Menu

Mode Gelap
Lukman Terpilih Secara Aklamasi Pimpin Pemuda Pancasila Seunagan Periode 2026–2029 Polisi Tangkap Oknum Brimob Bandar Narkoba, Seorang Anggota POM TNI Gugur Saat Bantu di TKP  Yayasan Putroe Aceh Nanggroe Raya serahkan 73 SK Guru dan Tenaga Kependidikan  ‎ Sang Senior Kembali Dapat Amanah Cak Imin untuk Pimpin PKB Nagan Raya  BSI Area Meulaboh Bersama OJK dan FKIJK Gelar GENCARKAN, Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di Nagan Raya Dari Ranger, Amran Resmi Jabat Kadis Perkebunan Nagan Raya

Ekonomi

Bupati TRK Terima Kunjungan Tim Peneliti Tohoku University Jepang

badge-check


					Bupati TRK Terima Kunjungan Tim Peneliti Tohoku University Jepang Perbesar

Narasiterkini.com, Suka Makmue – Bupati Nagan Raya, Dr. Teuku Raja Keumangan, S.H., M.H., menerima kunjungan tim peneliti dari Jepang dalam rangka memperkuat kolaborasi riset pengembangan sektor perkebunan berkelanjutan di Kabupaten Nagan Raya.

Para peneliti dan rombongan diterima Bupati yang akrab disapa TRK itu di Pendopo Bupati, Kompleks Perkantoran Suka Makmue.

Tim peneliti tersebut terdiri atas Dr. Yuta Hara, Assistant Professor Tohoku University, Jepang, dan Dr. Kenji Nagasaka dari Tohoku Professional Agriculture and Forestry University, Jepang.

Keduanya melakukan penelitian mengenai keberlanjutan sektor perkebunan, khususnya perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Nagan Raya.

Penelitian ini juga melibatkan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sebagai mitra penelitian.

Dalam pertemuan tersebut, Dr. Yuta Hara menyampaikan harapannya agar hasil penelitian yang sedang dilakukan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan sektor perkebunan di Kabupaten Nagan Raya.

“Kami berharap hasil penelitian ini dapat menjadi rekomendasi ilmiah yang bermanfaat dalam mendukung pengembangan perkebunan yang lebih produktif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Nagan Raya,” ujar Dr. Yuta Hara.

Sementara itu, Dr. Kenji Nagasaka mengatakan, Kabupaten Nagan Raya dipilih sebagai lokasi penelitian karena memiliki potensi perkebunan yang sangat besar.

“Kabupaten Nagan Raya merupakan salah satu wilayah dengan areal perkebunan terluas di Provinsi Aceh, khususnya untuk komoditas kelapa sawit. Potensi tersebut menjadi alasan utama kami untuk melakukan penelitian di daerah ini,” katanya.

Bupati TRK menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Tohoku University Jepang beserta seluruh mitra penelitian atas komitmennya dalam mendukung pengembangan sektor perkebunan melalui pendekatan ilmiah.

Menurut Bupati TRK, kerja sama penelitian seperti ini sangat penting sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan pembangunan sektor perkebunan yang adaptif terhadap tantangan masa depan.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Tohoku University Jepang, Universitas Syiah Kuala, BRIN, serta seluruh pihak yang telah memilih Kabupaten Nagan Raya sebagai lokasi penelitian. Kami berharap hasil kajian ini dapat menjadi referensi yang kuat dalam merumuskan kebijakan pengembangan perkebunan yang berkelanjutan,” ujar Bupati TRK dalam keterangannya pada Minggu (12/7/2026).

Ia menegaskan bahwa sektor perkebunan, khususnya kelapa sawit, hingga saat ini masih menjadi salah satu penggerak utama perekonomian masyarakat Kabupaten Nagan Raya.

Oleh karena itu kata TRK, pengembangannya harus dilakukan secara terencana, berbasis riset, dan tetap memperhatikan aspek kelestarian lingkungan.

“Sektor perkebunan harus terus menjadi sumber utama pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan,” sebut TRK.

“Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan kajian dan penelitian yang dilakukan secara berkesinambungan dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan serta berbagai faktor yang memengaruhi keberlanjutan perkebunan,” tutupnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

BSI Area Meulaboh Bersama OJK dan FKIJK Gelar GENCARKAN, Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di Nagan Raya

24 Juli 2026 - 15:58 WIB

Plt. Sekda Buka Pasar Murah, Pemkab Siapkan 390 Paket per Titik

15 Juli 2026 - 17:05 WIB

Komitmen Beli TBS di Harga Rp3000 Perkilogramnya Belum Terwujud, Bupati Aceh Barat Sidak ke Pabrik Kelapa Sawit

14 Juli 2026 - 22:45 WIB

Ketua Apkasindo Perjuangan: PKS Jangan Permainkan Harga TBS Jika Tidak Ingin Kami Laporkan ke Pusat 

10 Juni 2026 - 16:33 WIB

TRK: Saya Ingin Realisasikan Janji Nagan Bagaikan Brunai, Jika Kehadiran Investasi Ditolak Maka Bukan Saya Ingkar Janji 

10 Juni 2026 - 16:12 WIB

Trending di Ekonomi