Menu

Mode Gelap
Sosok Polisi Peduli Sosial, Aipda Jonni Rahmad Bangun Empat Rumah untuk Fakir Miskin 14 Putra-putri Nagan Raya Menimba Ilmu ke Mesir dan Maroko Kurdi Resmi Jadi Sekda Definitif Aceh Barat, Bupati Tarmizi Tekankan Penguatan Birokrasi Narasi Provokatif Catut Nama Pamen Polda Aceh AKBP Zainuddin Dipastikan Hoaks UNISAI Wisuda 1001 Lulusan, Rektor: Baik Saja Belum Cukup, Kita Harus Berupaya Meraih Unggul PTM Nagan Muda Turunkan 8 Atlet di Turnamen Silapong 5 Antar Divisi 2026 Banda Aceh

Daerah

Diisukan Pungli, Direktur RSUD SIM: Tidak Ada Pungli Hanya Saja Biaya Gantung dan Itu Berlaku Nasional

badge-check


					Diisukan Pungli, Direktur RSUD SIM: Tidak Ada Pungli Hanya Saja Biaya Gantung dan Itu Berlaku Nasional Perbesar

Narasiterkini.com, Suka Makmue- Diisukan Sopir Mobil Ambulans melakukan Pungutan Liar (Pungli) kepada Keluarga Pasien saat antar Jenazah, Direktur RSUD SIM, dr Hj. Cut Yuliza Sutifa membantah tudingan tersebut. Selasa, (06/09/2022).

“Sudah kita Cek tidak ada yang melakukan Pungli, begitu juga untuk mengantar Jenazah dalam Bulan ini tidak ada Aktivitas tersebut,” terang Direktur didampingi KTU, Siddiq, Ketua IDI Nagan Raya, dr Bambang, serta Agus Wandi, Administrator Mobil Ambulan.

Pihaknya mengaku hal itu diluruskan mengingat beberapa hari yang lalu ada terjadi Miskomunikasi antara Petugas dan Keluarga Pasien terkait Dana Gantung, sedangkan isu Pungli telah dilakukan Croscek.

“Terkait isu Pungli kami sudah melakukan Croscek kepada seluruh Sopir Ambulans, tidak ditemukan hal yang mengarah ke Pungli, jika hal itu terjadi tentunya kita mengambil tindakan tegas,” terang Direktur.

“Sedangkan Uang Gantung itu memang berlaku di Rumah Sakit Umum lainnya di Indonesia, sifatnya hanya untuk Jaminan Layanan setelah Pemberkasan Lengkap maka Uang itu dikembalikan kepada Pasien/Keluarga Pasien secara utuh sesuai dengan Dana yang dititipkan kepada Petugas,” tambah Yuliza Sutifa.

Secara peraturan yang berlaku secara Nasional, BPJS Kesehatan tidak akan menanggung Korban Kecelakaan ganda yang sudah ditanggung oleh Jasa Raharja.

Jasa Raharja merupakan Pelaksana Program Jaminan Kecelakaan Lalu Lintas dengan memberi manfaat Asuransi pada Korban Kecelakaan Ganda mencapai 20 Juta Rupiah.

Jika Layanan Kesehatan bagi Korban Kecelakaan masih di bawah 20 Juta Rupiah, maka Pihak Jasa Raharja akan menanggung Biaya sepenuhnya. Namun apabila lebih dari itu, maka BPJS Kesehatan akan menanggung selisih kurang dari batas plafon Jasa Raharja (Undang-Undang No. 34 tahun 1964 jo. Peraturan Pemerintah No. 18 tahun 1965).

Sedangkan Pasien Kecelakaan Tunggal biaya pengobatan ditanggung oleh BPJS Kesehatan dengan turut menyertakan laporan dari Kepolisian Lalu Lintas. (Red)

Editor : Hamdani

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kurdi Resmi Jadi Sekda Definitif Aceh Barat, Bupati Tarmizi Tekankan Penguatan Birokrasi

24 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Narasi Provokatif Catut Nama Pamen Polda Aceh AKBP Zainuddin Dipastikan Hoaks

23 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Kemenag Nagan Raya Raih Tiga Trofi, Soroti Sportivitas di Laga Voli Antarinstansi

20 Agustus 2026 - 23:42 WIB

Satreskrim Polres Nagan Raya Pasang Spanduk Imbauan, Cegah Aktivitas Penambangan Tanpa Izin

20 Agustus 2026 - 23:12 WIB

Teuku Adian Resmi Dilantik Sebagai Ketua KONI Aceh Barat Periode 2026-2030

20 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Trending di Daerah