Menu

Mode Gelap
Aksi Tuntutan Berlanjut ke Polda Aceh, Korban Minta Usut Aksi Tandingan Siapa Dalangnya Bupati Tarmizi Buka Kegiatan Musorkab KONI Aceh Barat 2026 Pengadaan Mobil Dinas Rp1,87 Miliar Sebelum Bupati Aceh Selatan Dilantik, Haji Mirwan lebih Memilih Pakai Kendaraan Pribadi  Bupati Aceh Selatan Kembali Dapat Yakinkan Pusat, Kali ini Bawa Pulang Excavator untuk Percepat Pemulihan Pascabencana Perkuat Sinergi Pemerintah dan Wartawan untuk Kemajuan Daerah, Kadis Kominsa Aceh Barat Kunjungi Sekretariat SWI Tak ada Pemilik, Polisi Temukan 2.000 Liter Diduga BBM Bio Solar Bersubsidi di Gunong Nagan 

Daerah

Diisukan Pungli, Direktur RSUD SIM: Tidak Ada Pungli Hanya Saja Biaya Gantung dan Itu Berlaku Nasional

badge-check


					Diisukan Pungli, Direktur RSUD SIM: Tidak Ada Pungli Hanya Saja Biaya Gantung dan Itu Berlaku Nasional Perbesar

Narasiterkini.com, Suka Makmue- Diisukan Sopir Mobil Ambulans melakukan Pungutan Liar (Pungli) kepada Keluarga Pasien saat antar Jenazah, Direktur RSUD SIM, dr Hj. Cut Yuliza Sutifa membantah tudingan tersebut. Selasa, (06/09/2022).

“Sudah kita Cek tidak ada yang melakukan Pungli, begitu juga untuk mengantar Jenazah dalam Bulan ini tidak ada Aktivitas tersebut,” terang Direktur didampingi KTU, Siddiq, Ketua IDI Nagan Raya, dr Bambang, serta Agus Wandi, Administrator Mobil Ambulan.

Pihaknya mengaku hal itu diluruskan mengingat beberapa hari yang lalu ada terjadi Miskomunikasi antara Petugas dan Keluarga Pasien terkait Dana Gantung, sedangkan isu Pungli telah dilakukan Croscek.

“Terkait isu Pungli kami sudah melakukan Croscek kepada seluruh Sopir Ambulans, tidak ditemukan hal yang mengarah ke Pungli, jika hal itu terjadi tentunya kita mengambil tindakan tegas,” terang Direktur.

“Sedangkan Uang Gantung itu memang berlaku di Rumah Sakit Umum lainnya di Indonesia, sifatnya hanya untuk Jaminan Layanan setelah Pemberkasan Lengkap maka Uang itu dikembalikan kepada Pasien/Keluarga Pasien secara utuh sesuai dengan Dana yang dititipkan kepada Petugas,” tambah Yuliza Sutifa.

Secara peraturan yang berlaku secara Nasional, BPJS Kesehatan tidak akan menanggung Korban Kecelakaan ganda yang sudah ditanggung oleh Jasa Raharja.

Jasa Raharja merupakan Pelaksana Program Jaminan Kecelakaan Lalu Lintas dengan memberi manfaat Asuransi pada Korban Kecelakaan Ganda mencapai 20 Juta Rupiah.

Jika Layanan Kesehatan bagi Korban Kecelakaan masih di bawah 20 Juta Rupiah, maka Pihak Jasa Raharja akan menanggung Biaya sepenuhnya. Namun apabila lebih dari itu, maka BPJS Kesehatan akan menanggung selisih kurang dari batas plafon Jasa Raharja (Undang-Undang No. 34 tahun 1964 jo. Peraturan Pemerintah No. 18 tahun 1965).

Sedangkan Pasien Kecelakaan Tunggal biaya pengobatan ditanggung oleh BPJS Kesehatan dengan turut menyertakan laporan dari Kepolisian Lalu Lintas. (Red)

Editor : Hamdani

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Aksi Tuntutan Berlanjut ke Polda Aceh, Korban Minta Usut Aksi Tandingan Siapa Dalangnya

4 Juli 2026 - 15:51 WIB

Bupati Tarmizi Buka Kegiatan Musorkab KONI Aceh Barat 2026

4 Juli 2026 - 14:26 WIB

Pengadaan Mobil Dinas Rp1,87 Miliar Sebelum Bupati Aceh Selatan Dilantik, Haji Mirwan lebih Memilih Pakai Kendaraan Pribadi 

4 Juli 2026 - 09:28 WIB

Bupati Aceh Selatan Kembali Dapat Yakinkan Pusat, Kali ini Bawa Pulang Excavator untuk Percepat Pemulihan Pascabencana

3 Juli 2026 - 21:20 WIB

Perkuat Sinergi Pemerintah dan Wartawan untuk Kemajuan Daerah, Kadis Kominsa Aceh Barat Kunjungi Sekretariat SWI

3 Juli 2026 - 20:49 WIB

Trending di Daerah