Menu

Mode Gelap
Permudah Akses, Dukung Pelaku Kuliner Lokal, PUPR Aceh Barat Aspal Jalan Menuju Objek Wisata Ketua PWI Nagan Raya Silaturahmi dengan Kajari, Siap Jadi Mitra Strategis Pemkab Nagan Raya Buka Pendaftaran Bantuan Biaya Pendidikan bagi Mahasiswa Berprestasi dan Santri Dari Keluarga Kurang Mampu Dalam Kabupaten Nagan Raya Tahun Anggaran 2027 Presma UTU Kecam Kriminalisasi Aktivis yang Perjuangkan Jalan Pendidikan dari Hauling Limbah FABA Pasien Gagal Ginjal Kronik Tinggi di Nagan, Beruntung Kini Bisa Cuci Darah di RSUD Sultan Iskandar Muda  Pemkab Nagan Raya Terima Kunjungan Tim Kemendes PDT, Sinkronkan Data Rehabilitasi dan Rekonstruksi Desa-desa Terdampak Hidrometeorologi

Peristiwa

Serap Anggaran 16 Miliyar Lebih, Masjid di Komplek UTU Belum Bisa Difungsikan

badge-check


					Serap Anggaran 16 Miliyar Lebih, Masjid di Komplek UTU Belum Bisa Difungsikan Perbesar

Narasiterkini.com, Meulaboh- Panitia khusus (Pansus) laporan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksaan Keuangan (LHP-BPK) dapil 10 menemukan ada kejanggalan dalam pembangunan Masjid di Komplek Universitas Teuku Umar (UTU) yang berlokasi di Alue Peunyareng, Aceh Barat.

Pembangunan Masjid yang menyerap anggaran 16 Miliyar itu sampai saat ini belum bisa difungsikan karena disebabkan oleh beberapa penemuan seperti pemasangan Genteng, Jendela serta Lantai Keramik Dua Lantai masih belum sempurna.

“Untuk Tahun 2020 ada beberapa item yang dikerjakan oleh pihak rekanan namun kita melihat kondisi pembangunan Masjid ini sangat memprihatinkan, karena sudah Empat Tahun Dana dialokasikan Pemerintah Aceh namun sampai saat ini belum difungsikan,” kata Ketua Pansus DPRA Aceh, Fuadri MSI, Kepada Narasiterkini.com. Kamis, (12/08/2021)

Berdasarkan Data yang diperoleh oleh DPRA, pembangunan Masjid itu sudah dimulai sejak Tahun 2017 dengan anggaran 16 Miliyar lebih dalam Anggaran pendapatan belanja Aceh, (APBA).

Seterusnya untuk Tahun 2021 ini Pemerintah Aceh telah menguncurkan Dana sebesar 6 Miliyar lebih guna menyelesaikan sisa pembangunan Masjid di komplek tersebut.

“Seharusnya Masjid UTU ini sudah bisa difungsikan, ini malah hampir keseluruhan lantai Masjid tergenang air,” kata Fuadri.

Tim pansus DPR Aceh meminta kepada rekanan yang sudah melakukan kegiatan ini agar bertanggung jawab atas persoalan tersebut, dia berharap di Tahun 2022 mendatang Masjid tersebut dapat difungsikan untuk orang beribadah.

Ia juga menegaskan Pemerintah Aceh juga harus bertanggung jawab atas pekerjaan yang belum tuntas dilakukan oleh rekanan, kalau memang ada rekanan yang tidak patuh agar diproses secara aturan yang berlaku, kata Fuadri menambahkan.

Sementara itu anggota pansus dari DPR Aceh terdiri, Ketua Pansus Fuadri, Sekretaris Tarmizi SP, dan anggota, Azhar Abdurrahman, Teuku Raja Keumangan, Zaenal Abidin, Herman Abdullah, Zaini Bakri, Edi Kamal, Asib Amin. (Dani)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Aksi Tuntutan Berlanjut ke Polda Aceh, Korban Minta Usut Aksi Tandingan Siapa Dalangnya

4 Juli 2026 - 15:51 WIB

Aksi Tandingan Menimbulkan Tanda Tanya Publik, Ada Apa Dengan Aparat Penegak Hukum di Aceh Barat?

2 Juli 2026 - 23:58 WIB

Puluhan Warga Tuntut Keadilan, Aksi Unjuk Rasa Depan Kantor Polres Aceh Barat, Sampai Bawa Poster Copot Kasat Reskrim

1 Juli 2026 - 00:22 WIB

Kecelakaan Tunggal, Seorang Mahasiswi Aceh Barat Meninggal Dunia

17 Juni 2026 - 11:13 WIB

Aliansi GERAM Aceh Barat Gelar Aksi, Desak Presiden RI Turunkan Harga BBM dan Evaluasi yang Merugikan Rakyat

15 Juni 2026 - 22:32 WIB

Trending di Daerah