
Wakil Ketua DPRK Abdya, Nurdianto, ST
Narasiterkini.com | Blangpidie – Baitul Mal Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) diminta mempublikasikan data pembangunan rumah layak huni tahun anggaran 2025, pasalnya hingga kini masih ada masyarakat yang menempati rumah jauh dari kata layak.
Pernyataan ini disampaikan Wakil Ketua DPRK Abdya, Nurdianto menanggapi adanya rumah yang tidak layak huni tapi baru akan dibangun usai viral pemberitaan, Jum’at, 17 April 2026.

“Kita heran kenapa Baitul Mal baru membangun rumah duafa harus menunggu viral dulu,” kata Nurdianto.
Untuk itu, Nurdianto mendesak Baitul Mal Aceh Barat Daya agar membuka data pembangunan rumah duafa pada 2025 ke publik. Sehingga, masyarakat bisa melihat siapa penerima rumah duafa di 2025.
“Kita minta data pembangunan rumah duafa tahun 2025 di buka ke publik. Masalahnya banyak sekali muncul ke publik kondisi rumah yang memprihatinkan,” tegasnya.
Nurdianto menyampaikan pada tahun 2025 lalu Pemkab Abdya melalui Baitul Mal ada menyediakan anggaran Rp1 miliar untuk pembangunan rumah duafa. Namun, di lapangan muncul rumah yang benar-benar layak dibangun tetapi tidak dibangun oleh Baitul Mal Abdya.
“Kalau emang iya seperti apa kreteria rumah yang dibantu dengan anggaran Rp1 miliar tersebut,” pungkasnya.














