Menu

Mode Gelap
PT Socfindo Semayam Keliling Rumah Disabilitas Salurkan Bantuan Sembako  Bupati TRK Hadiri Pelepasan JCH Kloter 9 Embarkasi Aceh Tahun 1447 H/2026 M Pondok Kebun di Desa Lhang Dijadikan Tempat Transaksi Narkoba Pria asal Cot Mane Tuha Peut Desa Cot Bayu Basyarudin Akui Tak Terima Gaji Sepersenpun Setelah SK Berakhir Pansus LKPJ, Zulkarnain: SKPK Bekerja Maksimal Bukan Tak Mungkin PAD 300 Miliar Terwujud  Ketua KNPI Nagan Raya: Dukung Investasi untuk Perkuat Ekonomi dan Kemandirian Daerah

Kesehatan

Cegah Anak Stunting, Pemkab Aceh Jaya Launching Rumoh Gizi Gampong 

badge-check


					Cegah Anak Stunting, Pemkab Aceh Jaya Launching Rumoh Gizi Gampong  Perbesar

 

Narasiterkini.com, Aceh Jaya – Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya melalui Dinas Kesehatan kabupaten setempat melakukan Lauching Rumoh Gizi Gampong ( RGG ) berlangsung di halaman Paud Bungong Jeumpa Desa Meukhan Kecamatan Indra Jaya, Senin (24/8/2020).

Kegiatan tersebut, turut dihadiri Bupati Aceh Jaya, T Irfan TB, Kepala Dinas Pangan, T. Mulfizal, Kepala Dinas DPMPKB, T. Reza Pahlevi dan Kepala DLH, Joni Saputra serta unsur Muspika Indra Jaya.

Kepala Dinas Kesehatan Aceh Jaya, Ernani Wijaya usai membuka kegiatan mengungkapkan jika program ini dilaksanakan di 17 Desa dalam 3 Kecamatan, Yakni Kecamatan Indra Jaya, Setia Bakti dan Panga sebagai Pilot Model Pencegahan dan Penanganan Stunting terintegrasi melalui Rumoh Gizi Gampong (RGG).

“sumber anggaran pelaksanaan kegiatan lauching ini terkait dengan dana dari DAK Non Fisik. Dana kegiatan Rumoh Gizi Gampong (RGG) Bersumber dari anggaran Otsus DPA Dinas Kesehatan Aceh Jaya,” ungkapnya

Untuk pembinaan, lanjutnya, melibatkan beberapa SKPK terkait, dengan menggunakan dana di instansi masing-masing.

Dirinya menerangkan, Konsep RGG (Rumoh Gizi Gampong) tersebut merupakan inovasi pertama di Aceh dengan memadukan dan mengintegrasikan semua layanan intervensi, baik Spesifik maupun sensitif. Seperti layanan PMBA (Pemberian Makanan Bayi dan Anak), MTBS (Manajemen Terpadu Balita Sakti) Sanitasi (STBM) serta (Kawasan Rumah Pangan Lestari).

“Saat ini, Kita Menghadapi persoalan mengenai gizi anak dan balita yang populer dengan istilah Stunting, Bedasarkan data dari pemantauan EPPGBM Aceh Jaya tahun 2019 sebanyak 864 Kasus dan tahun 2020 sebanyak 661 kasus,” ujar Ernani

Meskipun mengalami penurunan signifikan dari tahun ke tahun, Ernani berkomitmen melakukan upaya agar angka stunting di Aceh Jaya menjadi nol.

“Kita komit, untuk menurunkan angka stunting di Aceh Jaya. Kami juga membutuhkan kerjasama dari semua kalangan, agar program RGG ini berjalan dengan baik hingga akhir,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Aceh Jaya T. Irfan TB mengungkapkan, Dengan adanya program Rumoh Gizi Gampong dapat mencegah Stunting sejak dini.

“kita menekankan kepada dinas terkait agar memantau dan terus mendampingi penerapan program ini hingga akhir. Agar Program ini merupakan tanggung jawab bersama demi meningkatkan taraf kehidupan balita agar tidak stunting,” tutupnya. ( Rilis/AS)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sama dengan Abdya dan Aceh Barat, RSUD SIM Nagan Raya Tak Batasi Masyarakat untuk Berobat

9 Mei 2026 - 09:17 WIB

Sempat Viral Media Bayi Bocor Jantung, Wakil Ketua I DPRK Nagan Raya Berkunjung dan Salurkan Bantuan

6 Mei 2026 - 15:06 WIB

Mulai Bulan ini RS Cahaya Husada Nagan Raya Sudah Dapat Layani Pasien BPJS Kesehatan

4 Mei 2026 - 10:32 WIB

Isu “Perampok Anggaran” JKA Menggema, PERMAHI Aceh Desak Audit Forensik Segera

30 April 2026 - 21:14 WIB

Gedung Baru RSUD SIM Nagan Raya Aktif Kini Mampu Atasi Kebutuhan Kamar Pasien 

22 April 2026 - 13:38 WIB

Trending di Kesehatan