Menu

Mode Gelap
Respon Keluhan Petani Sawit, Bupati TRK Panggil Seluruh PMKS dan Minta Harga TBS Dinaikkan DPN PERMAHI: Gas South Andaman Harus Dikelola untuk Sebesar-Besarnya Kemakmuran Rakyat Aceh Unit Opsnal Satreskrim Polres Nagan Raya Pasang Spanduk Imbauan Anti-PETI di Kecamatan Beutong Brimob Batalyon C Pelopor Bersinergi dengan Tim Gabungan Jinakkan Kebakaran Lahan di Nagan Raya Pencemaran Nama Baik, Owner Ikhsan Jaya Mobil Laporkan Seorang Warga Aceh Barat  Brimob Batalyon C Pelopor Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila Bersama Segenap Unsur

Budaya

BPCB Aceh Adakan Nonton Bareng Film ‘Napas Jiwa’ Tentang Kebudayaan

badge-check


					BPCB Aceh Adakan Nonton Bareng Film ‘Napas Jiwa’ Tentang Kebudayaan Perbesar

Narasiterkini.com, Banda Aceh – Balai Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Aceh dan Balai Pelestarian Nilai Budaya Provinsi Aceh melaksanakan nonton bareng film ‘Napas Jiwa’ tentang kebudayaan, di Gunongan, Banda Aceh, Jumat, 19 November 2021.

Nonton film tersebut merupakan rangkaian pembukaan Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) 2021 yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia dan dibuka langsung oleh Presiden RI H. Ir. Joko Widodo.

Kepala BPCB Provinsi Aceh, Drs. Nurmatias kepada Narasiterkini.com, Sabtu (20/11/2021) mengatakan, “Nonton bareng kita laksanakan di Aceh untuk memeriahkan pelaksanaan PKN tahun ini,” ucapannya.

“Nonton bareng berlangsung selama delapan hari berturut-turut di lokasi yang berbeda di Kota Banda Aceh. Pelaksanaan pemutaran film ini kami laksanakan dengan menggandeng komunitas-komunitas kreatif di aceh, tambahnya lagi.

Lanjutnya ia menyebutkan, PKN tahun ini digelar untuk memberi ruang interaksi inklusif bagi semua prakarsa publik dalam memajukan budaya. Kegiatan tersebut merupakan sebuah festival dengan misi, “mengolah inspirasi cemerlang kearifan lokal untuk menjawab tantangan kekinian”‘.

“Peserta nonton bareng yang hadir pada malam ini merupakan masyarakat kota Banda Aceh yaitu semua lapisan masyarakat mulai dari Siswa hingga Masyarakat umum serta komunitas-komunitas kreatif yang ada di Kota Banda Aceh. Para peserta yang hadir diwajibkan mematuhi protokol kesehatan dengan ketat karena lagi pandemi, penontonnya terbatas, tidak kita buka untuk umum,” jelas Drs. Nurmatias.

“Kuota penonton yang kita sediakan terisi penuh, sehingga dapat diartikan masyarakat Aceh sangat cinta dengan film-film kebudayaan. Apalagi aceh sendiri kaya akan kebudayaannya,” ucapnya.

Pada akhirnya penyampaiannya ia juga menyampaikan bagi Warga Aceh yang ingin menonton film- film yang BPCB putar dalam rangkan nonton bareng selama delapan hari, jangan khawatir, warga bisa mengakses di INDONESIANA.TV dan PKN.id.

Dalam penyampaian, Syaima Atika, selaku pecinta Kebudayaan juga menambahkan bahwa “Film ini sangat luar biasa karena dapat memadukan unsur-unsur kebudayaan di Indonesia, sehingga dapat menjadi sebuah film yang sangat layak untuk ditonton oleh seluruh masyarakat Indonesia. Film ini juga memberikan wawasan tentang budaya, pendidikan, serta sejarah di masa lalu,” kata Syaima.

“Semoga tontonan film-film kebudayaan bisa menjadi magnet buat anak muda masa kini. Sehingga generasi muda semakin cinta akan benudayaan leluhur kita. Baik seni budaya dan cagar budaya,” pungkasnya. (Rilis/Dani).

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Manajemen PT Socfindo Seunagan Salurkan Delapan Sapi Qurban, Turut Bergotong Royong Bersama Masyarakat 

27 Mei 2026 - 10:03 WIB

Pergub Tentang JKA Dicabut, Gubernur Aceh Banjir Dukungan Apresiasi 

19 Mei 2026 - 07:36 WIB

PT Socfindo Semayam Keliling Rumah Disabilitas Salurkan Bantuan Sembako 

16 Mei 2026 - 08:58 WIB

Putra Tokoh Tadu Raya ini Sudah Sah Menikah di Masjid Giok

7 Mei 2026 - 14:27 WIB

Mulai Bulan ini RS Cahaya Husada Nagan Raya Sudah Dapat Layani Pasien BPJS Kesehatan

4 Mei 2026 - 10:32 WIB

Trending di Kesehatan