Menu

Mode Gelap
Putri Kadisparpora Nagan Raya Ukir Prestasi, Raih Emas O2SN Aceh 2026 Presiden Mahasiswa STAIN TDM: Kedepankan Dialog, Jangan Sampai Kritik Publik Diduga Dibalas dengan Gugatan dan Laporan Pidana ‎ Ketua DPM FISIP UTU Soroti Gugatan PT SCY terhadap Masyarakat dan Aktivis: Demokrasi Tidak Boleh Dibungkam Asisten II Buka Evaluasi Qanun, Pemkab Nagan Raya Dorong Regulasi Berkeadilan dan Berperspektif HAM Tim PKM STIKes Medika Seramoe Barat Laksanakan Pendampingan Psikososial Berbasis Permainan bagi Anak Pascabencana  Bupati TRK Terima Kunjungan Tim Peneliti Tohoku University Jepang

Peristiwa

Aminullah Terpilih Sebagai Ketua Forum Kabupaten/Kota se-Aceh, Ketua DPRK Nagan Ikut Pimpin Sidang

badge-check


					Aminullah Terpilih Sebagai Ketua Forum Kabupaten/Kota se-Aceh, Ketua DPRK Nagan Ikut Pimpin Sidang Perbesar

 

 

Narasiterkini.com, Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman kembali dipercaya memimpin organisasi besar. Usai ditetapkan sebagai Ketua DPD PAN Kota Banda Aceh kemarin, hari ini mantan Dirut Bank Aceh dua periode itu ditunjuk oleh para kepala daerah se-Aceh sebagai Koordinator Forum Komunikasi Kabupaten/Kota se-Aceh (FKKA).

 

Aminullah terpilih secara aklamasi pada Konferensi ke III Forum KKA, Selasa (23/2/2021) di Aula Lantai IV, Gedung Mawardy Nurdin Balai Kota Banda Aceh.

 

Pada sidang yang dipimpin Bupati Gayo Lues, Amru para peserta yang dihadiri Bupati/Wali Kota se Aceh, Wakil Bupati dan Wakil Wali Kota serta para pimpinan DPRK se-Aceh menyepakati Aminullah Usman sebagai koordinator yang akan menakhodai FKKA periode 2020-2025.

 

Usai terpilih, Aminullah yang juga Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Provinsi Aceh ini menyampaikan akan membangun bersama Aceh lewat FKKA.

“Kita ingin membangun Aceh secara bersama, bersinergi dengan Pemprov dan seluruh Kabupaten/Kota. Harapan-harapan masyarakat Aceh bisa tersalurkan melalui FKKA ini,” ujarnya.

 

“Seperti dana Otsus itu bisa diperpanjang, tentu ini butuh dukungan dari semua kita (Kabupaten/Kota),” tambahnya.

 

Kata Aminullah, dalam waktu dekat akan menyurati Presiden Jokowi dan meminta waktu untuk bertemu dengan seluruh Bupati/Wali Kota anggota FKKA untuk membahas soal dana Otsus Aceh agar diperpanjang tanpa batas waktu.

 

“Ini penting untuk pembangunan Aceh. Ada Otsus saja angka kemiskinan masih tinggi, bagaimana kalau kemudian dihentikan,” kata Aminullah.

 

Hal lain yang akan diperjuangkan secara bersama oleh seluruh bupati dan wali kota adalah bagaimana terus bersinergi merancang program-program pengentasan kemiskinan di Aceh. Menurut Wali Kota Banda Aceh ini, pengentasan kemiskinan harus dilakukan secara bersama, bukan hanya tanggung jawab Pemerintah Provinsi saja, tapi bagaimana seluruh kabupaten/kota bekerja keras agar angka kemiskinan di Aceh menurun.

 

Selanjutnya yang akan jadi perhatian FKKA, adalah program penanganan Covid-19.

“Ini banyak daerah kita yang masih zona orange dan kuning. Kita targetkan bisa turun ke zona hijau,” ujarnya.

 

Selain agenda pemilihan koordinator dan pengurus FKKA, dalam kesempatan ini para bupati/wali kota juga membahas soal Pilkada. Para kepala daerah dan pimpinan legislatif yang hadir sepakat Pilkada di Aceh digelar pada tahun 2022 sesuai dengan kekhususan Aceh yang tertuang UUPA dimana disebutkan Pilkada Aceh digelar setiap lima tahun sejak 2006. Dengan demikian, jadwal Pilkada Aceh jatuh pada 2022.

 

Para bupati/wali kota menginginkan kepastian jadwal Pilkada tersebut agar bisa menyiapkan anggaran untuk memulai tahapan-tahapannya.

 

Sementara itu, Gubernur Aceh diwakili Staf Ahli Pemerintahan, Hukum dan Politik Kamaruddin Andalah juga mengatakan peran FKKA sangat dibutuhkan untuk menyatukan kekuatan guna mendorong agar dana

Otsus Aceh dapat diberikan tanpa batas waktu.

 

“Untuk memperkuat dorongan ini, kita sudah pasti membutuhkan

FKKA sebagai forum yang solid, kompak dan tangguh dalam membangun komunikasi dengan lembaga terkait,” ujarnya.

 

Konferensi III Forum KKA ini dihadiri para bupati/wali kota se Aceh, wakil bupati/wakil wali kota se Aceh serta para pimpinan DPRK se-Aceh.

 

Selain Bupati Gayo Lues, Amru yang dipercaya memimpin sidang, anggota pimpinan sidang Ketua DPRK Nagan Raya Jonniadi, tampak hadir Bupati Bener Meriah Sarkawi, Bupati Aceh Selatan Tgk Amran, Bupati Singkil Dul Mursid, Bupati Bireun Muzakkar A Gani Bupati Nagan Raya Jamin Idham.

 

Kemudian tampak hadir sebagai peserta konferensi, Wabup Pidie Jaya Said Mulyadi, Wakil Wali Kota Banda Aceh Zainal Arifin, Wabup Aceh Utara Fauzi Yusuf, Wabup Aceh Tenggara Bukhari, Wabup Abdya Muslizar MT, Wabup Aceh Tamiang, Wabup Aceh Barat Banta Puteh Syam, Wabup Aceh Jaya Tgk Yusri Sofya, Wawalkot Lhokseumawe Yusuf Muhammad, Wawalkot Sabang Suradji Yunus, Wawalkot Subulussalam Salmaza dan Wawalkot Langsa Marzuki Hamid.

 

Kemudian hadir juga para pimpinan DPRK yakni para Ketua DPRK dan Wakil Ketua DPRK se-Aceh.[Rils]

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Aksi Tuntutan Berlanjut ke Polda Aceh, Korban Minta Usut Aksi Tandingan Siapa Dalangnya

4 Juli 2026 - 15:51 WIB

Aksi Tandingan Menimbulkan Tanda Tanya Publik, Ada Apa Dengan Aparat Penegak Hukum di Aceh Barat?

2 Juli 2026 - 23:58 WIB

Puluhan Warga Tuntut Keadilan, Aksi Unjuk Rasa Depan Kantor Polres Aceh Barat, Sampai Bawa Poster Copot Kasat Reskrim

1 Juli 2026 - 00:22 WIB

Kecelakaan Tunggal, Seorang Mahasiswi Aceh Barat Meninggal Dunia

17 Juni 2026 - 11:13 WIB

Aliansi GERAM Aceh Barat Gelar Aksi, Desak Presiden RI Turunkan Harga BBM dan Evaluasi yang Merugikan Rakyat

15 Juni 2026 - 22:32 WIB

Trending di Daerah