Menu

Mode Gelap
Kisah Pilu Bayi Penderita Jantung Bocor di Nagan Raya, Harapkan Bantuan Para Dermawan dan Pemerintah Isu “Perampok Anggaran” JKA Menggema, PERMAHI Aceh Desak Audit Forensik Segera Ngopi Berjuta Solusi, Kapolres Nagan Raya Ajak Influencer Ngopi di MJD Kupi untuk Perkuat Sinergi Informasi Positif   Kapolres Aceh Tamiang Ajak Buruh Jaga Keamanan dan Sampaikan Aspirasi Tidak Anarkis Didampingi Waka dan Ketua Bhayangkari, Kapolda Aceh Ikut Serta Musnahkan Ladang Ganja Siap Panen di Aceh Besar Grand Opening, Bupati TRK Ikut Peusijuk MJD Kupi Nagan Raya 

Kesehatan

Politisi Partai Nasdem ini Kembali Bagi Masker untuk Pengawal Ambulans Covid-19

badge-check


					Politisi Partai Nasdem ini Kembali Bagi Masker untuk Pengawal Ambulans Covid-19 Perbesar

 

NARASITERKINI.COM, BANDA ACEH– Daniel Abdul Wahab kembali menggelar aksi sosial. Kali ini, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh itu menyerahkan masker kepada relawan pengawal ambulans pasien dan jenazah corona virus desease 2019 (Covid-19). Masker tersebut diserahkan Daniel di Sekretariat RAPI Kota Banda Aceh, di kawasan Blangpadang, Banda Aceh, Sabtu (2/5/2020).

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Ketua Relawan Pengawalan Ambulans Emergency Relawan Patwal Atjeh (ERPA), Budi Giyanto, didampingi Ketua RAPI Lokal Jaya Baru, Yanti Sarman.
Aksi pembagian masker tersebut merupakan kesekian kalinya dilakukan Daniel. Sebelumnya, Rabu (29/4/2020) siang pria yang akrab disapa Daniel itu membagikan masker kepada anak-anak.

Ketua RAPI Lokal Kecamatan Meuraxa dengan call sign ADH tersebut memiliki alasan untuk membagikan masker kepada kriteria tertentu, seperti anak-anak dan relawan pengawalan ambulans. Khusus relawan petugas ambulans pengantar pasien dan jenazah Covid-19, Daniel merasa simpati dengan pengorbanan mereka.

Menurut Daniel, selama ini para petugas ambulans tersebut menjalankan tugas tanpa alat pengaman diri (APD) yang memadai. “Seperti malam kemarin, mereka mengawal pasien suspect corona dari Bener Meriah,” ujar Ketua Fraksi Nasdem-PNA DPRK Banda Aceh itu.

Dia juga merasa miris saat mendengar cerita ketua relawan ERPA, yang mempertaruhkan nyawa untuk melawan Covid-19 ini. Budi Giyanto menyatakan, sebagai relawan ambulans, pihaknya sudah berjanji siap mati tanpa mengharap imbalan.

“Ini merupakan risiko besar bagi kami. Konon lagi, kami harus meninggalkan keluarga berhari-hari setelah mengawal ambulans pasien maupun jenazah corona,” ujar Budi.
Kata dia, sudah menjadi tanggung jawab ERPA mengawal setiap ambulans yang masuk ke Banda Aceh.

“Apalagi ini kondisi corona. Tanpa kecuali, tetap kami kawal walaupun APD tidak memadai. Alhamdulillah, malam ini kami mendapat bantuan masker dari bang Daniel,” ungkapnya.(Rils)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Isu “Perampok Anggaran” JKA Menggema, PERMAHI Aceh Desak Audit Forensik Segera

30 April 2026 - 21:14 WIB

Ini Sasaran TMMD ke-128 di Tangan-Tangan tahun 2026

23 April 2026 - 01:18 WIB

Wabup Abdya Zaman Akli Membuka TMMD ke-128, Sebut Bukti Nyata Abdi TNI

22 April 2026 - 22:21 WIB

Gedung Baru RSUD SIM Nagan Raya Aktif Kini Mampu Atasi Kebutuhan Kamar Pasien 

22 April 2026 - 13:38 WIB

Membakar Hutan dan Lahan Dipidana Penjara

21 April 2026 - 20:50 WIB

Trending di Hukum