Menu

Mode Gelap
Pulang Kampung, Masyarakat Aceh Selatan Ramaikan Tabligh Akbar Tgk Habibie Nawawi Bupati Aceh Selatan: Pengurus BMK Bukan Sekadar Fungsi Administratif, Melainkan Amanah Moral dan Keagamaan Pemkab Nagan Raya Gelar FGD Draft Perbup CMS Non Tunai Desa Pemkab Nagan Raya Berikan Penghargaan Kecamatan dan Gampong Tercepat Pencairan Dana Desa Tahap I 2026 PWI Tanggapi Pemanggilan Wartawan oleh Polda Aceh: “Tak Perlu Hadir” Pencairan Dana Desa Tercepat, Gampong Lawa Batu Raih Penghargaan dari Pemkab Nagan Raya 

Peristiwa

Sengketa Tanah Antara Warga dan PT Fajar Baizury, DPRK Nagan Raya Adakan RDP

badge-check


					Sengketa Tanah Antara Warga dan PT Fajar Baizury, DPRK Nagan Raya Adakan RDP Perbesar

 

Narasiterkini.com, Suka Makmue- Sengketa tanah antara warga dari Desa Cit Mee Kecamatan Tadu Raya dan warga dalam Kecamatan Tripa Makmur bersengketa dengan PT Fajar Baizury, DPRK Nagan Raya adakan Rapat Dengar Pendapat (RDP), Kamis, (5/3/2021) siang kemarin.

Masyarakat Cot Mee meng-klaim bahwa PT Fajar Baizury telah menyerobot tanah masyarakat Cot Mee, Maka masyarakat meminta agar tanah tersebut dikembalikan oleh perusahaan perkebunan kelapa sawit tersebut. Tanah masyarakat Cot Mee semakin sempit dengan didiami penduduk +/- 1500 jiwa

 

Dalam RDP itu diungkapkan, Masyarakat Cot Mee selama ini kerab mengalami banjir akibat buangan dari kebun PT Fajar Baizury, maka mereka meminta agar permasalahan tersebut segera diatasi. Disisi lain, Keuchik Cot Mee mengaku tidak pernah menandatangani persetujuan perpanjangan HGU PT Fajar Baizury.

 

Sedangkan permasalahan di Tripa Makmur dengan perusahaan yang sama, Masyarakat Tripa Makmur meng-klaim PT Fajar Baizury telah menyerobot tanah mereka. Maka mereka meminta agar HGU PT tersebut diukur ulang atau dipasang tapal batas sesuai dengan sertifikat HGUnya.

 

Selanjutnya masyarakat meminta kepada DPRK untuk membentuk tim pemasangan tapal batas secara jujur dan transparan dengan ikut melibatkan masyarakat.

Dalam kegiatan RDP itu dipimpin oleh Ketua DPRK Jonniadi didampingi Ketua Komisi I Hasan Mashuri dan Ketua Komisi III Zulkarnain serta diikuti oleh sejumlah Anggota DPRK diantaranya, Junid Arianto, Teuku Abdul Rasyid, Sulaiman TA dan Raja Sayang.

 

Dari pihak eksekutif terlihat hadir Kepala Dinas Pertanahan Zulfika, SH, Kepala BPN, Camat Tadu Raya dan Camat Tripa Makmur.

 

Kemudian PT Fajar Baizury Brother diwakili Manager Humas Maijuni, pihak masyarakat Keuchik Cot Mee, Elvis dkk, LBH Banda Aceh dan sejumlah tokoh masyarakat Tripa dan Cot Mee.

 

 

Manager Humas PT Fajar Baizury, Meijuni pada kesempatan itu menjelaskan, Sebelumnya Pemkab telah 3 kali melakukan mediasi penyelesaian masalah tersebut dan tapal batas yang dimaksud sudah ada.

 

“Itu semuanya sudah selesai sebenarnya, sudah kita bayar peunayah. Mengapa mereka bawa ke DPRK, kalau mereka merasa benar pemilik tanah yang sah mengapa tidak dibawa ke ranah hukum,” ungkap Meijuni saat media ini mencoba konfirmasi ulang.

 

Sementara Ketua Komisi 3 DPRK Nagan Raya, Zulkarnain saat dikonfirmasi menjawab, DPRK dan Pemkab akan membentuk tim penyelesaian masalah tersebut dengan melibatkan perwakilan masyarakat, perusahaan, BPN, dan semua pihak yang terkait.

 

“DPRK berkomitmen untuk mengupayakan penyelesaian masalah secara baik dan berkeadilan,” ungkap Zulkarnain.

 

Pihaknya meminta semua pihak agar tetap tenang dan jangan melakukan tindakan tindakan diluar hukum. Berikan waktu kepada DPRK dan Pemkab untuk mencari penyelesaian yang baik dan tuntas. (*)

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Warga Nagan Raya dihebohkan Penemuan Mayat Pria di Areal Perkebunan Sawit 

30 Maret 2026 - 21:46 WIB

Hebohkan Penemuan Mayat Pria di Areal Perkebunan Sawit. | Foto : ist

Harap Berhati-hati, Oknum Gunakan Foto Ketua PWI Aceh Barat Diduga untuk Penipuan

18 Maret 2026 - 16:00 WIB

Korban Banjir di Lamie Tak Dapat Bantuan Serbu Kantor Keuchik, Kapolsek Darul Makmur Tenangkan Massa

18 Maret 2026 - 14:43 WIB

Panitia Lokal Tak Becus, PWI Aceh Tamiang Kecam Pengusiran Wartawan di Acara Santunan Anak Yatim BSI

10 Maret 2026 - 10:51 WIB

Innalillahi, Perjuangan untuk Keluarga Tuha Peut Terpilih ini Berakhir di Lintasan Gunong Trans Gagak

11 Februari 2026 - 12:24 WIB

Trending di Peristiwa