Menu

Mode Gelap
Kejari Nagan Raya Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81 Bupati TRK Pimpin Apel Kesiapan Penanggulangan Karhutla Nagan Raya Terkait Dugaan Keracunan MBG di Bener Meriah, PWI Sesalkan Larangan Peliputan oleh Oknum TNI  STIAPEN dan Mitra Dunia Industri Gelar FGD Kurikulum, Wujudkan Lulusan Administrasi Bisnis Siap Kerja Daftarkan Segera Klub Terbaik Anda, Muslem Mobil Buka Pendaftaran Open Turnamen Futsal Inflasi Aceh 4,86 Persen, Perdagangan Surplus Namun Kunjungan Wisman Turun

Hukum

Terkait Karhutla, Forkopimda Nagan Raya Panggil Pimpinan Perusahaan ke Kantor Bupati 

badge-check


					Terkait Karhutla, Forkopimda Nagan Raya Panggil Pimpinan Perusahaan ke Kantor Bupati  Perbesar

 

Narasiterkini.com, Suka Makmue– Usai rapat dengan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo tentang Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) secara virtual, Forum Komunikasi Pimpinan Kepala Daerah (Forkopimda) panggil pimpinan perusahaan yang ada di Nagan Raya, Jumat, (26/2/2021) siang.

 

 

Dalam pertemuan yang di moderatori oleh Sekda Ir Ardimartha itu terlihat hadir Kapolres Nagan Raya, AKBP Risno SIK, Kasdim 0116 Samil Fuddin, Pasiter Ainu Rokhman dan Kalak BPBD Nagan Raya, Irfanda Rinadi. Sementara dari pimpinan perusahaan terlihat 13 pimpinan pabrik dan kebun kelapa sawit di wilayah itu.

 

Catatan media di Nagan Raya banyak lahan gambut yang beralih fungsi menjadi kebun sawit (baik milik masyarakat maupun HGU perusahaan) sehingga rawa gambut tersebut rentan terbakar di saat musim kemarau tiba.

 

Dalam pertemuan yang berlangsung lebih dari 1 jam itu pihak perusahaan di Nagan Raya menyatakan diri sudah siap mendukung penanganan karhutla secara terpadu dengan sistem gotong royong. Begitu juga dengan koordinasi, disepakati untuk dibentuk group WhatsApp cikal bakal terbentuknya sebuah forum komunikasi karhutla di Kabupaten Nagan Raya.

 

 

Selain itu, Pemkab juga mewajibkan perusahaan untuk menyediakan kanal kanal di lahan perkebunan, sehingga jika dibutuhkan air tidak sulit dicari saat kemarau tiba. Tak hanya kebun sendiri, juga mewaspadai kebun masyarakat di sekitar HGU harus diperhatikan.

 

Di sisi lain, Presiden Joko Widodo memberikan sejumlah arahan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2021 yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Senin, 22 Februari 2021 lalu. Dalam arahannya, setidaknya ada enam hal yang ditekankan oleh Presiden Joko Widodo terkait upaya pengendalian karhutla.

 

Presiden meminta agar upaya pencegahan diprioritaskan. Prioritas pencegahan jangan sampai terlambat karena jika sudah terlambat, upaya pemadaman akan jauh lebih sulit untuk dilakukan.

 

“Manajemen lapangan harus terkonsolidasi dan terorganisasi. Artinya, di desa itu kalau ada api kecil itu sudah harus memberitahukan agar segera bisa tertangani di depan. Bukan sudah terlanjur besar baru ketahuan, sulit memadamkan,” ujar Presiden Joko Widodo dalam arahannya. (*)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Warga Betong Ateuh Bentang Spanduk Dengan Pesan, Beutong Ateuh Belum Pulih Izin Tambang Sudah Datang

19 Agustus 2026 - 15:15 WIB

Polisi Tangkap Oknum Brimob Bandar Narkoba, Seorang Anggota POM TNI Gugur Saat Bantu di TKP 

26 Juli 2026 - 18:06 WIB

Akademisi UIN Lhokseumawe Dukung Kortas Tipikor Polri: Perkuat Pemberantasan Korupsi

14 Juli 2026 - 17:59 WIB

Diduga Bantu Pelangsir Solar Subsidi, Dua Operator SPBU di Darul Makmur Ditetapkan Sebagai Tersangka

8 Juli 2026 - 15:50 WIB

Aksi Tuntutan Berlanjut ke Polda Aceh, Korban Minta Usut Aksi Tandingan Siapa Dalangnya

4 Juli 2026 - 15:51 WIB

Trending di Daerah