Menu

Mode Gelap
Inspektorat Nagan Raya Bersama BPKP Aceh Gelar Bimtek Penguatan Penyelenggaraan Maturitas SPIP Terintegrasi Perputaran Uang Capai Rp9,2 Miliar di Acara Bhayangkara Fest 2026 Polda Aceh, Tercatat 85 Ribu Lebih Pengunjung Hadir Investasi Tembus Rp406 Miliar di Awal 2026, TRK: Peluang Investasi Besar yang Tengah Dipersiapkan 200T STIMI Meulaboh Lepas KKN-KPM, Camat Kaway XVI: Kehadiran Mahasiswa Harus Memberikan Manfaat Nyata  Sempat di Kritik, Mahasiswa Simeulue ini Apresiasi Sikap Terbuka Ketua Fraksi DPRA Nasdem Dapil 10  Perkuat Nilai Keagamaan, Pemuda Samatiga Gelar Beut Panteu Keude Perdana di Cot Seumeureung

Peristiwa

Setelah Memahami SE Dirjenbun, Para Keuchik Dukung Perpanjangan HGU PT Socfindo Seunagan 

badge-check


					Setelah Memahami SE Dirjenbun, Para Keuchik Dukung Perpanjangan HGU PT Socfindo Seunagan  Perbesar

 

Narasiterkini.com, Suka Makmue-Terkait permintaan mengakomodir kebun plasma untuk masyarakat atau desa saat ini telah mengambil sikap menarik diri. Hal itu disampaikan langsung pengurus PT Socfindo Kebun Seunagan Wandi Cahyadi.

Seperti diketahui sebelumnya, Keuchik (Kepala Desa) yang menandatangi surat tersebut yakni, Keuchik Blang Baro (Effendi), Keuchik Ujong Sikuneng (Marzuki), Keuchik Puloe Ie (Jamalul Ade), dan Keuchik Purworejo (Jonerman), Keuchik Blang Bintang (Zulkarnaini), Keuchik Ujong Padang (Juanhar), serta Keuhik Jogja (Nasrun).

Dari Desa-desa tersebut saat ini diketahui Keuchik yang telah menarik diri yakni, Keuchik Blang Baro, Purworejo, Pulo Ie, Jokja dan Ujong Sekuneng.

Padahal, di akui pengurus PT Socfindo Seunagan, perusahaan tetap berkontribusi terhadap Desa sepanjang tahun melalui permintaan yang dimasukkan ke pihak perusahaan. Selain itu, CSR juga tetap di salurkan secara langsung ke pada masyarakat seluruh lingkungan perusahaan. Tentunya sesuai dengan kesepakan yang telah di bangun dengan Pemda.

“Kami tetap memenuhi permintaan permintaan yang dimasukkan ke pihak kami sebagai perusahaan PT Socfindo. Demikian juga dengan CSR, yang kami salurkan langsung kepada masyarakat, yang juga tentunya sesuai kesepakan dengan Pemkab,” ujar Wandi Cahyadi.

Kemudian, dalam surat pernyataan menarik diri dari permintaan plasma tersebut Keuchik yang menyatakan menarik diri juga mengakui kalau penyaluran CSR sudah di lakukan dan di salurkan perusahaan.

Bahkan, disebutkan juga kalau permintaan plasma yang di maksud tidak sesuai dengan surat edaran Dirjenbun nomor : B347/KB.419/E/072003. (Dimana dibawah tahun 2007 tidak diwajibkan lagi penyediaan kebun plasma 20 persen karena telah menjalankan program kemitraan Fasilitasi Pembangunan Kebun Masyarakat Sekitar/FPKM).

Dalam hal ini, Pengurus PT Socfindo Seunagan Wandi Cahyadi menambahkan, kedepan akan terus membangun kemitraan dengan masyarakat Desa lingkungan sekitar perusahaan.

“Kita tetap menjalin kemitraan dengan Desa desa sekitar perusahaan, yang juga selama ini dana CSR perusahaan juga sudah diberikan dan dikontrol dinas terkait,” tutup Wandi Cahyadi. (RO)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kecelakaan Tunggal, Seorang Mahasiswi Aceh Barat Meninggal Dunia

17 Juni 2026 - 11:13 WIB

Aliansi GERAM Aceh Barat Gelar Aksi, Desak Presiden RI Turunkan Harga BBM dan Evaluasi yang Merugikan Rakyat

15 Juni 2026 - 22:32 WIB

Warga Geram, Lapor Keuchik Cot Bayu Terkait Pengelolaan Dana Desa Diduga Tidak Transparan

10 Mei 2026 - 15:15 WIB

Mobil Diduga Milik Perusahaan ZTE Terperosok ke Sawah di Abdya

29 April 2026 - 10:22 WIB

Rumah Warga di Perumahan Alue Kambuk Nagan Raya Dibobol, Uang Ratusan Juta Ikut Raib

26 April 2026 - 12:23 WIB

Trending di Peristiwa