Menu

Mode Gelap
Lukman Terpilih Secara Aklamasi Pimpin Pemuda Pancasila Seunagan Periode 2026–2029 Polisi Tangkap Oknum Brimob Bandar Narkoba, Seorang Anggota POM TNI Gugur Saat Bantu di TKP  Yayasan Putroe Aceh Nanggroe Raya serahkan 73 SK Guru dan Tenaga Kependidikan  ‎ Sang Senior Kembali Dapat Amanah Cak Imin untuk Pimpin PKB Nagan Raya  BSI Area Meulaboh Bersama OJK dan FKIJK Gelar GENCARKAN, Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di Nagan Raya Dari Ranger, Amran Resmi Jabat Kadis Perkebunan Nagan Raya

Kesehatan

Cegah Anak Stunting, Pemkab Aceh Jaya Launching Rumoh Gizi Gampong 

badge-check


					Cegah Anak Stunting, Pemkab Aceh Jaya Launching Rumoh Gizi Gampong  Perbesar

 

Narasiterkini.com, Aceh Jaya – Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya melalui Dinas Kesehatan kabupaten setempat melakukan Lauching Rumoh Gizi Gampong ( RGG ) berlangsung di halaman Paud Bungong Jeumpa Desa Meukhan Kecamatan Indra Jaya, Senin (24/8/2020).

Kegiatan tersebut, turut dihadiri Bupati Aceh Jaya, T Irfan TB, Kepala Dinas Pangan, T. Mulfizal, Kepala Dinas DPMPKB, T. Reza Pahlevi dan Kepala DLH, Joni Saputra serta unsur Muspika Indra Jaya.

Kepala Dinas Kesehatan Aceh Jaya, Ernani Wijaya usai membuka kegiatan mengungkapkan jika program ini dilaksanakan di 17 Desa dalam 3 Kecamatan, Yakni Kecamatan Indra Jaya, Setia Bakti dan Panga sebagai Pilot Model Pencegahan dan Penanganan Stunting terintegrasi melalui Rumoh Gizi Gampong (RGG).

“sumber anggaran pelaksanaan kegiatan lauching ini terkait dengan dana dari DAK Non Fisik. Dana kegiatan Rumoh Gizi Gampong (RGG) Bersumber dari anggaran Otsus DPA Dinas Kesehatan Aceh Jaya,” ungkapnya

Untuk pembinaan, lanjutnya, melibatkan beberapa SKPK terkait, dengan menggunakan dana di instansi masing-masing.

Dirinya menerangkan, Konsep RGG (Rumoh Gizi Gampong) tersebut merupakan inovasi pertama di Aceh dengan memadukan dan mengintegrasikan semua layanan intervensi, baik Spesifik maupun sensitif. Seperti layanan PMBA (Pemberian Makanan Bayi dan Anak), MTBS (Manajemen Terpadu Balita Sakti) Sanitasi (STBM) serta (Kawasan Rumah Pangan Lestari).

“Saat ini, Kita Menghadapi persoalan mengenai gizi anak dan balita yang populer dengan istilah Stunting, Bedasarkan data dari pemantauan EPPGBM Aceh Jaya tahun 2019 sebanyak 864 Kasus dan tahun 2020 sebanyak 661 kasus,” ujar Ernani

Meskipun mengalami penurunan signifikan dari tahun ke tahun, Ernani berkomitmen melakukan upaya agar angka stunting di Aceh Jaya menjadi nol.

“Kita komit, untuk menurunkan angka stunting di Aceh Jaya. Kami juga membutuhkan kerjasama dari semua kalangan, agar program RGG ini berjalan dengan baik hingga akhir,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Aceh Jaya T. Irfan TB mengungkapkan, Dengan adanya program Rumoh Gizi Gampong dapat mencegah Stunting sejak dini.

“kita menekankan kepada dinas terkait agar memantau dan terus mendampingi penerapan program ini hingga akhir. Agar Program ini merupakan tanggung jawab bersama demi meningkatkan taraf kehidupan balita agar tidak stunting,” tutupnya. ( Rilis/AS)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pasien Gagal Ginjal Kronik Tinggi di Nagan, Beruntung Kini Bisa Cuci Darah di RSUD Sultan Iskandar Muda 

9 Juli 2026 - 22:43 WIB

Polres Nagan Raya Adakan Jalan Santai dan Senam Bersama, Sediakan 170 Doorprize

10 Juni 2026 - 14:43 WIB

TRK: Kini Cukup dengan KTP dan KK, Masyarakat Jangan Takut untuk Berobat ke RSUD SIM atau PKM

21 Mei 2026 - 16:05 WIB

Sama dengan Abdya dan Aceh Barat, RSUD SIM Nagan Raya Tak Batasi Masyarakat untuk Berobat

9 Mei 2026 - 09:17 WIB

Sempat Viral Media Bayi Bocor Jantung, Wakil Ketua I DPRK Nagan Raya Berkunjung dan Salurkan Bantuan

6 Mei 2026 - 15:06 WIB

Trending di Kesehatan