Menu

Mode Gelap
Kecelakaan Tunggal, Seorang Mahasiswi Aceh Barat Meninggal Dunia Anggota DPR RI Jamaluddin Idham Salurkan 7.500 Bibit Produktif untuk Ketahanan Pangan Aceh Aliansi GERAM Aceh Barat Gelar Aksi, Desak Presiden RI Turunkan Harga BBM dan Evaluasi yang Merugikan Rakyat Kapolres Nagan Raya Resmi Tutup Kejurprov Grasstrack dan Motocross Trophy Kapolres 2026 Abeh Ubee Abeh, Kepengurusan Baru PAN Target Masuk Tiga Besar di Parlemen Nagan Raya  Putra Laweung Terpilih Pimpin KUPI Periode 2026–2030

Opini

Ketua Panitia: Mubes SEMA-DEMA STAIN TDM Dilaksanakan Sesuai Ketentuan

badge-check


					Ketua Panitia: Mubes SEMA-DEMA STAIN TDM Dilaksanakan Sesuai Ketentuan Perbesar

 

Narasiterkini.com, Meulaboh– Ketua Panitia Musyawarah Besar Senat Mahasiswa dan Dewan Eksekutif Mahasiswa (MUBES SEMA dan DEMA) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku dirundeng Meulaboh, Ulfi Yanti menyampaikan bahwa isu yang mengatakan mubes tersebut cacat hukum tidaklah benar.

Hal itu disampaikan melalui media ini, Jum’at (25/12/2020). “Dari segimananya kegiatan MUBES ini cacat hukum, segala administrasinya sudah kami lengkapi bersama tim,” ungkap Ulfi Yanti.

Pihaknya merasa perlu meluruskan mengingat banyaknya tuduhan-tuduhan yang dilontarkan oleh Pihak atau kelompok yang ingin menggagalkan acara MUBES tersebut.

“Memang benar kalau kami sedikit kewalahan dikarenakan baru kali ini MUBES dilakukan secara virtual, namun itu menjadi tantangan tersendiri buat kami panitia, dan selama MUBES dibuka terdapat beberapa oknum yang mulai meneror bahkan sampai menebar acaman,” sambung Uli.

Selain terror dan tuduhan Ulfi juga membantah soal dirinya telah mengundurkan diri dari ketua panitia, bahkan berbagai isu lain yang mereka keluarkan guna menggiring opini publik. Bahkan dalam keterangannya Ulfi menambahkan, mereka malah lebih kelihatan kurang siap dengan kondisi yang sedang terjadi. “Mereka juga membuat kegaduhan Ketika MUBES itu sendiri berlangsung bahkan hingga kata-kata kasar yang mengandung unsur SARA juga dilontarkan oleh beberapa peserta.

“Saya rasa mereka tidak dapat menerima kenyataan, yang mana saat ini kita ketahui betul bahwa kita sedang dilanda pandemi covid-19 dan pemerintah juga menerapkan PSBB disetiap daerah, jadi selaku ketua panitia dan mahasiswa yang terdidik, sudah selayaknyalah kita pahami betul dan kita terapkan semua aturan pemerintah,” tambah Ulfi lagi tentu dengan mengesampingkan kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. (Rils)

Tinggalkan Balasan

1 Komentar

  1. Dian

    Tuduhan di situs satu lagi jahat banget ya,mereka sepertinya memutar balik kan fakta huhu

semua sudah ditampilkan
Baca Lainnya

Kecelakaan Tunggal, Seorang Mahasiswi Aceh Barat Meninggal Dunia

17 Juni 2026 - 11:13 WIB

Aliansi GERAM Aceh Barat Gelar Aksi, Desak Presiden RI Turunkan Harga BBM dan Evaluasi yang Merugikan Rakyat

15 Juni 2026 - 22:32 WIB

TRK: Saya Ingin Realisasikan Janji Nagan Bagaikan Brunai, Jika Kehadiran Investasi Ditolak Maka Bukan Saya Ingkar Janji 

10 Juni 2026 - 16:12 WIB

Dianggap Suara Masyarakat Beutong Ateuh Diabaikan, Mahasiswa Minta Dibuka Forum Dengar Pendapat 

4 Juni 2026 - 13:52 WIB

Anggota DPRK Ini Optimis dengan Bupati TRK, Investasi Rp200 Triliun Jadi Kabar Baik Salah Satunya Tekan Angka Pengangguran

28 Mei 2026 - 09:29 WIB

Trending di Opini