Menu

Mode Gelap
STIMI Meulaboh Lepas KKN-KPM, Camat Kaway XVI: Kehadiran Mahasiswa Harus Memberikan Manfaat Nyata  Sempat di Kritik, Mahasiswa Simeulue ini Apresiasi Sikap Terbuka Ketua Fraksi DPRA Nasdem Dapil 10  Perkuat Nilai Keagamaan, Pemuda Samatiga Gelar Beut Panteu Keude Perdana di Cot Seumeureung Puluhan Tahun Menanti Bantuan Pemerintah Tak Kunjung Tiba, Kini Warga Pasie Kualaba’u Galang Donasi Mandiri  Terkait Reses ke Simeulue, Berikut Klarifikasi Anggota DPR Aceh Dapil 10 Fraksi Nasdem  Kecelakaan Tunggal, Seorang Mahasiswi Aceh Barat Meninggal Dunia

Peristiwa

Mosi Tak Percaya, Warga Segel Kantor Keuchik 

badge-check


					Mosi Tak Percaya, Warga Segel Kantor Keuchik  Perbesar

Foto: Kantor Desa yang Berhasil Disegel Massa, Dok. For Narasi Terkini

Narasiterkini.com, Suka Makmue-Sekelompok warga yang didominasi oleh pemuda sempat menyegel kantor Keuchik (kantor desa) Gampong Lhok Kecamatan uala pesisir Kabupaten Nagan Raya, Aceh, Selasa, (16/6/2020).

Seperti disampaikan Masri dan kawan kawan, Menurutnya selama ini keuchik tidak mau membuka diri dengan warganya, sehingga banyak hal yang dipertanyakan oleh warga terkait penggunaan dana desa selama ini.

“Keuchik tidak mau menghadiri rapat dengan warga sehingga terjadi pemasangan palang dipintu dan jendela kantor desa, warga meminta pertanggung jawanban aset desa dan dana desa,” terang Masri dan dibenarkan oleh warga lainnya.

Hal yang sama seperti informasi yang diposting akun facebook Gampong Lhok pihaknya menuntut transparansi penggunaan dana desa.

“Kami melakukan ini karna tidak pernah tau dana desa, entah di bawa kemana?,” tulis akun tersebut.

Camat Kuala Pesisir, Halaina, SE saat dikonfirmasi membenarkan insiden tersebut, pihaknya merespon cepat dengan membawa kedua belah pihak ke kantor kecamatan untuk mencari solusi perihal tersebut.

“Sudah kita duduk musyawarah antara warga dan keuchik, dalam waktu dekat kami akan fasilitasi kembali dengan turun bersama muspika ke desa,” terang Camat, Halaina.

Sementara Keuchik Gampong Lhok, Teuku Adnan kepada media ini menjelaskan perihal peristiwa penyegelan tersebut dilakukan hanya segelintir orang saja. seyogyanya jika ada hal yang ingin disampaikan bisa melalui tuha peut desa.

“Pro dan kontrak itu biasa dialami oleh keuchik, itu tadi hanya segelintir orang, tapi sekarang sudah dibuka papan yang digunakan untuk menyegel kantor desa,” terangnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kecelakaan Tunggal, Seorang Mahasiswi Aceh Barat Meninggal Dunia

17 Juni 2026 - 11:13 WIB

Aliansi GERAM Aceh Barat Gelar Aksi, Desak Presiden RI Turunkan Harga BBM dan Evaluasi yang Merugikan Rakyat

15 Juni 2026 - 22:32 WIB

Warga Geram, Lapor Keuchik Cot Bayu Terkait Pengelolaan Dana Desa Diduga Tidak Transparan

10 Mei 2026 - 15:15 WIB

Mobil Diduga Milik Perusahaan ZTE Terperosok ke Sawah di Abdya

29 April 2026 - 10:22 WIB

Rumah Warga di Perumahan Alue Kambuk Nagan Raya Dibobol, Uang Ratusan Juta Ikut Raib

26 April 2026 - 12:23 WIB

Trending di Peristiwa