Menu

Mode Gelap
Permudah Akses, Dukung Pelaku Kuliner Lokal, PUPR Aceh Barat Aspal Jalan Menuju Objek Wisata Ketua PWI Nagan Raya Silaturahmi dengan Kajari, Siap Jadi Mitra Strategis Pemkab Nagan Raya Buka Pendaftaran Bantuan Biaya Pendidikan bagi Mahasiswa Berprestasi dan Santri Dari Keluarga Kurang Mampu Dalam Kabupaten Nagan Raya Tahun Anggaran 2027 Presma UTU Kecam Kriminalisasi Aktivis yang Perjuangkan Jalan Pendidikan dari Hauling Limbah FABA Pasien Gagal Ginjal Kronik Tinggi di Nagan, Beruntung Kini Bisa Cuci Darah di RSUD Sultan Iskandar Muda  Pemkab Nagan Raya Terima Kunjungan Tim Kemendes PDT, Sinkronkan Data Rehabilitasi dan Rekonstruksi Desa-desa Terdampak Hidrometeorologi

Budaya

Pemuda Kreatif Aceh Produksi Filem Docudrama Yang Berjudul “Uttary”

badge-check


					Doc. Tokoh Perbesar

Doc. Tokoh "Uttary" seorang model asal Lhokseumawe," Raihan Jeffri Sani (Foto/IST)

Narasiterkini.com, Meulaboh– Industri Film bergerak cepat perkembanganya di Aceh. Para Sineas Aceh pun mulai banyak melahirkan karyanya. Seperti ‘Aceh Bergerak’, salah satu perkumpulan pemuda-pemudi kreatif baru saja memproduksi sebulan film docudrama yang berjudul “Uttary”.

Film dengan latar adegan pengambilan gambarnya di Sumatera Utara ini diproduksi satu bulan lebih. Seluruh crew merupakan pemuda-pemudi asal Aceh. Begitu juga dengan pemeran utamanya juga anak Aceh kelahiran Lhokseumawe.

Diskusi sekaligus nonton bareng film ‘Uttary’ Merempah Ruah di Timur Sumatera akan digelar pada pekan ini, Sabtu 27 November, jam 16.00 Wib di Taman Budaya Banda Aceh. Film ini berdurasi 48 menit dengan genre film docudrama. Kegiatan pemutaran film ini dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Tokoh Uttary di perankan oleh seorang Model asal lhokseumawe yang bernama Raihan Jeffri Sani. Walau ini kali pertama baginya mendalami dunia peran, Raihan melalui tantangan dengan baik hingga film ini berhasil di produksi.

“Tidak semudah yang kita lihat di film-film pada umumnya, rupanya produksi film itu melelahkan ya. Apalagi shotingnya sampai malam dan harus menempuh perjalanan jauh dari satu lokasi shoting ke lokasi shoting selanjutnya,” jelas Raihan melalui rilis yang diterima Narasiterkini.com, Jumat (26/11/2021).

Film ini menceritakan tentang seorang remaja perempuan bernama Uttary yang merupakan influencer sekaligus desainer fashion yang tertarik dengan dunia rempah Nusantara. Uttary, memutuskan untuk melakukan ekspedisi jalur rempah Sumatera Utara bersama BPCB Aceh.

“Ceritanya menelusuri lima rute perjalanan mulai dari Barus, Padang Lawas, Samosir, Kota Cina dan Kota Rantang. Perjalanan yang merubah Uttary menjadi pribadi yang lebih mencintai rempah dan juga dipertemukan dengan saudara yang juga keuarga rempahnya,” jelas Amri selaku Produser film tersebut.

Uttary, tambah Amri, merupakan sosok yang humanis dan suka berpetualang, namun diperjalanan banyak sekali pesan dan kesan yang didapat diperjalanan menncari rempah. Rute perjalanan yang tidak biasa seperti menaiki 1000 anak tangga dan juga berjalan kaki menuju lokasi candi yang dituju.

Film ini di Sutradarai oleh Davi Abdullah, pemenang film documenter pendek terbaik piala citra Festival Film Indonesia tahun 2021. Film yang di danai oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Aceh-Sumut ini melibatakan para sineas asal Aceh. Lokasi shotingnya di sejumlah lokasi di Sumatera Utara dan Aceh.

Uttary, seorang influencer yang merekan seluruh lokasi ekspedisi di Sumatera Utara Bagian Timur lalu menyampaikan pesan berupa penelusuran Seni Budaya, Kesehatan, Kriya-Wastra, Historia, Kuliner hingga Ramuan Nusantara untuk followernya.

Perjalanan Uttary bukan saja sebagai magnet untuk milenial, tapi juga menjawab siapa keluarga uttary sebenarnya. Perjalanannya menumbuhkan harapan bagi siklus kehidupan, bahwa Rempah adalah sebuah warisan. (Rilis/Dani)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pemkab Nagan Raya Buka Pendaftaran Bantuan Biaya Pendidikan bagi Mahasiswa Berprestasi dan Santri Dari Keluarga Kurang Mampu Dalam Kabupaten Nagan Raya Tahun Anggaran 2027

10 Juli 2026 - 22:20 WIB

STIMI Meulaboh Lepas KKN-KPM, Camat Kaway XVI: Kehadiran Mahasiswa Harus Memberikan Manfaat Nyata 

21 Juni 2026 - 17:35 WIB

Perkuat Nilai Keagamaan, Pemuda Samatiga Gelar Beut Panteu Keude Perdana di Cot Seumeureung

19 Juni 2026 - 07:07 WIB

Tingkatkan Mutu Pendidikan Tinggi, STIS Al-Aziziyah Sabang Teken MoU dengan Universitas Islam Al-aziziyah Indonesia

11 Juni 2026 - 15:14 WIB

FORJIAS berbagi Ilmu dengan Pelajar MAN 4 Aceh Selatan, Belajar Bijak Bermedia dan Lawan Hoaks Bersama 

9 Mei 2026 - 20:05 WIB

Trending di Pendidikan