Menu

Mode Gelap
Kini Hadir Bengkel SR Auto Service Darul Makmur dengan Peralatan Kerja Serba Canggih PT Socfindo Kebun Seunagan Bantu Bersihkan Parit Akses Pertanian Masyarakat Lingkungan Perusahaan  Sosok Polisi Peduli Sosial, Aipda Jonni Rahmad Bangun Empat Rumah untuk Fakir Miskin 14 Putra-putri Nagan Raya Menimba Ilmu ke Mesir dan Maroko Kurdi Resmi Jadi Sekda Definitif Aceh Barat, Bupati Tarmizi Tekankan Penguatan Birokrasi Narasi Provokatif Catut Nama Pamen Polda Aceh AKBP Zainuddin Dipastikan Hoaks

Kesehatan

Politisi Partai Nasdem ini Kembali Bagi Masker untuk Pengawal Ambulans Covid-19

badge-check


					Politisi Partai Nasdem ini Kembali Bagi Masker untuk Pengawal Ambulans Covid-19 Perbesar

 

NARASITERKINI.COM, BANDA ACEH– Daniel Abdul Wahab kembali menggelar aksi sosial. Kali ini, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh itu menyerahkan masker kepada relawan pengawal ambulans pasien dan jenazah corona virus desease 2019 (Covid-19). Masker tersebut diserahkan Daniel di Sekretariat RAPI Kota Banda Aceh, di kawasan Blangpadang, Banda Aceh, Sabtu (2/5/2020).

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Ketua Relawan Pengawalan Ambulans Emergency Relawan Patwal Atjeh (ERPA), Budi Giyanto, didampingi Ketua RAPI Lokal Jaya Baru, Yanti Sarman.
Aksi pembagian masker tersebut merupakan kesekian kalinya dilakukan Daniel. Sebelumnya, Rabu (29/4/2020) siang pria yang akrab disapa Daniel itu membagikan masker kepada anak-anak.

Ketua RAPI Lokal Kecamatan Meuraxa dengan call sign ADH tersebut memiliki alasan untuk membagikan masker kepada kriteria tertentu, seperti anak-anak dan relawan pengawalan ambulans. Khusus relawan petugas ambulans pengantar pasien dan jenazah Covid-19, Daniel merasa simpati dengan pengorbanan mereka.

Menurut Daniel, selama ini para petugas ambulans tersebut menjalankan tugas tanpa alat pengaman diri (APD) yang memadai. “Seperti malam kemarin, mereka mengawal pasien suspect corona dari Bener Meriah,” ujar Ketua Fraksi Nasdem-PNA DPRK Banda Aceh itu.

Dia juga merasa miris saat mendengar cerita ketua relawan ERPA, yang mempertaruhkan nyawa untuk melawan Covid-19 ini. Budi Giyanto menyatakan, sebagai relawan ambulans, pihaknya sudah berjanji siap mati tanpa mengharap imbalan.

“Ini merupakan risiko besar bagi kami. Konon lagi, kami harus meninggalkan keluarga berhari-hari setelah mengawal ambulans pasien maupun jenazah corona,” ujar Budi.
Kata dia, sudah menjadi tanggung jawab ERPA mengawal setiap ambulans yang masuk ke Banda Aceh.

“Apalagi ini kondisi corona. Tanpa kecuali, tetap kami kawal walaupun APD tidak memadai. Alhamdulillah, malam ini kami mendapat bantuan masker dari bang Daniel,” ungkapnya.(Rils)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pasien Gagal Ginjal Kronik Tinggi di Nagan, Beruntung Kini Bisa Cuci Darah di RSUD Sultan Iskandar Muda 

9 Juli 2026 - 22:43 WIB

Bupati TRK Hadiri Pelantikan Rektor Baru UTU, Dorong Penguatan Kolaborasi Pendidikan dan Pembangunan

30 Juni 2026 - 20:13 WIB

Putra Laweung Terpilih Pimpin KUPI Periode 2026–2030

15 Juni 2026 - 08:26 WIB

Polres Nagan Raya Adakan Jalan Santai dan Senam Bersama, Sediakan 170 Doorprize

10 Juni 2026 - 14:43 WIB

DPN PERMAHI: Gas South Andaman Harus Dikelola untuk Sebesar-Besarnya Kemakmuran Rakyat Aceh

2 Juni 2026 - 22:50 WIB

Trending di Nasional