Menu

Mode Gelap
Momen Pelepasan Mahasiswa KPM STIS Al-Aziziyah Sabang Tahun 2026, Ketua Sampaikan Petuah Kisah Pilu Bayi Penderita Jantung Bocor di Nagan Raya, Harapkan Bantuan Para Dermawan dan Pemerintah Isu “Perampok Anggaran” JKA Menggema, PERMAHI Aceh Desak Audit Forensik Segera Ngopi Berjuta Solusi, Kapolres Nagan Raya Ajak Influencer Ngopi di MJD Kupi untuk Perkuat Sinergi Informasi Positif   Kapolres Aceh Tamiang Ajak Buruh Jaga Keamanan dan Sampaikan Aspirasi Tidak Anarkis Didampingi Waka dan Ketua Bhayangkari, Kapolda Aceh Ikut Serta Musnahkan Ladang Ganja Siap Panen di Aceh Besar

Daerah

PWI Pastikan Tak Ada Anggotanya Terlibat Pemerasan di Bener Meriah

badge-check


					PWI Pastikan Tak Ada Anggotanya Terlibat Pemerasan di Bener Meriah Perbesar

Narasiterkini.com, Bener Meriah – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bener Meriah, Mashuri, menegaskan bahwa oknum wartawan yang diduga meminta uang sebesar Rp15 juta kepada Kepala Dinas Pertanian Bener Meriah bukan merupakan anggota PWI maupun organisasi wartawan lain yang tergabung dalam konstituen Dewan Pers.

Pernyataan itu disampaikan Mashuri terkait permintaan Ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin agar PWI Bener Meriah melakukan penelusuran siapa sebenarnya oknum yang mengatasnamakan wartawan tersebut.

“PWI sangat berkepentingan agar kasus ini diungkap karena sebagai organisasi besar yang memiliki banyak anggota yang bekerja di berbagai media bisa saja masyarakat menduga-duga anggota PWI yang terlibat dalam praktik memalukan itu,” kata Mashuri mengutip penegasan yang disampaikan Ketua PWI Aceh.

Mashuri menjelaskan, pihaknya telah melakukan koordinasi langsung dengan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bener Meriah guna memastikan kebenaran informasi yang beredar.

Dari hasil komunikasi tersebut, diperoleh penjelasan bahwa dugaan permintaan uang tersebut berkaitan dengan pengadaan sapi untuk kebutuhan meugang.

Menurut Mashuri, setelah dilakukan penelusuran awal, nama yang disebut sebagai wartawan tersebut tidak terdaftar sebagai anggota PWI.

Lebih lanjut Mashuri menyampaikan bahwa pihaknya menghargai langkah Pemkab Bener Meriah yang mendorong agar persoalan tersebut diselesaikan melalui jalur hukum.

Ia mengatakan, sesuai arahan Bupati Bener Meriah, pihak dinas terkait akan membawa permasalahan ini ke ranah hukum agar dapat diproses secara terbuka dan transparan.

Menurutnya, langkah tersebut penting agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat serta memberikan efek jera bagi siapa pun yang mencoba menyalahgunakan profesi wartawan untuk kepentingan pribadi.

Meski demikian, Mashuri belum menyebutkan secara terbuka identitas oknum yang dimaksud.

Ia menyatakan saat ini pihaknya masih mengumpulkan dan memverifikasi berbagai bukti terkait dugaan tersebut.

“Yang pasti kami telah mengantongi sejumlah bukti awal yang dapat memperkuat informasi yang berkembang. Kami pastikan juga oknum tersebut bukan wartawan anggota PWI maupun asosiasi pers lainnya yang merupakan konstituen Dewan Pers,” demikian Ketua PWI Bener Meriah.(*)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Momen Pelepasan Mahasiswa KPM STIS Al-Aziziyah Sabang Tahun 2026, Ketua Sampaikan Petuah

2 Mei 2026 - 14:13 WIB

Kisah Pilu Bayi Penderita Jantung Bocor di Nagan Raya, Harapkan Bantuan Para Dermawan dan Pemerintah

30 April 2026 - 21:45 WIB

Kapolres Aceh Tamiang Ajak Buruh Jaga Keamanan dan Sampaikan Aspirasi Tidak Anarkis

30 April 2026 - 11:48 WIB

Didampingi Waka dan Ketua Bhayangkari, Kapolda Aceh Ikut Serta Musnahkan Ladang Ganja Siap Panen di Aceh Besar

29 April 2026 - 18:56 WIB

Sosok Abdurrahman Pejuang Lahirnya Abdya, Namun Terlupakan

28 April 2026 - 08:15 WIB

Trending di Daerah