Menu

Mode Gelap
Bupati TRK Hadiri Pelantikan Rektor Baru UTU, Dorong Penguatan Kolaborasi Pendidikan dan Pembangunan Semangat Baru untuk Pengabdian, Sebanyak 20 Personel Batalyon C Pelopor Brimob Polda Aceh Naik Pangkat Pernah Pimpin Disdik Nagan Raya, Kini Irwan Dapat Amanah Jadi Kadisdikbud Aceh Barat  Bupati Tarmizi Resmi Rotasi dan Promosi 13 Pejabat Dilingkungan Pemerintah Aceh Barat DLHK Aceh Barat Diminta Tangani Sampah Pesisir Pantai, Warga: Jangan Hanya Action Saja di Media Petani Muda Aceh M.Khaisar Ikut Membersamai Aksi Bakti Untuk Bumi di Meulaboh

Hukum

MPU Abdya Ajak Masyarakat Gunakan Hak Pilihnya dan Tolak Politik Uang

badge-check


					MPU Abdya Ajak Masyarakat Gunakan Hak Pilihnya dan Tolak Politik Uang Perbesar

Narasiterkini.com | Blangpidie – Kalangan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengajak masyarakat agar menggunakan hak pilihnya pada Pemilu yang akan berlangsung beberapa hari lagi.

Ajakan tersebut disampaikan Wakil Ketua II MPU Abdya, Tgk Fakhrijal, SE melalui Narasiterkini.com, Senin, 12 Februari 2024.

“Kami mengajak kepada semua masyarakat Abdya, agar menggunakan hak pilihnya pada Pemilu tahun ini,” ujar Tgk Fakhrijal.

Ditambahkannya, hak suara yang telah diberikan untuk setiap warga negara, merupakan hak berdemokrasi dan partisipasi untuk negeri, sehingga hak suara yang telah diberikan tersebut agar digunakan secara baik dan tepat sesuai pilihan masing-masing.

“Gunakan hak suara dengan baik dan tepat sesuai hati masing-masing, karena hak suara yang diberikan sangat bermanfaat bagi bangsa di masa yang akan datang,” tegasnya.

Tak hanya itu, sambungnya, masyarakat yang telah diberikan hak pilihnya namun tidak ikut memberikan suaranya pada Pemilu tahun 2024 ini atau disebut golongan putih (Golput), tidak dibenarkan dalam ajaran agama Islam.

“Golput haram,” tegasnya.

Disisi lain, Tgk Fakhrijal yang juga sebagai Ketua Inshafuddin Abdya menegaskan agar tidak melakukan transaksi politik uang, masyarakat diminta memilih pemimpin yang memiliki kemampuan, memiliki ilmu agama Islam, berakhlaq mulia, peduli terhadap rakyat, peduli terhadap agama Islam, dan bukan karena diberikan uang.

“Masyarakat harus teliti dalam menentukan pilihan, jangan memilih karena uang, pilihlah yang jelas keislamannya, akhlak mulia dan peduli terhadap rakyat,” katanya dengan tegas.

Tgk Fakhrijal juga berpesan kepada seluruh caleg, baik caleg DPRK, DPRA, DPR RI, DPD RI serta seluruh tim pemenangan agar tidak melakukan politik pemecah belah, sebab, memutuskan tali silaturahmi sangat dilarang dalam agama Islam.

“Timses dan caleg juga jangan lakukan politik pemecah belah umat, jangan ulah kepentingan kelompok dan sesaat, hubungan silaturahmi sesama masyarakat bisa rusak,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bupati TRK Hadiri Pelantikan Rektor Baru UTU, Dorong Penguatan Kolaborasi Pendidikan dan Pembangunan

30 Juni 2026 - 20:13 WIB

Coba Main Minyak Solar Subsidi Secara Ilegal di Nagan Raya, Dua Warga Pidie Terpaksa Berurusan dengan Polisi

25 Juni 2026 - 23:26 WIB

Sempat di Kritik, Mahasiswa Simeulue ini Apresiasi Sikap Terbuka Ketua Fraksi DPRA Nasdem Dapil 10 

19 Juni 2026 - 07:16 WIB

Terkait Reses ke Simeulue, Berikut Klarifikasi Anggota DPR Aceh Dapil 10 Fraksi Nasdem 

17 Juni 2026 - 17:59 WIB

Abeh Ubee Abeh, Kepengurusan Baru PAN Target Masuk Tiga Besar di Parlemen Nagan Raya 

15 Juni 2026 - 12:51 WIB

Trending di Politik