Menu

Mode Gelap
Grand Opening, Bupati TRK Ikut Peusijuk MJD Kupi Nagan Raya  Mobil Diduga Milik Perusahaan ZTE Terperosok ke Sawah di Abdya Sosok Abdurrahman Pejuang Lahirnya Abdya, Namun Terlupakan Kalapas II B Blangpidie Berganti, Kini Dijabat oleh Iwan Setiawan Panorama Singgah Mata dan Jak U Nagan Masuk Nominasi API Awards 2026 1 Warga Hilang Terbawa Arus Sungai Krueng Kila, Bupati Nagan Raya Instruksikan Pencarian

Peristiwa

Ketua DPRK Nagan Raya Respon “Curahan Hati” Puluhan Nelayan, Ini Masalahnya…..

badge-check


					Ketua DPRK Nagan Raya Respon “Curahan Hati” Puluhan Nelayan, Ini Masalahnya….. Perbesar

 

Narasiterkini.com, Suka Makmue- Ketua DPRK Nagan Raya Jonniadi, SE didampingi anggota Saiful Bahri dengarkan curahan hati puluhan nelayan di Kuala Pesisir kabupaten setempat, Jumat, (23/7/2021) sore.

Dimana nelayan selama ini mengeluh tidak bisa membeli bahan bakar minyak jenis solar di SPBU setempat, sehingga para nelayan tak bisa melaut. menurut Panglima Laot, Hendra, kebutuhan satu boat untuk melaut diperlukan BBM 25 liter sekali berlayar. selama ini untuk kebutuhan minyak terkait terkadang terpaksa membeli minyak nonsubsidi dengan harga lebih tinggi.

“Meskipun ada rekom dari dinas namun itu tidak berlaku, kami sangat memohon kepada ketua DPR untuk membantu kami mencari solusi atas persoalan ini. apalagi ini udah masuk musim timur (biasa hasil tangkapan ikan diperoleh maksimal) semoga ini tidak terus berlarut,” ungkap para nelayan di lokasi TPI Langkak.

Karena tidak adanya ketersediaan bahan bakar minyak nelayan saat ini banyak menganggur tidak melaut, hal itu juga diperkuat pantauan media terlihat kapal kapal boat nelayan bersandar di muara.

Tak hanya persoalan pembelian minyak di SPBU, para nelayan juga mengadu perihal dangkalnya muara, pihaknya berharap pemerintah membangun pelabuhan pemecah ombak sehingga memudahkan kapal boat nelayan keluar-masuk.

Menyahuti hal itu, Ketua DPRK Nagan Raya, Jonniadi, SE kepada awak media di lokasi menjelaskan, bahwa pihaknya akan menindak lanjuti terkait keluhan masyarakat. Terutama akan memperjuangkan perihal BBM sulit di akses nelayan.

“Persoalan nelayan sudah kami terima, selanjutnya akan kita minta klarifikasi pihak terkait. kepada panglima laot juga sudah saya minta data pendukungnya,” ungkap Jonniadi didampingi Saiful Bahri dan panglima Laot Lhok Kuala Tuha, Hendra dan Panglima Laot Lhok Kuala Tadu, Barmawi.

Sedangkan untuk pembangunan fasilitas pendukung di TPI pihaknya akan mengoordinasikan dengan eksekutif. meskipun saat ini sudah terlihat pembangunan dari Dana Desa di lokasi. (*)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Mobil Diduga Milik Perusahaan ZTE Terperosok ke Sawah di Abdya

29 April 2026 - 10:22 WIB

Rumah Warga di Perumahan Alue Kambuk Nagan Raya Dibobol, Uang Ratusan Juta Ikut Raib

26 April 2026 - 12:23 WIB

Mualem Apresiasi Mendagri Tito Karnavian Terkait Usulan Perpanjangan Dana Otsus Aceh

14 April 2026 - 20:36 WIB

Lagi Asik Pacaran Dalam Mobil Depan Kantor Bupati Aceh Barat, Sepasang Remaja Diamankan Satpol-PP

14 April 2026 - 19:00 WIB

BPBK Abdya Hentikan Pencarian Warga Hilang, Hasilnya Tak Ditemukan

14 April 2026 - 18:32 WIB

Trending di Daerah