Menu

Mode Gelap
STIMI Meulaboh Lepas KKN-KPM, Camat Kaway XVI: Kehadiran Mahasiswa Harus Memberikan Manfaat Nyata  Sempat di Kritik, Mahasiswa Simeulue ini Apresiasi Sikap Terbuka Ketua Fraksi DPRA Nasdem Dapil 10  Perkuat Nilai Keagamaan, Pemuda Samatiga Gelar Beut Panteu Keude Perdana di Cot Seumeureung Puluhan Tahun Menanti Bantuan Pemerintah Tak Kunjung Tiba, Kini Warga Pasie Kualaba’u Galang Donasi Mandiri  Terkait Reses ke Simeulue, Berikut Klarifikasi Anggota DPR Aceh Dapil 10 Fraksi Nasdem  Kecelakaan Tunggal, Seorang Mahasiswi Aceh Barat Meninggal Dunia

Pendidikan

Pernah Dapat Rekor Muri, Kondisi Al-Qur’an Kuno di Nagan Raya Kini Memprihatinkan

badge-check


					Pernah Dapat Rekor Muri, Kondisi Al-Qur’an Kuno di Nagan Raya Kini Memprihatinkan Perbesar

 

Narasiterkini.com, Suka Makmue- Pernah mendapatkan rekor Muri, Sebanyak 62 buah Al-Qur’an Kuno milik Pemerintah Kabupaten Nagan Raya kondisi sangat memprihatinkan, Senin, (24/5/2021).

Kini terlihat di lokasi (Bekas pendopo Bupati Nagan Raya) tidak terurus Al-Qur’an kuno tersebut juga sudah mulai berdebu dan bersarang laba laba.

Al-Qur’an dari berbagai kertas dan kulit tersebut usianya mencapai ratusan tahun dan bahkan tidak bisa diperkirakan. ini merupakan sebuah kebanggaan daerah tersebut karena Museum Rekor Dunia Indonesia ( MURI) telah memberikan penghargaan atas koleksi Al-Qur’an Kuno terbanyak di Indonesia itu.

Anggota DPR Aceh Teuku Raja Keumangan,SH,MH berharap, Pemkab Nagan Raya dapat merawat dengan baik Al-Qur’an kuno, karena untuk mendapatkan kitab bersejarah tersebut bukan dengan mudah.

Menurut pria yang akrab disapa TRK itu, Al-Qur’an kuno tersebut ia dapatkan tahun 2014 saat menjabat Kepala Bappeda Nagan Raya dan Ketua Sultan Keraton Nusantara untuk Aceh. Untuk itu, TRK berharap agar 62 Al-Qur’an kuno dapat dirawat dengan baik serta menempatkan petugas yang mampu menjelaskan tentang kitab bersejarah tersebut kepada pengunjung.

TRK yang juga kini Anggota DPR Aceh itu menambahkan, Jika Al-Qur’an tersebut terus dibiarkan oleh Dinas terkait maka akan terancam kehilangan atau rusak suatu saat nanti. “Untuk menghindari hal tersebut Pemkab harus dapat merawat dengan baik Al-Qur’an kuno terbanyak di Indonesia itu,” tambah politisi Golkar itu.

“Pemkab agar segera merampungkan pembangunan Museum Al-Qur’an Khazanah Nusantara di lokasi Masjid Agung Baitul A’la (di lokasi komplek perkantoran Suka Makmue) agar 62 Al-Qur’an Kuno tersebut dapat dipamerkan kepada warga daerah setempat,” tegas TRK saat kunjungi Museum sementara di Pendopo Bupati lama di Jeuram.

Adapun Al-Qur’an kuno milik Pemkab Nagan Raya antara lain, mushaf Al-Qur’an kertas Dluwang dengan usia 150-500 tahun, mushaf Al-Qur’an daun lontar hitam kulit lontar usia sulit diperkirakan muahaf Al-Qur’an kertas eropa Dluwang usia 100 tahun, mushaf Al-Qur’an dan tafsir jalalain jilid 1 parsi kertas tebal usia 200 tahun,mushaf Al-Qur’an kertas kopi usia 200 tahun serta jenis Al-Qur’an kuno lainnya.

TRK juga berpendapat, jika musium Al-Qur’an kuno itu dirawat dengan maksimal dan dibuka untuk umum juga bisa dikunjungi oleh akademisi untuk kepentingan penelitian dibidang pendidikan. (*)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

STIMI Meulaboh Lepas KKN-KPM, Camat Kaway XVI: Kehadiran Mahasiswa Harus Memberikan Manfaat Nyata 

21 Juni 2026 - 17:35 WIB

Perkuat Nilai Keagamaan, Pemuda Samatiga Gelar Beut Panteu Keude Perdana di Cot Seumeureung

19 Juni 2026 - 07:07 WIB

Kecelakaan Tunggal, Seorang Mahasiswi Aceh Barat Meninggal Dunia

17 Juni 2026 - 11:13 WIB

Aliansi GERAM Aceh Barat Gelar Aksi, Desak Presiden RI Turunkan Harga BBM dan Evaluasi yang Merugikan Rakyat

15 Juni 2026 - 22:32 WIB

Tingkatkan Mutu Pendidikan Tinggi, STIS Al-Aziziyah Sabang Teken MoU dengan Universitas Islam Al-aziziyah Indonesia

11 Juni 2026 - 15:14 WIB

Trending di Pendidikan