Menu

Mode Gelap
Bupati TRK Harapkan Presiden Prabowo Resmikan Sekolah Rakyat di Nagan Raya SaKA: Diduga Kanit Tipidter Panggil Puluhan Pemilik Bander Emas ke Polres Abdya Kemeriahan Sambut Peringatan Ultah, Ini Agenda HUT Ke-24 Kabupaten Abdya Kemenag, BPN dan Kajari Nagan Raya Lakukan Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf Rombongan KISS Berbagi Ilmu Pembuatan Tempe Higienis dengan Ibu-ibu PKK di Socfindo Kebun Seunagan Upaya Penguatan Penjaminan Mutu, UNISAI Jalin Kerjasama Strategis dengan USK  

Ekonomi

Akibat Cuaca Buruk Nelayan tak Melaut, Aktivitas TPI di Nagan Raya Lumpuh Total

badge-check


					Akibat Cuaca Buruk Nelayan tak Melaut, Aktivitas TPI di Nagan Raya Lumpuh Total Perbesar

 

Narasiterkini.com, Nagan Raya- Akibat gelombang tinggi yang terjadi di pesisir pantai Barat Selatan Aceh Khususnya di pesisir Nagan Raya sejak tiga bulan lalu membuat nelayan terpaksa tidak melaut, akibatnya, aktivitas Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Kuala Tuha,Kecamatan Kuala Pesisir, pada, Sabtu, (05/06/21) mengalami lumpuh total.

Diketahui, cuaca ekstrim yang terjadi di pesisir Barat Selatan Aceh kali ini bukan saja membawa dampak buruk kepada nelayan, namun juga pada pedagang ikan di lokasi pelelangan. Aktivitas tempat pelelangan ikan yang biasanya ramai dipenuhi kegiatan pelelangan kini mengalami lumpuh total karena tidak adanya pasokan ikan dari para nelayan,tentu hal ini sangat berpengaruh terhadap kenaikan harga ikan di daerah tersebut.

Pawang Laot, Amri kepada Media ini mengatakan, keadaan ini sudah berlangsung sejak tiga bulan yang lalu.

“Benar, cuaca buruk kali ini memang sangat lama sehingga nelayan mengeluh tak melaut. Menunggu cuaca kembali normal, para nelayan hanya bisa diam dan memperbaiki kapal mereka sebeluk kembali melaut,” katanya.

Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Penerbangan Nagan Raya melalui Prakirawan Rezki P Hartiwi di Kantornya Menjelaskan,memang dalam beberapa waktu ini cuaca esktrim terjadi di Perairan Barat Selatan Aceh.

“Cuaca buruk ini disebabkan karena adanya tekanan rendah di Barat Daya Sumatra sehingga Wilayah Barat Selatan Aceh dilewati Angin dengan kecepatan mencapai dua puluh kilo meter perjam serta gelombang laut ketinggainnya hingga 4 meter,” jelas Rezki.

Diperkirakan kondisi ini akan beralangsung beberapa hari kedepan,oleh karena itu, pihanya menghimbau kepada seluruh nelayan agar tetap selalu memperhatikan resiko jika tetap ingin melaut dengan cuaca seperti ini, selain kepada nelayan dirinya juga menghimbau kepada masyarakat pesisir agar selalu waspada untuk cuaca esktrim itu. (RO)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Warga Nagan Raya dihebohkan Penemuan Mayat Pria di Areal Perkebunan Sawit 

30 Maret 2026 - 21:46 WIB

Hebohkan Penemuan Mayat Pria di Areal Perkebunan Sawit. | Foto : ist

Harap Berhati-hati, Oknum Gunakan Foto Ketua PWI Aceh Barat Diduga untuk Penipuan

18 Maret 2026 - 16:00 WIB

Korban Banjir di Lamie Tak Dapat Bantuan Serbu Kantor Keuchik, Kapolsek Darul Makmur Tenangkan Massa

18 Maret 2026 - 14:43 WIB

Panitia Lokal Tak Becus, PWI Aceh Tamiang Kecam Pengusiran Wartawan di Acara Santunan Anak Yatim BSI

10 Maret 2026 - 10:51 WIB

Hindari Tambang Emas Ilegal, DPRK Nagan Raya Desak Gubernur Aceh Segera Usulkan WPR ke Pusat

14 Februari 2026 - 10:59 WIB

Trending di Ekonomi