Menu

Mode Gelap
Ratusan Siswa MAN Inovasi Ikuti Safari Penyuluhan IPARI, DPRK Nagan Raya Tegaskan Komitmen Bentengi Generasi Muda dari Narkoba Komitmen Salurkan CSR dan Support HUT Nagan, PT Ensem Lestari Jaya Kembali Dapat Penghargaan dari Bupati  Meriahkan HUT ke-24, Pemkab Nagan Raya Gelar Nagan Culinary Festival 2026 Angkat Kuliner Warisan Berkomitmen Salurkan CSR dan Support HUT Nagan, PT Socfindo Seunagan dan Socfindo Seumayam Kembali Dapat Penghargaan Bupati  Tampilkan Kreativitas Pemuda, Stand DPD KNPI Nagan Raya Sabet Juara Harapan I Stand Dinas TPHP Perkenalkan Pertanian Modern Advanced Agriculture System di Momen HUT Nagan Raya 

Hukum

Terkait Karhutla, Forkopimda Nagan Raya Panggil Pimpinan Perusahaan ke Kantor Bupati 

badge-check


					Terkait Karhutla, Forkopimda Nagan Raya Panggil Pimpinan Perusahaan ke Kantor Bupati  Perbesar

 

Narasiterkini.com, Suka Makmue– Usai rapat dengan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo tentang Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) secara virtual, Forum Komunikasi Pimpinan Kepala Daerah (Forkopimda) panggil pimpinan perusahaan yang ada di Nagan Raya, Jumat, (26/2/2021) siang.

 

 

Dalam pertemuan yang di moderatori oleh Sekda Ir Ardimartha itu terlihat hadir Kapolres Nagan Raya, AKBP Risno SIK, Kasdim 0116 Samil Fuddin, Pasiter Ainu Rokhman dan Kalak BPBD Nagan Raya, Irfanda Rinadi. Sementara dari pimpinan perusahaan terlihat 13 pimpinan pabrik dan kebun kelapa sawit di wilayah itu.

 

Catatan media di Nagan Raya banyak lahan gambut yang beralih fungsi menjadi kebun sawit (baik milik masyarakat maupun HGU perusahaan) sehingga rawa gambut tersebut rentan terbakar di saat musim kemarau tiba.

 

Dalam pertemuan yang berlangsung lebih dari 1 jam itu pihak perusahaan di Nagan Raya menyatakan diri sudah siap mendukung penanganan karhutla secara terpadu dengan sistem gotong royong. Begitu juga dengan koordinasi, disepakati untuk dibentuk group WhatsApp cikal bakal terbentuknya sebuah forum komunikasi karhutla di Kabupaten Nagan Raya.

 

 

Selain itu, Pemkab juga mewajibkan perusahaan untuk menyediakan kanal kanal di lahan perkebunan, sehingga jika dibutuhkan air tidak sulit dicari saat kemarau tiba. Tak hanya kebun sendiri, juga mewaspadai kebun masyarakat di sekitar HGU harus diperhatikan.

 

Di sisi lain, Presiden Joko Widodo memberikan sejumlah arahan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2021 yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Senin, 22 Februari 2021 lalu. Dalam arahannya, setidaknya ada enam hal yang ditekankan oleh Presiden Joko Widodo terkait upaya pengendalian karhutla.

 

Presiden meminta agar upaya pencegahan diprioritaskan. Prioritas pencegahan jangan sampai terlambat karena jika sudah terlambat, upaya pemadaman akan jauh lebih sulit untuk dilakukan.

 

“Manajemen lapangan harus terkonsolidasi dan terorganisasi. Artinya, di desa itu kalau ada api kecil itu sudah harus memberitahukan agar segera bisa tertangani di depan. Bukan sudah terlanjur besar baru ketahuan, sulit memadamkan,” ujar Presiden Joko Widodo dalam arahannya. (*)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Akademisi UIN Lhokseumawe Dukung Kortas Tipikor Polri: Perkuat Pemberantasan Korupsi

14 Juli 2026 - 17:59 WIB

Diduga Bantu Pelangsir Solar Subsidi, Dua Operator SPBU di Darul Makmur Ditetapkan Sebagai Tersangka

8 Juli 2026 - 15:50 WIB

Aksi Tuntutan Berlanjut ke Polda Aceh, Korban Minta Usut Aksi Tandingan Siapa Dalangnya

4 Juli 2026 - 15:51 WIB

Tak ada Pemilik, Polisi Temukan 2.000 Liter Diduga BBM Bio Solar Bersubsidi di Gunong Nagan 

3 Juli 2026 - 14:28 WIB

Aksi Tandingan Menimbulkan Tanda Tanya Publik, Ada Apa Dengan Aparat Penegak Hukum di Aceh Barat?

2 Juli 2026 - 23:58 WIB

Trending di Daerah