Menu

Mode Gelap
Inspektorat Nagan Raya Bersama BPKP Aceh Gelar Bimtek Penguatan Penyelenggaraan Maturitas SPIP Terintegrasi Perputaran Uang Capai Rp9,2 Miliar di Acara Bhayangkara Fest 2026 Polda Aceh, Tercatat 85 Ribu Lebih Pengunjung Hadir Investasi Tembus Rp406 Miliar di Awal 2026, TRK: Peluang Investasi Besar yang Tengah Dipersiapkan 200T STIMI Meulaboh Lepas KKN-KPM, Camat Kaway XVI: Kehadiran Mahasiswa Harus Memberikan Manfaat Nyata  Sempat di Kritik, Mahasiswa Simeulue ini Apresiasi Sikap Terbuka Ketua Fraksi DPRA Nasdem Dapil 10  Perkuat Nilai Keagamaan, Pemuda Samatiga Gelar Beut Panteu Keude Perdana di Cot Seumeureung

Peristiwa

Ribuan Ikan Kembali Mati Mendadak di Aliran Sungai Alue Gajah Gagak, Ada Apa?

badge-check


					Ribuan Ikan Kembali Mati Mendadak di Aliran Sungai Alue Gajah Gagak, Ada Apa? Perbesar

 

Narasiterkini.com, Suka Makmue– Ribuan ikan dari berbagai jenis terlihat mengapung di aliran sungai Alue Gajah Dusun Gagak Desa Lamie Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya, Aceh, Senin, (15/2/2021).

Ribuan ikan mati itu mulai terlihat sejak sore tadi oleh warga hingga malam warga sebagian memungut ikan yang masih layak dikonsumsi warga tidak tahu Apa penyebab ikan itu mati mendadak apakah ada pengaruh limbah yang dibuang bebas ke sungai oleh pabrik kelapa sawit nakal di wilayah itu atau ada penyebab lainnya hingga menyebabkan aliran sungai alu Gajah mengapung ribuan ikan dari yang kecil hingga yang berukuran besar.

Salah seorang warga, Erwin yang malam ini masih berada di lokasi melihat ikan-ikan yang pada mati pihaknya menyayangkan hal itu kembali terjadi.

“Kita meminta pihak terkait agar dapat mengungkap Apa yang terjadi sehingga ikan yang menjadi mata pencaharian warga ini terancam punah, kita butuh kepedulian para pemimpin kami akan hal ini,” sesal Erwin.

“Kami berharap pihak terkait dapat mengusut tuntas ini jika terdapat perusahaan nakal yang sengaja membuang limbah maka harus diberi sanksi ini sungai harus kembali seperti sedia kala harus ada lagi ikan-ikan tempat kami mancing,” ungkap Erwin yang turut didampingi pemuda Gagak lainnya.

Catatan media kematian ikan-ikan di wilayah itu secara mendadak sudah terjadi hingga kedua kalinya namun sampai dengan detik ini belum terlihat adanya pengungkapan siapa pelaku yang tega merusak lingkungan tersebut.

Kepala dinas Lingkungan Hidup, Teuku Hidayat, SE, MM saat dikonfirmasi media ini menjelaskan tim dari DLH telah turun ke lokasi untuk mengambil sampel air. (*)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kecelakaan Tunggal, Seorang Mahasiswi Aceh Barat Meninggal Dunia

17 Juni 2026 - 11:13 WIB

Aliansi GERAM Aceh Barat Gelar Aksi, Desak Presiden RI Turunkan Harga BBM dan Evaluasi yang Merugikan Rakyat

15 Juni 2026 - 22:32 WIB

Warga Geram, Lapor Keuchik Cot Bayu Terkait Pengelolaan Dana Desa Diduga Tidak Transparan

10 Mei 2026 - 15:15 WIB

Mobil Diduga Milik Perusahaan ZTE Terperosok ke Sawah di Abdya

29 April 2026 - 10:22 WIB

Rumah Warga di Perumahan Alue Kambuk Nagan Raya Dibobol, Uang Ratusan Juta Ikut Raib

26 April 2026 - 12:23 WIB

Trending di Peristiwa