Menu

Mode Gelap
Sosok Polisi Peduli Sosial, Aipda Jonni Rahmad Bangun Empat Rumah untuk Fakir Miskin 14 Putra-putri Nagan Raya Menimba Ilmu ke Mesir dan Maroko Kurdi Resmi Jadi Sekda Definitif Aceh Barat, Bupati Tarmizi Tekankan Penguatan Birokrasi Narasi Provokatif Catut Nama Pamen Polda Aceh AKBP Zainuddin Dipastikan Hoaks UNISAI Wisuda 1001 Lulusan, Rektor: Baik Saja Belum Cukup, Kita Harus Berupaya Meraih Unggul PTM Nagan Muda Turunkan 8 Atlet di Turnamen Silapong 5 Antar Divisi 2026 Banda Aceh

Ekonomi

Perdagangan Aceh Mengalami Surplus Paling Besar Tujuan Ekspor ke Negara India

badge-check


					Perdagangan Aceh Mengalami Surplus Paling Besar Tujuan Ekspor ke Negara India Perbesar

Narasiterkini.com, Banda Aceh – Nilai ekspor barang asal Aceh pada Februari 2023 sebesar 66.822.230 USD, turun sebesar 4,22 persen dibandingkan Januari 2023. Kelompok komoditas terbesar yang diekspor pada Februari 2023 yaitu dari kelompok komoditas bahan bakar bakar mineral berupa batu bara sebesar 44.561.327 USD.

Dengan tujuan ekspor ke India, Thailand, dan Tiongkok. Komoditas CPO menempati urutan kedua dengan nilai sebesar 10.119.745 USD, diikuti kelompok komoditas Kopi dan Rempah-rempah dengan nilai sebesar 5.459.376 USD,”Kata Hani`ah, SST. M.Ec.Dev., Statistisi Ahli Muda BPS Provinsi Aceh kepada Narasiterkini.com melalui rilisnya Pada Rabu, 15 Maret 2023

Ekspor asal Provinsi Aceh selama Februari 2023 paling besar ditujukan ke negara India yaitu senilai 46.776.261 USD dengan komoditas utama berupa Batubara dan CPO. Peringkat kedua tujuan ekspor pada Februari 2023 adalah Thailand dengan nilai ekspor sebesar 7.716.098 USD, diikuti Tiongkok dengan nilai ekspor sebesar 3.410.098 USD.

Ekspor barang asal Aceh dikirim baik melalui pelabuhan di Aceh maupun luar Aceh. Persentase total nilai ekspor komoditas asal Aceh yang diekspor melalui provinsi lain pada Februari 2023 sebesar 14,22 persen terhadap total ekspor komoditas asal Provinsi Aceh. Nilai ekspor melalui Sumatera Utara sebesar 9.486.506 USD, diikuti DKI Jakarta sebesar 15.119 USD, Jawa Timur sebesar 488 USD, dan Bali sebesar 1.733 USD.

Sementara itu, nilai impor Provinsi Aceh pada Februari 2023 sebesar 1.661.600 USD, turun sebesar 76,76 persen dibandingkan Januari 2023. Selama Februari 2023, komoditas terbesar yang diimpor adalah Aspal senilai 1.391.600 USD yang berasal dari Uni Emirat Arab, dan komoditas Garam, Belerang, Kapur (Gips, Anhidrit) senilai 270.000 USD yang berasal dari Thailand.

Dengan nilai ekspor yang melebihi nilai impor, maka neraca perdagangan luar negeri Provinsi Aceh pada Februari 2023 mengalami surplus sebesar 65.160.630 USD.

BPS Aceh berkomitmen untuk menyediakan data statistik yang berkualitas dan tepat waktu. Data tersebut diharapkan dapat memberikan insight dan sinyal bagi pemerintah dan pengguna data lainnya untuk perumusan kebijakan atau perencanaan pembangunan di Aceh.(RO)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

BSI Area Meulaboh Bersama OJK dan FKIJK Gelar GENCARKAN, Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di Nagan Raya

24 Juli 2026 - 15:58 WIB

Plt. Sekda Buka Pasar Murah, Pemkab Siapkan 390 Paket per Titik

15 Juli 2026 - 17:05 WIB

Komitmen Beli TBS di Harga Rp3000 Perkilogramnya Belum Terwujud, Bupati Aceh Barat Sidak ke Pabrik Kelapa Sawit

14 Juli 2026 - 22:45 WIB

Bupati TRK Terima Kunjungan Tim Peneliti Tohoku University Jepang

12 Juli 2026 - 11:50 WIB

Bupati TRK Hadiri Pelantikan Rektor Baru UTU, Dorong Penguatan Kolaborasi Pendidikan dan Pembangunan

30 Juni 2026 - 20:13 WIB

Trending di Nasional