Menu

Mode Gelap
Resmi Jadi Hak Kekayaan Intelektual Giok Nagan, Pemkab Dorong Penguatan Potensi Ekonomi Daerah Inspektorat Nagan Raya Bersama BPKP Aceh Gelar Bimtek Penguatan Penyelenggaraan Maturitas SPIP Terintegrasi Perputaran Uang Capai Rp9,2 Miliar di Acara Bhayangkara Fest 2026 Polda Aceh, Tercatat 85 Ribu Lebih Pengunjung Hadir Investasi Tembus Rp406 Miliar di Awal 2026, TRK: Peluang Investasi Besar yang Tengah Dipersiapkan 200T STIMI Meulaboh Lepas KKN-KPM, Camat Kaway XVI: Kehadiran Mahasiswa Harus Memberikan Manfaat Nyata  Sempat di Kritik, Mahasiswa Simeulue ini Apresiasi Sikap Terbuka Ketua Fraksi DPRA Nasdem Dapil 10 

Peristiwa

Banjir Mulai Hambat Akses Jalan Nasional di Simeulue

badge-check


					Banjir Mulai Hambat Akses Jalan Nasional di Simeulue Perbesar

 

Narasiterkini.com,Simeulue – Banjir yang terjadi sejak kemaren hingga hari ini selasa, (28/7/2020) masih menggenangi beberapa wilayah di Kabupaten Simeulue dan hambat akses transportasi serta intensitas hujan masih tinggi hingga berita ini di turunkan.

Kades Abail saat dilokasi banjir menjelaskan kepada media ini menjelaskan bahwa banjir sempat surut tadi malam namun kembali merendam wilayahnya sejak tadi pagi.

“Padahal air ini sudah mulai surut, namun tadi pagi kembali naik lagi dikarnakan hujan kembali turun sejak semalam, dan untuk hari ini ada sekitar 75 jiwa masyarakat Desa Abail yang terkena dampak langsung dari banjir ini,” ucap Fuan Sani selaku kades Abail itu.

Salah satunya banjir yang menggenangi jalan Nasional di desa Abail ini dengan ketinggian air hingga satu meter dan sepanjang kurang lebih 300 meter, hingga menyulitkan warga untuk melintasi baik yang menuju ke pusat kota maupuan sebaliknya serta merendam rumah penduduk juga hal ini menghambat aktifitas warga sekitar.

Pantauan media dilapangan, ratusan warga dan kenderaan yang menunggu dari pagi di jalan tersebut. Namun sebagian ada warga yang menggunakan jasa rakit yang ditawarkan warga setempat namun berbayar, dan ada juga perahu karet yang di siapkan dari basarnas,tni,polri khusus membawa orang namun tidak untuk mengangkut kenderaan.

Sementara dikabarkan di sejumlah titik lainya di Kabupaten Simeulue juga terjadi banjir yang sama, bahkan ada jembatan yang longsor, serta desa yang terkepung banjir tidak bisa keluar dari desa tersebut.

Disisi lain, ada masyarakat beranggapan banjir yang sering terjadi di kabupaten ini, selain dari gejala alam seperti banyaknya sungai yang mengalami pendangkalan, juga bisa saja dikarnakan masih adanya orang yang melakukan penebangan kayu secara liar di Simeulue.

“Apa tidak sering banjir pulau kita ini! sungai sungai sudah banyak yang dangkal dan mengalami penyempitan, ditambah lagi adanya orang yang melakukan penebangan liar di hutan, iaach…kalau terjadi seperti ini siapa yang bertanggung jawab?,” cetus seorang warga yang tak mau di sebutkan namanya.(Ar)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kecelakaan Tunggal, Seorang Mahasiswi Aceh Barat Meninggal Dunia

17 Juni 2026 - 11:13 WIB

Aliansi GERAM Aceh Barat Gelar Aksi, Desak Presiden RI Turunkan Harga BBM dan Evaluasi yang Merugikan Rakyat

15 Juni 2026 - 22:32 WIB

Warga Geram, Lapor Keuchik Cot Bayu Terkait Pengelolaan Dana Desa Diduga Tidak Transparan

10 Mei 2026 - 15:15 WIB

Mobil Diduga Milik Perusahaan ZTE Terperosok ke Sawah di Abdya

29 April 2026 - 10:22 WIB

Rumah Warga di Perumahan Alue Kambuk Nagan Raya Dibobol, Uang Ratusan Juta Ikut Raib

26 April 2026 - 12:23 WIB

Trending di Peristiwa