Menu

Mode Gelap
Aksi Tuntutan Berlanjut ke Polda Aceh, Korban Minta Usut Aksi Tandingan Siapa Dalangnya Bupati Tarmizi Buka Kegiatan Musorkab KONI Aceh Barat 2026 Pengadaan Mobil Dinas Rp1,87 Miliar Sebelum Bupati Aceh Selatan Dilantik, Haji Mirwan lebih Memilih Pakai Kendaraan Pribadi  Bupati Aceh Selatan Kembali Dapat Yakinkan Pusat, Kali ini Bawa Pulang Excavator untuk Percepat Pemulihan Pascabencana Perkuat Sinergi Pemerintah dan Wartawan untuk Kemajuan Daerah, Kadis Kominsa Aceh Barat Kunjungi Sekretariat SWI Tak ada Pemilik, Polisi Temukan 2.000 Liter Diduga BBM Bio Solar Bersubsidi di Gunong Nagan 

Pendidikan

Julianto Jabat Ketua PGRI Aceh Jaya, Bupati Ingatkan Guru Agar Tak Terlibat Politik Praktis

badge-check


					Julianto Jabat Ketua PGRI Aceh Jaya, Bupati Ingatkan Guru Agar Tak Terlibat Politik Praktis Perbesar

 

Narasiterkini.com, Calang – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Aceh Jaya menyelenggarakan konferensi kabupaten ke-IV periode 2021-2026 yang berlangsung lantai III Aula Setdakab Aceh Jaya, Kamis (21/01/2021)

 

Dalam konferensi tersebut, Julianto terpilih sebagai ketua PGRI Kabupaten Aceh Jaya periode 2021-2026 setelah mengalahkan 3 Calon lainnya yaitu Mahyuzar, Amri dan Jurjani dengan perolehan 49 suara, menggantikan Muhammad Yanis.

 

Pelaksanaan konferensi diikuti oleh 50 Kepala sekolah yang ada dalam wilayah Aceh Jaya.guna memberikan hak suara dalam pemilihan ketua PGRI tingkat Kabupaten Aceh Jaya periode 2021-2026 mandatang.

 

Pantauan media, hadir dalam kegiatan itu Bupati Aceh Jaya, T. Irfan TB, Sekda Aceh Jaya, Mustafa, Ketua PGRI Provinsi Aceh, Kadis pendidikan Abdul Jabar, S.Pd, anggota DPRK Tgk Amirudin dan para kepala sekolah.

 

Ketua PGRI Aceh, Al Munzir menerangkan, pelaksanaan konferensi PGRI ini merupakan amanah kongres pusat untuk memilih ketua cabang PGRI di tingkat kabupaten.

 

Ia berharap, pelaksanaan konferensi di kabupaten Aceh Jaya mampu melahirkan pemimpin PGRI yang bermitra dengan pemerintrah dalam peningkatan kapasitas guru dan memperjuang hak tenaga pengajar.

 

” Baik guru honorer, guru bakti maupun guru PNS,” ujarnya

 

Sementara itu, Bupati Aceh Jaya, T. Irfan TB menyambut baik pelaksanaan konferensi Persatuan Guru Republik Indonesia ke-IV Kabupaten Aceh Jaya. Selain itu, dirinya merasa bangga bisa berada di tengah-tengah para pahlawan tanpa tanda jasa.

 

T Irfan TB Berharap konferensi ini berjalan dengan baik sehingga dapat melahirkan pengurus baru, yang mampu membawa perubahan yang besar pada pembangunan daerah melalui dunia pendidikan.

 

“Saya berharap kepada pengurus yang terpilih bisa meningkatkan kinerja dalam mengerakkan organisasi PGRI Aceh Jaya, agar lebih prefesional dan bertanggungjawab dan bersinergi dengan pemerintah serta mendukung kinerja pemerintah terkait peningkatan sumber daya manusia,” ujar Bupati.

 

Ia menekankan, agar para guru tidak terlibat politik praktis. Pasalnya guru adalah pejuang tanpa tanda jasa yang memilik martabat dalam melaksanakan tugas untuk mengangkat derajat pendidikan. (Aswar)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

STIMI Meulaboh Lepas KKN-KPM, Camat Kaway XVI: Kehadiran Mahasiswa Harus Memberikan Manfaat Nyata 

21 Juni 2026 - 17:35 WIB

Perkuat Nilai Keagamaan, Pemuda Samatiga Gelar Beut Panteu Keude Perdana di Cot Seumeureung

19 Juni 2026 - 07:07 WIB

Tingkatkan Mutu Pendidikan Tinggi, STIS Al-Aziziyah Sabang Teken MoU dengan Universitas Islam Al-aziziyah Indonesia

11 Juni 2026 - 15:14 WIB

FORJIAS berbagi Ilmu dengan Pelajar MAN 4 Aceh Selatan, Belajar Bijak Bermedia dan Lawan Hoaks Bersama 

9 Mei 2026 - 20:05 WIB

Ratusan Lansia di Nagan Raya Senyum Bahagia Ikut Wisuda Progam Sidaya

5 Mei 2026 - 17:12 WIB

Trending di Daerah