Menu

Mode Gelap
Penilaian Tingkat Nasional, Kodim Nagan Raya Berhasil Raih Juara Dua LKJ TMMD Ke- 127 PUPR Aceh Barat Lanjutkan Peningkatan Ruas Jalan Blang Meu- Seuradeuk Ekonomi Kerakyatan Vs Ekonomi Kapitalis, Persyaratan Bank Tak Mudah Pelaku UMK di Nagan Lebih Dekat dengan Bankke Dari Magelang untuk Nagan Raya: Ketua DPRK Asah Kapasitas di Forum Nasional Ketua MPC Pemuda Pancasila Ari Saputra, Apresiasi Kinerja Cepat Kapolres Nagan Raya Ungkap Kasus Pembunuhan di Tadu Raya Sekda Aceh Buka Kegiatan UKW yang Diselenggarakan AMSI Aceh Tahun 2026

Daerah

Isu Refreshing akan Difasilitasi oleh Bupati, Ketua FORJIAS Aceh Selatan: Kami Tahu Diri dengan Marwah Profesi

badge-check


					Isu Refreshing akan Difasilitasi oleh Bupati, Ketua FORJIAS Aceh Selatan: Kami Tahu Diri dengan Marwah Profesi Perbesar

 

Narasiterkini.com, Aceh Selatan—Menyusul polemik wacana “refreshing” wartawan ke Berastagi yang disebut-sebut disampaikan Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan MS, Ketua Forum Jurnalis Aceh Selatan (FORJIAS) angkat bicara. Ia menegaskan bahwa isu tersebut tidak pernah dibahas sama sekali dalam forum resmi “Temu Ramah” yang digelar di Pendopo Bupati pada Jumat (14/11/2025).

Ketua FORJIAS menjelaskan bahwa selama diskusi yang berlangsung hingga menjelang azan magrib itu, tidak ada pernyataan ataupun rencana terkait fasilitas perjalanan untuk wartawan.

“Selama diskusi petang Jumat itu, tidak ada pembahasan soal refreshing atau hal lain yang seperti diberitakan. Wartawan menyampaikan saran, masukan, dan pertanyaan. Bupati menanggapi dengan cukup terbuka. Namun saya bersaksi, tidak ada satu pun penyampaian tentang rencana refreshing hingga forum ditutup,” ujarnya, Minggu (16/11/2025).

Ia menambahkan, setelah forum resmi usai, memang ada beberapa wartawan yang berbincang singkat dengan Bupati secara pribadi, sebelum sesi foto bersama digelar. Namun, Ketua FORJIAS menegaskan bahwa dirinya tidak ikut dalam sesi tersebut dan memastikan kembali bahwa tidak ada pengumuman atau penyampaian resmi terkait isu yang kini berkembang.

Ketua FORJIAS juga menegaskan posisi organisasi dan para jurnalis yang ia pimpin dalam menyikapi isu ini. Menurutnya, para wartawan Aceh Selatan memahami batasan etika profesi dan tidak tertarik pada tawaran-tawaran yang berpotensi menurunkan independensi pers.

“Kami pribadi, atas nama jurnalis, juga tidak tertarik jika ada tawaran demikian. Kami tahu diri dengan posisi kami sebagai jurnalis. Tidak boleh melangkah terlalu jauh,” tegasnya.

Di tengah simpang siur informasi yang menyebar cepat, Ketua FORJIAS mengimbau publik agar tidak mudah terprovokasi dan tetap memeriksa kebenaran sebuah informasi sebelum mengambil kesimpulan.

“Kami berharap masyarakat tetap tenang, bijak, dan melakukan cross-check terhadap informasi apa pun yang beredar. Jangan langsung percaya sebelum jelas sumber dan faktanya,” pesannya. (Ril)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

PUPR Aceh Barat Lanjutkan Peningkatan Ruas Jalan Blang Meu- Seuradeuk

16 April 2026 - 13:18 WIB

Ekonomi Kerakyatan Vs Ekonomi Kapitalis, Persyaratan Bank Tak Mudah Pelaku UMK di Nagan Lebih Dekat dengan Bankke

16 April 2026 - 09:23 WIB

Dari Magelang untuk Nagan Raya: Ketua DPRK Asah Kapasitas di Forum Nasional

15 April 2026 - 22:44 WIB

Ketua MPC Pemuda Pancasila Ari Saputra, Apresiasi Kinerja Cepat Kapolres Nagan Raya Ungkap Kasus Pembunuhan di Tadu Raya

15 April 2026 - 20:02 WIB

Sekda Aceh Buka Kegiatan UKW yang Diselenggarakan AMSI Aceh Tahun 2026

15 April 2026 - 18:48 WIB

Trending di Daerah