Menu

Mode Gelap
Momen Pelepasan Mahasiswa KPM STIS Al-Aziziyah Sabang Tahun 2026, Ketua Sampaikan Petuah Kisah Pilu Bayi Penderita Jantung Bocor di Nagan Raya, Harapkan Bantuan Para Dermawan dan Pemerintah Isu “Perampok Anggaran” JKA Menggema, PERMAHI Aceh Desak Audit Forensik Segera Ngopi Berjuta Solusi, Kapolres Nagan Raya Ajak Influencer Ngopi di MJD Kupi untuk Perkuat Sinergi Informasi Positif   Kapolres Aceh Tamiang Ajak Buruh Jaga Keamanan dan Sampaikan Aspirasi Tidak Anarkis Didampingi Waka dan Ketua Bhayangkari, Kapolda Aceh Ikut Serta Musnahkan Ladang Ganja Siap Panen di Aceh Besar

Daerah

Pemkab Aceh Barat Temui Mentri PU, Ini Hasilnya!

badge-check


					Pemkab Aceh Barat Temui Mentri PU, Ini Hasilnya! Perbesar

Narasiterkini.com, Meulaboh – Demi memajukan daerah melalui pembangunan infrastruktur, Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP, MM Bersama Wakil Bupati Said Fadheil dan Kadis PUPR Aceh Barat, Dr.Kurdi ST,MT Sabtu (7/10/2025) bertemu dengan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo.

Dalam pertemuan tersebut Bupati Tarmizi mengajukan 5 proposal penting untuk pembangunan di Kabupaten Aceh Barat. Pertama, terkait Penuntasan Proyek Daerah Irigasi Lhok Guci, Rencana Pembangunan Jalan Dua Jalur Dalam Kota Meulaboh.

Ketiga, proposal proyek pembangunan Break Water (Jetty) kolam retensi Suak Ujong Kalak Meulaboh, Keempat usulan penanganan jalan jembatan di daerah, dan yang Kelima proyek perkuatan tebing dan pengendalian banjir sungai Meureubo.

Bupati Aceh Barat, Tarmizi mengatakan bahwa pertemuan penting dengan Menteri PU tersebut khusus membicarakan tentang pembangunan daerah Aceh Barat, kita telah mengajukan proposal bahkan sebagian kita juga sudah menyiapkan DEDnya.

“Alhamdulillah tahun ini dapat anggaran 88 Miliar, semoga tahun tahun berikutnya bisa ratusan miliar karena kita butuh 2,6 T lagi,” kata Tarmizi.

Tarmizi menjelaskan, untuk pembangunan jalan dua jalur terdapat beberapa titik di antaranya jalan Meureubo sampai Simpang Alpen, Jalan Sisingamangaraja dan Jalan Manek Roo.

Menurut Tarmizi yang paling penting adalah Penuntasan Proyek Daerah Irigasi Lhok Guci, sebab 70 persen penduduk Aceh Barat berprofesi sebagai petani.

“Dari 12 Kecamatan, 8 Kecamatan butuh air sawah dari irigasi lhok guci, tentu kalau irigasi lhok guci ini rampung tentu sekitar 12 ribu hektar sawah akan aktif,” ungkapnya.

Selain itu kata Tarmizi kolam retensi di kota Meulaboh sangat juga sangat penting untuk mengatasi banjir kota dan butuh anggaran sekitar 50 M.

“Dari sekian banyak permintaan, jika dikabulkan satu sudah sangat syukur. Terima kasih Pak Menteri PU atas waktu dan atensinya untuk Aceh Barat,“ tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Momen Pelepasan Mahasiswa KPM STIS Al-Aziziyah Sabang Tahun 2026, Ketua Sampaikan Petuah

2 Mei 2026 - 14:13 WIB

Kisah Pilu Bayi Penderita Jantung Bocor di Nagan Raya, Harapkan Bantuan Para Dermawan dan Pemerintah

30 April 2026 - 21:45 WIB

Kapolres Aceh Tamiang Ajak Buruh Jaga Keamanan dan Sampaikan Aspirasi Tidak Anarkis

30 April 2026 - 11:48 WIB

Didampingi Waka dan Ketua Bhayangkari, Kapolda Aceh Ikut Serta Musnahkan Ladang Ganja Siap Panen di Aceh Besar

29 April 2026 - 18:56 WIB

Sosok Abdurrahman Pejuang Lahirnya Abdya, Namun Terlupakan

28 April 2026 - 08:15 WIB

Trending di Daerah