Menu

Mode Gelap
Sempat di Kritik, Mahasiswa Simeulue ini Apresiasi Sikap Terbuka Ketua Fraksi DPRA Nasdem Dapil 10  Perkuat Nilai Keagamaan, Pemuda Samatiga Gelar Beut Panteu Keude Perdana di Cot Seumeureung Puluhan Tahun Menanti Bantuan Pemerintah Tak Kunjung Tiba, Kini Warga Pasie Kualaba’u Galang Donasi Mandiri  Terkait Reses ke Simeulue, Berikut Klarifikasi Anggota DPR Aceh Dapil 10 Fraksi Nasdem  Kecelakaan Tunggal, Seorang Mahasiswi Aceh Barat Meninggal Dunia Anggota DPR RI Jamaluddin Idham Salurkan 7.500 Bibit Produktif untuk Ketahanan Pangan Aceh

Ekonomi

Dampak Wabah Covid-19 Kepala Desa di Aceh Tenggara Bagikan Logistik Pangan untuk Warganya

badge-check


					Dampak Wabah Covid-19 Kepala Desa di Aceh Tenggara Bagikan Logistik Pangan untuk Warganya Perbesar

 

NT, Kutacane-Dampak wabah covid 19, sejumlah aparat desa di Aceh Tenggara melalui kebijakannya membagikan kebutuhan pokok bagi seluruh masyarakat yang terdampak wabah Covid-19.

Kebutuhan tersebut bersumber dari dana desa, dan dilakukan sesuai instruksi bupati Aceh Tenggara. “Kami sudah menyalurkan bantuan logistik berupa kebutuhan pokok bagi 130 KK, ini sesuai instruksi bapak bupati yang membolehkan dana desa untuk penanganan wabah  Korona di desa-desa di Aceh Tenggara,” ujar Abi Hasan, kepala Kute (Desa) Badar Indah, Kecamatan Badar dikutip media ini dari laman anteroaceh.com, Jum’at (27/3/2020) kemarin.

Menurut Abi, pembagian dilakukan merata bagi seluruh warga, tak terkecuali miskin dan kaya. Dalihnya, semua elemen masyarakat membutuhkan bantuan selama kebijakan berdiam diri di rumah berlaku. “80 persen masyarakat saya warga miskin, jadi keputusan rapat semua mendapatkan bantuan,” terangnya lagi.

Bantuan tersebut berupa, 1 sak beras, 1 kilogram minyak goreng, 1 papan telur ayam  dan 1 dus mie instan. Sedangkan total alokasi dana desa yang digunakan senilai Rp 60 juta. Yang sudah direalisasikan Rp 35 juta. “Tidak hanya sembako, dana itu juga kita gunakan untuk penyemprotan disinfektan ke seluruh rumah dan masyarakat dalam sepekan 2 kali dan akan kita evaluasi, bila perlu 1 kali sehari. kemudian kita juga sudah pesan hand sanitzer, InsyaAllah dalam dua hari ini sudah tiba di desa kami, dan akan dibagikan ke seluruh KK yang ada,” sebut Abi. Menurutnya, beberapa kute (Desa) di kecamatan sama sudah melakukan kebijakan sama. hal itu untuk memenuhi kebutuhan pangan  selama wabah. Kemudian agar masyarakat tetap berada di rumah hingga wabah berakhir. “Ini cara kami untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, semoga semua desa di Aceh melakukan hal sama,” pungkasnya.

Sumber: Anteroaceh.com

Tinggalkan Balasan

1 Komentar

  1. Mawardi

    Kami org kurang mampu,, sehari-hari berjualan,,cukup2 makan,,jika tidak d perbolehkan kami berjualan,,keluarga kami harus makan apa,,tlg pemerintah di perhatikan,,jgn membuat larangan to tidak ada kebijakan,,

semua sudah ditampilkan
Baca Lainnya

Ketua Apkasindo Perjuangan: PKS Jangan Permainkan Harga TBS Jika Tidak Ingin Kami Laporkan ke Pusat 

10 Juni 2026 - 16:33 WIB

TRK: Saya Ingin Realisasikan Janji Nagan Bagaikan Brunai, Jika Kehadiran Investasi Ditolak Maka Bukan Saya Ingkar Janji 

10 Juni 2026 - 16:12 WIB

Polres Nagan Raya Adakan Jalan Santai dan Senam Bersama, Sediakan 170 Doorprize

10 Juni 2026 - 14:43 WIB

Respon Keluhan Petani Sawit, Bupati TRK Panggil Seluruh PMKS dan Minta Harga TBS Dinaikkan

2 Juni 2026 - 22:55 WIB

Geuchik Nada: Budidaya Aren Genjah, Penghasilan Jauh Mengalahkan Kebun Sawit

31 Mei 2026 - 13:47 WIB

Trending di Ekonomi