 Juni 2025,” ungkapnya.

Meski tahap survei telah dilaksanakan, Kurdi mengakui pembangunan fisik belum bisa dipastikan waktunya. Namun, ia berharap program strategis tersebut dapat terealisasi mulai tahun 2026.

“Sekarang kita hanya menunggu tindak lanjut. Semoga pada 2026 sudah ada progres nyata di lapangan. Yang jelas, semua prosedur administrasi sudah ditempuh, dan kementerian sudah menyatakan siap mendukung,” katanya optimis.

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menilai kehadiran tiga jembatan baja tersebut akan membawa dampak signifikan, tidak hanya untuk memperlancar akses transportasi masyarakat, tetapi juga meningkatkan perekonomian wilayah. Selama ini, masyarakat di beberapa kecamatan masih bergantung pada jembatan darurat yang rawan rusak dan membahayakan keselamatan.

Dengan adanya jembatan permanen, distribusi hasil pertanian dan perkebunan di wilayah Woyla, Panton Reu, hingga Kaway XVI diperkirakan lebih efisien. Selain itu, akses menuju fasilitas pendidikan, kesehatan, hingga layanan publik lainnya diyakini akan semakin mudah.

“Jembatan adalah urat nadi perekonomian. Begitu aksesnya bagus, maka roda kehidupan masyarakat pasti ikut berkembang. Itulah kenapa kita sangat mendorong pembangunan ini,” tutur Kurdi.

Sejumlah masyarakat menyambut baik rencana pembangunan ini. Mereka berharap agar proses realisasi tidak lagi tertunda, mengingat jembatan yang ada saat ini sudah tidak memadai. Selain membahayakan, kondisi jembatan lama juga sering menghambat arus barang dan jasa terutama saat musim hujan.

Dengan investasi infrastruktur sebesar Rp115 miliar lebih, pembangunan tiga jembatan baja di Aceh Barat diharapkan menjadi tonggak baru dalam upaya membuka keterisolasian daerah, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat pelosok.

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Danyon C Pelopor Dampingi Kapolda Aceh Tinjau Sirkuit Grass Track dan Masjid Giok Nagan Raya

12 Juni 2026 - 20:16 WIB

Tak Hanya Huntap, Bupati Nagan Raya Desak Pembangunan Sekolah dan Jembatan Pascabanjir

11 Juni 2026 - 10:27 WIB

Sekda Aceh Barat Lantik 263 Tuha Peut Dari 11 Kecamatan

10 Juni 2026 - 15:27 WIB

Ipelmasra Nyatakan Sikap Soal Investasi Rp200 Triliun di Nagan Raya: Dukung Pembangunan, Tolak Rakyat Jadi Penonton

8 Juni 2026 - 20:36 WIB

Yayasan Apel Green Aceh Minta Pemkab Nagan Raya Buka Dokumen Investasi Rp200 Triliun

8 Juni 2026 - 16:55 WIB

Trending di Daerah