Menu

Mode Gelap
Peredaran Sianida Marak, SaKA Duga Oknum Polisi di Abdya Terima Setoran dari Pemilik Blander Emas PUPR Aceh Barat Mulai Aspal Jalan Menuju Pukesmas Samatiga Pulang Kampung, Masyarakat Aceh Selatan Ramaikan Tabligh Akbar Tgk Habibie Nawawi Bupati Aceh Selatan: Pengurus BMK Bukan Sekadar Fungsi Administratif, Melainkan Amanah Moral dan Keagamaan Pemkab Nagan Raya Gelar FGD Draft Perbup CMS Non Tunai Desa Pemkab Nagan Raya Berikan Penghargaan Kecamatan dan Gampong Tercepat Pencairan Dana Desa Tahap I 2026

Kesehatan

Cegah Anak Stunting, Pemkab Aceh Jaya Launching Rumoh Gizi Gampong 

badge-check


					Cegah Anak Stunting, Pemkab Aceh Jaya Launching Rumoh Gizi Gampong  Perbesar

 

Narasiterkini.com, Aceh Jaya – Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya melalui Dinas Kesehatan kabupaten setempat melakukan Lauching Rumoh Gizi Gampong ( RGG ) berlangsung di halaman Paud Bungong Jeumpa Desa Meukhan Kecamatan Indra Jaya, Senin (24/8/2020).

Kegiatan tersebut, turut dihadiri Bupati Aceh Jaya, T Irfan TB, Kepala Dinas Pangan, T. Mulfizal, Kepala Dinas DPMPKB, T. Reza Pahlevi dan Kepala DLH, Joni Saputra serta unsur Muspika Indra Jaya.

Kepala Dinas Kesehatan Aceh Jaya, Ernani Wijaya usai membuka kegiatan mengungkapkan jika program ini dilaksanakan di 17 Desa dalam 3 Kecamatan, Yakni Kecamatan Indra Jaya, Setia Bakti dan Panga sebagai Pilot Model Pencegahan dan Penanganan Stunting terintegrasi melalui Rumoh Gizi Gampong (RGG).

“sumber anggaran pelaksanaan kegiatan lauching ini terkait dengan dana dari DAK Non Fisik. Dana kegiatan Rumoh Gizi Gampong (RGG) Bersumber dari anggaran Otsus DPA Dinas Kesehatan Aceh Jaya,” ungkapnya

Untuk pembinaan, lanjutnya, melibatkan beberapa SKPK terkait, dengan menggunakan dana di instansi masing-masing.

Dirinya menerangkan, Konsep RGG (Rumoh Gizi Gampong) tersebut merupakan inovasi pertama di Aceh dengan memadukan dan mengintegrasikan semua layanan intervensi, baik Spesifik maupun sensitif. Seperti layanan PMBA (Pemberian Makanan Bayi dan Anak), MTBS (Manajemen Terpadu Balita Sakti) Sanitasi (STBM) serta (Kawasan Rumah Pangan Lestari).

“Saat ini, Kita Menghadapi persoalan mengenai gizi anak dan balita yang populer dengan istilah Stunting, Bedasarkan data dari pemantauan EPPGBM Aceh Jaya tahun 2019 sebanyak 864 Kasus dan tahun 2020 sebanyak 661 kasus,” ujar Ernani

Meskipun mengalami penurunan signifikan dari tahun ke tahun, Ernani berkomitmen melakukan upaya agar angka stunting di Aceh Jaya menjadi nol.

“Kita komit, untuk menurunkan angka stunting di Aceh Jaya. Kami juga membutuhkan kerjasama dari semua kalangan, agar program RGG ini berjalan dengan baik hingga akhir,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Aceh Jaya T. Irfan TB mengungkapkan, Dengan adanya program Rumoh Gizi Gampong dapat mencegah Stunting sejak dini.

“kita menekankan kepada dinas terkait agar memantau dan terus mendampingi penerapan program ini hingga akhir. Agar Program ini merupakan tanggung jawab bersama demi meningkatkan taraf kehidupan balita agar tidak stunting,” tutupnya. ( Rilis/AS)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Tim SDM Polres Lhokseumawe Beri Layanan Dukungan Psikososial untuk Anak-anak di Riseh Teungoh

29 Desember 2025 - 21:53 WIB

Warga Terdampak Banjir Berbondong bondong Menuju Posko Lamie, Tim RSUD SIM Nagan Raya Beri Pelayanan Kesehatan 

19 Desember 2025 - 10:26 WIB

Kader Partai NasDem di DPR RI ini Nilai Pengelolaan SPPG Polri Sesuai Standar

2 Oktober 2025 - 12:06 WIB

Dukung Program Pemerintah Tuntaskan Gizi Buruk dan Stunting, PT Socfindo Seumayam Salurkan CSR PMT

12 September 2025 - 14:26 WIB

Deputi Umum BPKS, Fajran Zain : Saat Kawasan Sabang Tumbuh, Kerawanan Narkoba Luruh

5 Agustus 2025 - 12:01 WIB

Trending di Ekonomi