Menu

Mode Gelap
Geuchik Nada: Budidaya Aren Genjah, Penghasilan Jauh Mengalahkan Kebun Sawit Anggota DPRK Ini Optimis dengan Bupati TRK, Investasi Rp200 Triliun Jadi Kabar Baik Salah Satunya Tekan Angka Pengangguran Manajemen PT Socfindo Seunagan Salurkan Delapan Sapi Qurban, Turut Bergotong Royong Bersama Masyarakat  Petani Muda Aceh Hadir, Menjembatani Rakyat Kecil Untuk Kesejahteraan Pertanian TRK Bertindak Sebagai Khatib, Ribuan Pengikut Abu Habib Muda Seunagan Shalat Hari Raya Idul Adha Hari ini Pemkab Nagan Raya Gelar Evaluasi Kinerja dan Uji Kompetensi JPT Pratama

Daerah

Isu Refreshing akan Difasilitasi oleh Bupati, Ketua FORJIAS Aceh Selatan: Kami Tahu Diri dengan Marwah Profesi

badge-check


					Isu Refreshing akan Difasilitasi oleh Bupati, Ketua FORJIAS Aceh Selatan: Kami Tahu Diri dengan Marwah Profesi Perbesar

 

Narasiterkini.com, Aceh Selatan—Menyusul polemik wacana “refreshing” wartawan ke Berastagi yang disebut-sebut disampaikan Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan MS, Ketua Forum Jurnalis Aceh Selatan (FORJIAS) angkat bicara. Ia menegaskan bahwa isu tersebut tidak pernah dibahas sama sekali dalam forum resmi “Temu Ramah” yang digelar di Pendopo Bupati pada Jumat (14/11/2025).

Ketua FORJIAS menjelaskan bahwa selama diskusi yang berlangsung hingga menjelang azan magrib itu, tidak ada pernyataan ataupun rencana terkait fasilitas perjalanan untuk wartawan.

“Selama diskusi petang Jumat itu, tidak ada pembahasan soal refreshing atau hal lain yang seperti diberitakan. Wartawan menyampaikan saran, masukan, dan pertanyaan. Bupati menanggapi dengan cukup terbuka. Namun saya bersaksi, tidak ada satu pun penyampaian tentang rencana refreshing hingga forum ditutup,” ujarnya, Minggu (16/11/2025).

Ia menambahkan, setelah forum resmi usai, memang ada beberapa wartawan yang berbincang singkat dengan Bupati secara pribadi, sebelum sesi foto bersama digelar. Namun, Ketua FORJIAS menegaskan bahwa dirinya tidak ikut dalam sesi tersebut dan memastikan kembali bahwa tidak ada pengumuman atau penyampaian resmi terkait isu yang kini berkembang.

Ketua FORJIAS juga menegaskan posisi organisasi dan para jurnalis yang ia pimpin dalam menyikapi isu ini. Menurutnya, para wartawan Aceh Selatan memahami batasan etika profesi dan tidak tertarik pada tawaran-tawaran yang berpotensi menurunkan independensi pers.

“Kami pribadi, atas nama jurnalis, juga tidak tertarik jika ada tawaran demikian. Kami tahu diri dengan posisi kami sebagai jurnalis. Tidak boleh melangkah terlalu jauh,” tegasnya.

Di tengah simpang siur informasi yang menyebar cepat, Ketua FORJIAS mengimbau publik agar tidak mudah terprovokasi dan tetap memeriksa kebenaran sebuah informasi sebelum mengambil kesimpulan.

“Kami berharap masyarakat tetap tenang, bijak, dan melakukan cross-check terhadap informasi apa pun yang beredar. Jangan langsung percaya sebelum jelas sumber dan faktanya,” pesannya. (Ril)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Petani Muda Aceh Hadir, Menjembatani Rakyat Kecil Untuk Kesejahteraan Pertanian

26 Mei 2026 - 20:01 WIB

TRK Bertindak Sebagai Khatib, Ribuan Pengikut Abu Habib Muda Seunagan Shalat Hari Raya Idul Adha Hari ini

26 Mei 2026 - 12:13 WIB

Pemkab Nagan Raya Gelar Evaluasi Kinerja dan Uji Kompetensi JPT Pratama

24 Mei 2026 - 20:52 WIB

Diskominfo Nagan Raya Gelar Pembinaan Teknis Lanjutan EPSS untuk Perkuat Tata Kelola Data Statistik Sektoral

22 Mei 2026 - 16:56 WIB

Mizwan Apresiasi Pencabutan Pergub JKA oleh Gubernur Aceh

18 Mei 2026 - 15:49 WIB

Trending di Daerah