Menu

Mode Gelap
Sosok Polisi Peduli Sosial, Aipda Jonni Rahmad Bangun Empat Rumah untuk Fakir Miskin 14 Putra-putri Nagan Raya Menimba Ilmu ke Mesir dan Maroko Kurdi Resmi Jadi Sekda Definitif Aceh Barat, Bupati Tarmizi Tekankan Penguatan Birokrasi Narasi Provokatif Catut Nama Pamen Polda Aceh AKBP Zainuddin Dipastikan Hoaks UNISAI Wisuda 1001 Lulusan, Rektor: Baik Saja Belum Cukup, Kita Harus Berupaya Meraih Unggul PTM Nagan Muda Turunkan 8 Atlet di Turnamen Silapong 5 Antar Divisi 2026 Banda Aceh

Daerah

Akses Menuju Pendidikan Jambak -Sikundo Tertimbun Longsor

badge-check


					Akses Menuju Pendidikan Jambak -Sikundo Tertimbun Longsor Perbesar

Narasiterkini.com, Meulaboh- Akibat curah hujan tinggi yang melanda wilayah Aceh Barat, Akses jalan di daerah lintas Jambak- Sikundo mengalami longsor sehingga mengakibatkan para tenaga pengajar dan murid tidak bisa melintas dijalur tersebut

“Akses terputus desa sikundo dan jambak,anak sekolah berserta guru terhambat tidak bisa melintas. Kejadian sekitar jam 21:00 WIB Kamis malam (9/3/2023).” Ujar Geuchik Desa Sikundo Banta Saidi ketika dihubungi media, Jum’at (10/3/2023).

Ungkap Banta Saidi, Meski tidak ada korban jiwa, namun di khawatirkan apabila kondisi serupa terus berulang terjadi, terlebih dinding yang membatasi atara gunung dengan badan jalan yang cukup rawan, sehingga bisa kembali membuat akses terputus.

“Ini tidak bisa dibiarkan terus menerus, Pemerintah harus mencari solusi penanganan gunung yang tepat disamping badan jalan, agar kalau longsor terjadi tak langsung menimbun jalan, inikan sayang anak anak sama guru tidak bisa bersekolah karena musibah seperti ini” sebutnya.

“Kami tidak meminta jalur ini bisa diaspal, mungkin suatu impian yang berat bagi Pemerintah untuk bisa dilakukan pengaspalan diwilayah kami. Kami cuma meminta bisa dilakukan pengerasan (Serak Kerikil) itu saja yang kami harap kepada Pj. Bupati Mahdi Efendi.”Ucapnya mewakili aspirasi warga Sikundo.

Sejauh ini, kejadian longsor di lintasan tersebut sudah ditangani oleh warga setempat dengan bergotong royong mengingat jalur itu dilewati para guru dan anak sekolah.

“Sudah dibersihkan oleh warga setempat dengan cara bergotong royong”Jelasnya.

“Kami berharap, pemerataan pembangunan harus diperhatikan lagi oleh Pemerintah setempat, seperti di kawasan pedesaan. Sehingga setiap insfrastruktur yang dibangun bisa pula untuk siaga bencana agar tak memakan korban jiwa nantinya.” Tutupnya. (Dan)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kurdi Resmi Jadi Sekda Definitif Aceh Barat, Bupati Tarmizi Tekankan Penguatan Birokrasi

24 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Narasi Provokatif Catut Nama Pamen Polda Aceh AKBP Zainuddin Dipastikan Hoaks

23 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Kemenag Nagan Raya Raih Tiga Trofi, Soroti Sportivitas di Laga Voli Antarinstansi

20 Agustus 2026 - 23:42 WIB

Satreskrim Polres Nagan Raya Pasang Spanduk Imbauan, Cegah Aktivitas Penambangan Tanpa Izin

20 Agustus 2026 - 23:12 WIB

Teuku Adian Resmi Dilantik Sebagai Ketua KONI Aceh Barat Periode 2026-2030

20 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Trending di Daerah